WN Prancis yang Setubuhi 305 Anak Tewas

- Admin

Senin, 13 Juli 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, inikepri.com – Warga Negara Prancis, Francois Abello Camille (FAC) alias Franss (65) yang belum lama ini ditangkap polisi karena menyetubuhi 305 anak di bawah umur sudah dinyatakan tewas. Sebelum akhirnya dinyatakan tewas, dia sempat mencoba bunuh diri di dalam rutan Polda Metro Jaya.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan pada Kamis (9/7) lalu, petugas melakukan patroli di sel-sel rutan Polda Metro Jaya. Saat itu petugas menemukan Franss sudah dalam kondisi lemah karena mencoba bunuh diri dengan cara melilitkan kabel ke lehernya.

“Saat petugas jaga di tahanan melakukan patroli pengecekan di ruang-ruang tahanan menemukan FAC dalam kondisi terikat lehernya dengan seutas kabel tetapi nggak tergantung,” kata Kombes Yusri kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (13/7).

Yusri mengatakan memang ada kabel yang tergantung di sel yang ditempati oleh Franss. Namun kabel itu letaknya sangat tinggi dan disebut Yusri tidak bisa dijangkau oleh tersangka yang ditahan di sel tersebut.

Lebih jauh Yusri menyebut Franss saat itu yang berperawakan cukup tinggi mencoba naik dari kamar mandi menggapai kabel itu. Dia kemudian melilitkan kabel itu sebelum akhirnya melompat.

“Kabel yang saat itu ada di tahanan cukup tinggi tapi yang bersangkutan bisa menaiki kamar mandi yang ada karena dia tinggi mencoba melilitkan ke lehernya tetapi sempat diketahui petugas saat itu juga dan dilarikan ke RS Polri Kramat Jati untuk dilakukan tindakan medis,” papar Yusri.

Baca Juga :  Bawaslu Hadapi Masalah Netralitas ASN

Karena kondisi Franss yang lemah, Polda Metro Jaya membawa Franss ke RS Polri untuk dilakukan tindakan lebih lanjut. Dalam kesempatan yang sama, Kabid Dokkes Polda Metro Jaya, Kombes Pol dr Umar Shahab mengatakan Franss menderita luka dalam di bagian lehernya yang mengakibatkan Franss tewas setelah tiga hari dilakukan perawatan di rumah sakit.

“Diagnosa dari dokter yang merawat jelas hasil rontgen ada retak tulang belakang di leher. Jadi menyebabkan sum-sumnya itu kena jerat menyebabkan suplai oksigen ke otak dan organ-organ penting itu berkurang, itu yang menyebabkannya (meninggal),” pungkas Umar.

Indozone.id

Berita Terkait

Berikut Empat Perwira Tinggi Polri yang Ikut Seleksi Capim KPK
Pemerintah Sukses Pulihkan 86 Layanan Publik di Pusat Data Nasional Sementara 2
Wapres Ma’ruf Amin: Capaja TNI-Polri Harus Siap Mengawal Visi Indonesia Emas 2045
Strategi Baru Polri Memberantas Narkoba, Penerapan TPPU kepada Bandar dan Kurir
Kominfo Bangun Pusat Pengembangan Talenta Digital di 34 Provinsi
Gantikan Hasyim Asy’ari, Afifuddin Ditunjuk Jadi Plt Ketua KPU
Menko PMK: Angka Kemiskinan dan Kemiskinan Ekstrem Turun Signifikan di Semester I 2024
Tarif Listrik Triwulan III 2024 Tidak Naik
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 18 Juli 2024 - 08:11 WIB

Berikut Empat Perwira Tinggi Polri yang Ikut Seleksi Capim KPK

Minggu, 14 Juli 2024 - 06:52 WIB

Pemerintah Sukses Pulihkan 86 Layanan Publik di Pusat Data Nasional Sementara 2

Sabtu, 13 Juli 2024 - 07:54 WIB

Wapres Ma’ruf Amin: Capaja TNI-Polri Harus Siap Mengawal Visi Indonesia Emas 2045

Kamis, 11 Juli 2024 - 08:52 WIB

Strategi Baru Polri Memberantas Narkoba, Penerapan TPPU kepada Bandar dan Kurir

Rabu, 10 Juli 2024 - 13:26 WIB

Kominfo Bangun Pusat Pengembangan Talenta Digital di 34 Provinsi

Jumat, 5 Juli 2024 - 10:00 WIB

Gantikan Hasyim Asy’ari, Afifuddin Ditunjuk Jadi Plt Ketua KPU

Kamis, 4 Juli 2024 - 11:31 WIB

Menko PMK: Angka Kemiskinan dan Kemiskinan Ekstrem Turun Signifikan di Semester I 2024

Minggu, 30 Juni 2024 - 09:12 WIB

Tarif Listrik Triwulan III 2024 Tidak Naik

Berita Terbaru

Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan saat konferensi pers pada Jumat (19/7/2024). Foto: Kemendag

Ekonomi

Kemendag Resmi Bentuk Satgas Pengawasan Barang Impor Ilegal

Sabtu, 20 Jul 2024 - 09:57 WIB