Singapura Wajibkan Warga Penerima Sinovac Segera Suntik Booster

- Publisher

Sabtu, 4 Desember 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Singapura meminta warganya penerima vaksin Sinovac untuk disuntik booster. Foto: NET

Singapura meminta warganya penerima vaksin Sinovac untuk disuntik booster. Foto: NET

INIKEPRI.COM – Pemerintah negara Singapura meminta warganya yang sempat menerima dosis vaksin COVID-19 buatan Sinovac dan Sinopharm untuk mengambil kembali dosis penguat. Hal ini untuk mempertahankan status vaksinasi mereka.


Mengutip Channel News Asia, otoritas negara kota itu menyebut bahwa penerima dua vaksin buatan China ini diwajibkan mengambil dosis booster mulai 1 Januari 2022 mendatang.

Bila tidak, status vaksinasinya akan kembali dicap sebagai ‘vaksinasi dalam proses’. Vaksinasi ketiga sendiri harus diambil 28 hari setelah dosis kedua mereka.

BACA JUGA:  Petugas KKHI Anggap Jemaah sebagai Orang Tua Sendiri

“Untuk mempertahankan status vaksinasi lengkap mulai 1 Januari 2022 dan seterusnya, mereka sangat dianjurkan untuk mengambil dosis ketiga sebelum 31 Desember 2021, selama dosis kedua telah diberikan tiga bulan lalu,” kata Departemen Kesehatan.

Departemen itu menambahkan bahwa bila status vaksinasi kembali lagi ke tahapan ‘vaksinasi dalam proses’, maka warga harus tunduk pada langkah-langkah manajemen aman yang dibedakan dengan vaksinasi serta pembatasan di tempat kerja.

Bahkan, pada tahun depan, Singapura mewacanakan untuk tidak mengizinkan warga yang belum divaksinasi melakukan tes uji Covid sebelum beraktivitas. Dengan kata lain, hasil tes COVID-19 warga yang tidak divaksin tidak akan diakui dalam beberapa kegiatan.

BACA JUGA:  Dua Orang Warga Batam Meninggal Dunia Akibat COVID-19

Meski begitu, pemerintah setempat juga memberikan kelonggaran bagi para warga yang tidak mengambil booster dengan alasan kesehatan dan kelayakan.

Singapura sendiri saat ini masih mengejar vaksinasinya untuk menyambut masuknya warga asing ke negara itu.

Pada tanggal 29 November lalu, Singapura dan Indonesia meresmikan skema perjalanan Vaccinated Travel Lane, yang memungkinkan penumpang yang tiba dari RI ke negara itu tidak perlu melakukan karantina.

BACA JUGA:  Pakar: Penyebaran Virus Covid-19 Paling Sering Terjadi Melalui Tangan

Meski begitu, Singapura baru ini menemukan dua kasus infeksi Varian Omicron. Kasus ini ditemukan dari penumpang yang tiba dari Johannesburg, Afrika Selatan.

Mengutip data John Hopkins University, sejauh ini Singapura telah mencatatkan 266 ribu kasus infeksi COVID-19. Angka ini juga diiringi 726 kematian sejak virus itu masuk ke pusat keuangan Asia itu. (DI/CNBCINDONESIA)

Berita Terkait

Peternakan Kecoa Ilegal Digerebek di Australia: Lebih dari 100 Ribu Ekor Disita, Nilainya Tembus Rp2,5 Miliar
Imigrasi Kepri Perkuat Sinergi dengan ICA Singapura, Bahas Pengawasan Perbatasan hingga Laga Persahabatan
Di Makkah, Amsakar Jumpa Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak dan Puji Layanan Haji Reguler
Arab Saudi Setop Pembangunan The Mukaab, Proyek ‘Ka’bah Baru’ Vision 2030
Relawan Kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0 Asal RI Bebas dari Penahanan Israel
Membanggakan! Alumni MA Bustanul Ulum Midai Raih Prestasi Gemilang di Kejuaraan Silat Internasional
Trump Sesumbar Bisa Ratakan Iran Hanya dalam 48 Jam
Suhu Ekstrem Meningkat: 56 Kasus dan 2 Korban Jiwa di Malaysia Akibat Heat Stroke

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 05:15 WIB

Peternakan Kecoa Ilegal Digerebek di Australia: Lebih dari 100 Ribu Ekor Disita, Nilainya Tembus Rp2,5 Miliar

Sabtu, 30 Mei 2026 - 08:35 WIB

Imigrasi Kepri Perkuat Sinergi dengan ICA Singapura, Bahas Pengawasan Perbatasan hingga Laga Persahabatan

Senin, 25 Mei 2026 - 15:47 WIB

Di Makkah, Amsakar Jumpa Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak dan Puji Layanan Haji Reguler

Minggu, 24 Mei 2026 - 12:41 WIB

Arab Saudi Setop Pembangunan The Mukaab, Proyek ‘Ka’bah Baru’ Vision 2030

Jumat, 22 Mei 2026 - 12:19 WIB

Relawan Kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0 Asal RI Bebas dari Penahanan Israel

Berita Terbaru