Wapres Harap Peserta Kampanye Akbar Pemilu 2024 Patuhi Pakta Integritas

- Publisher

Sabtu, 20 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wapres Ma'ruf Amin saat memberikan keterangan pers usai menghadiri Brawijaya Halal Summit 2024, Peluncuran UB Halal Center dan UB Halal Metric, di Universitas Brawijaya (UB), Malang, Jawa Timur (Jatim), Jumat (19/1/2024). Foto: BPMI Setwapres

Wapres Ma'ruf Amin saat memberikan keterangan pers usai menghadiri Brawijaya Halal Summit 2024, Peluncuran UB Halal Center dan UB Halal Metric, di Universitas Brawijaya (UB), Malang, Jawa Timur (Jatim), Jumat (19/1/2024). Foto: BPMI Setwapres

INIKEPRI.COM – Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin berharap, seluruh pihak yang berpartisipasi dalam tahapan kampanye akbar pemilu 2024 dapat mematuhi pakta integritas. Supaya penyelenggaraan pesta demokrasi tersebut, dapat berlangsung secara damai dan riang gembira sesuai dengan yang telah disepakati.

Berdasarkan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 78 Tahun 2024, jadwal kampanye akbar akan berlangsung mulai 21 Januari hingga 7 Februari 2024.

“Saya harap, kita kan sudah sama-sama punya kesepakatan, pakta integritas, bahwa semua akan berjalan dengan damai, dengan riang gembira di dalam berkontestasi,” ungkap Wapres yang dikutip melalui siaran persnya saat memberikan keterangan pers usai menghadiri Brawijaya Halal Summit 2024, Peluncuran UB Halal Center dan UB Halal Metric, di Universitas Brawijaya (UB), Malang, Jawa Timur (Jatim), Jumat (19/1/2024).

BACA JUGA:  Menkominfo Ajak Masyarakat Jaga Perdamaian dengan Teknologi Digital selama Pemilu 2024

BACA JUGA:

Wapres Harap Pemenang Pemilu Merangkul Seluruh Elemen Masyarakat

Lebih lanjut, Wapres mengingatkan khususnya kepada para kontestan yang akan mengerahkan massa dalam jumlah besar dalam kampanye akbar, agar mempersiapkan penjagaan massanya secara maksimal. Hal itu untuk menghindari adanya berbagai tindakan anarkis yang dapat memicu kerusuhan.

“Karena memang ini akan mulai mengerahkan massa, saya kira memang perlu ada kesiapan masing-masing untuk menjaga massanya. Jangan sampai ada keributan, jangan sampai ada saling mengejek. Itu bisa saja kan, mereka yang sedang mengadakan (kampanye) dicegat oleh mereka (massa) lain, sehingga terjadi konflik,” papar Wapres.

BACA JUGA:  Jawab Tuduhan Publik Yang Bilang PDIP Sarang PKI, Begini Kata Megawati

Oleh sebab itu, Wapres kembali mengajak seluruh pihak terkait untuk terus memberikan pengertian dan mengedukasi masyarakat agar tertib saat berkampanye.

“Ini saya kira kalau semua punya komitmen untuk menjaga, insya Allah itu (konflik terbuka) tidak akan terjadi. Dari para kontestannya, dari aparat keamanannya, (dan) dari semua yang terlibat,” tutur Wapres.

“Itu yang saya harapkan. Dan pengalamannya kan kita bisa,” tambahnya menegaskan.

Selanjutnya, saat ditanya terkait Debat Kedua Calon Wakil Presiden (Cawapres) yang akan digelar KPU pada Minggu, 21 Januari 2024 lusa, Wapres mengharapkan debat para calon penggantinya tersebut akan berlangsung lebih baik dari debat sebelumnya.

BACA JUGA:  PAN Setuju Pemilu Diundur, Ini Alasannya

“Yang pertama sudah baik. Yang kedua saya kira harus lebih baik. Bahwa namanya debat ya debatlah. Masing-masing mengeluarkan kesaktiannya,” selorohnya.

Namun, Wapres meminta agar perdebatan atau adu argumen sekeras apapun yang terjadi harus diselesaikan di ruang debat dan tidak dibawa keluar, apalagi hingga melibatkan massa. Menurutnya hal ini berbahaya karena dapat menimbulkan konflik berkelanjutan.

“Jangan setelah debat terus berkelanjutan di luar debat. Itu yang bahaya. (Apalagi) melibatkan massa, melibatkan ini itu. Itu tidak boleh. Debat selesai saja. Kalau sudah selesai debat, sudah, wabillahi taufik walhidayah. Jangan terus dibawa (keluar), itu bisa bahaya,” pungkasnya. (RBP)

Berita Terkait

Sekretaris Projo Kepri: Putusan MK Bukan Vonis Gibran Tak Punya Ijazah SMA
Jokowi Ungkap Sudah Jadi Anggota PSI, November Dikukuhkan Jadi Ketua Dewan Pembina
Usulan Pilkada Tanpa Wakil Layak Dikaji, Sudah Dibahas Lintas Fraksi DPR
Silaturahmi Hanura dan Bawaslu Batam, Bahas SIPOL hingga Validitas Kepengurusan Partai
Formasi Baru! Duet ‘Kak Randi– Mas Kamal’ Resmi Pimpin NasDem Batam: Siap Dekatkan Politik ke Rakyat, Pemilih Muda Dibidik
Sejarah NasDem dan Ujian Terbarunya: Membaca Isu Merger di Peta Politik Nasional
Banyak Capaian Nyata dalam 1,5 Tahun, KNPI Puji Pemerintahan Prabowo: Mulai Pemberantasan Korupsi hingga Mafia Tambang
Gerindra Kepri Terus Bergerak Hadirkan Dampak Nyata bagi Kesejahteraan Masyarakat

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:06 WIB

Sekretaris Projo Kepri: Putusan MK Bukan Vonis Gibran Tak Punya Ijazah SMA

Minggu, 27 September 2026 - 10:15 WIB

Jokowi Ungkap Sudah Jadi Anggota PSI, November Dikukuhkan Jadi Ketua Dewan Pembina

Kamis, 6 Agustus 2026 - 12:03 WIB

Usulan Pilkada Tanpa Wakil Layak Dikaji, Sudah Dibahas Lintas Fraksi DPR

Jumat, 8 Mei 2026 - 08:22 WIB

Silaturahmi Hanura dan Bawaslu Batam, Bahas SIPOL hingga Validitas Kepengurusan Partai

Sabtu, 2 Mei 2026 - 12:55 WIB

Formasi Baru! Duet ‘Kak Randi– Mas Kamal’ Resmi Pimpin NasDem Batam: Siap Dekatkan Politik ke Rakyat, Pemilih Muda Dibidik

Berita Terbaru