Kementerian PANRB Meluncurkan Aplikasi “ASN NO Radikal”

- Admin

Kamis, 3 September 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, inikepri.com – Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) meluncurkan aplikasi “ASN NO Radikal” pada Rabu (2/9/2020). Tujuannya, mengatasi paham radikalisme yang bisa dianut oleh para Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkungan instansi pemerintah dari berbagai tingkatan.

“Ada pengaduan terhadap ASN yang memiliki faham radikal. Menindak lanjuti hal itu, sekarang ini kita ingin coba dengan aplikasi ini,” ujar Menteri PANBRB Tjahjo Kumolo pada Launching Aplikasi ASN No Radikal.

Baca Juga :  MenPanRB : Marak ASN Perempuan Lakukan Poliandri

Menurut dia, melalui aplikasi ini seluruh pejabat yang memiliki kewenangan dalam mengawasi setiap ASN melakukan pengawasan dengan ketat. Kemudian, aktif dalam melaporkannya kepada pemerintah pusat melalui aplikasi, sehingga paham radikalisme di lingkungan instansi pemerintahan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sekretaris daerah dapat melakukan pengawasan ASN secara ketat dan mengadukannya melalui aplikasi ini,” katanya.

Idealnya, ASN harus memegang teguh nilai-nilai pancasila dalam setiap mengemban tugas dan fungsinya di lingkungan tersebut. Layaknya TNI dan Polri sehingga, paham-paham radikal tidak mudah mengikis ideologi bangsa yang sejak lahir tertanam dari dalam diri melalui instansi pendidikan.

Baca Juga :  Soal Honorer, MenPan RB Tuding Pemda Suka Sembunyikan Data Honorer

“ASN harusnya seperti TNI dan Polri memegang teguh sapta marga, pancasila, UUD 1945 dan lain-lain,” katanya.

Tjahjo mengimbau, para pejabat selalu memberikan perhatian secara khusus kepada ASN yang terindikasi mengikuti paham radikal agar mendapatkan perhatian. Sehingga, dapat dibimbing kembali mengikuti ideologi bangsa dan negara yang sesuai dengan dasar negara Indonesia.

Baca Juga :  Rizieq Larang Shalat di Masjid: Bukan Takut Corona, Kita Tawakal ke Allah

Pihaknya, dengan tangan terbuka membuka ruang koordinasi dengan para pejabat yang mengawasi kinerja para ASN di lingkungannya masing-masing. Supaya, setiap ASN yang terindikasi terpapar paham radikal dapat kembali sepenuhnya menganut paham ideologi sesuai dengan dasar negara Indonesia.

“Tolong ajak dialog sangat penting dalam mengembalikan paham ideologi bangsa dan negara,” katanya.

Berita Terkait

Tampilan Surat Izin Mengemudi Berubah
Berikut Empat Perwira Tinggi Polri yang Ikut Seleksi Capim KPK
Pemerintah Sukses Pulihkan 86 Layanan Publik di Pusat Data Nasional Sementara 2
Wapres Ma’ruf Amin: Capaja TNI-Polri Harus Siap Mengawal Visi Indonesia Emas 2045
Strategi Baru Polri Memberantas Narkoba, Penerapan TPPU kepada Bandar dan Kurir
Kominfo Bangun Pusat Pengembangan Talenta Digital di 34 Provinsi
Gantikan Hasyim Asy’ari, Afifuddin Ditunjuk Jadi Plt Ketua KPU
Menko PMK: Angka Kemiskinan dan Kemiskinan Ekstrem Turun Signifikan di Semester I 2024

Berita Terkait

Kamis, 18 Juli 2024 - 08:11 WIB

Berikut Empat Perwira Tinggi Polri yang Ikut Seleksi Capim KPK

Minggu, 14 Juli 2024 - 06:52 WIB

Pemerintah Sukses Pulihkan 86 Layanan Publik di Pusat Data Nasional Sementara 2

Sabtu, 13 Juli 2024 - 07:54 WIB

Wapres Ma’ruf Amin: Capaja TNI-Polri Harus Siap Mengawal Visi Indonesia Emas 2045

Kamis, 11 Juli 2024 - 08:52 WIB

Strategi Baru Polri Memberantas Narkoba, Penerapan TPPU kepada Bandar dan Kurir

Rabu, 10 Juli 2024 - 13:26 WIB

Kominfo Bangun Pusat Pengembangan Talenta Digital di 34 Provinsi

Jumat, 5 Juli 2024 - 10:00 WIB

Gantikan Hasyim Asy’ari, Afifuddin Ditunjuk Jadi Plt Ketua KPU

Kamis, 4 Juli 2024 - 11:31 WIB

Menko PMK: Angka Kemiskinan dan Kemiskinan Ekstrem Turun Signifikan di Semester I 2024

Minggu, 30 Juni 2024 - 09:12 WIB

Tarif Listrik Triwulan III 2024 Tidak Naik

Berita Terbaru

Ilustrasi. Foto: Istimewa

Ekonomi

OJK Imbau Masyarakat Waspadai Penyalahgunaan Data Pribadi

Senin, 22 Jul 2024 - 06:40 WIB