Pengembang Gim Harus Verifikasi Usia Pengguna

- Publisher

Selasa, 18 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dirjen Aptika Kominfo, Semuel Abrijani Pangerapan. Foto: Humas Kominfo

Dirjen Aptika Kominfo, Semuel Abrijani Pangerapan. Foto: Humas Kominfo

INIKEPRI.COM – Pengembang gim (game) diwajibkan memiliki sistem verifikasi untuk memastikan usia pemain sesuai dengan klasifikasi atau batasan permainan di ruang digital tersebut.

“Mereka harus memiliki mekanisme bagaimana supaya mengetahui kalau sampai gim ini dimainkan oleh anak-anak, ini kan berarti harus ada mekanisme verifikasi,” kata Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika (Dirjen Aptika Kominfo), Semuel Abrijani Pangerapan, dalam keterangannya di Jakarta, seperti dikutip pada Selasa(18/6/2024).

BACA JUGA:  Ini Bukti Kesuksesan Program Startup Digital Kominfo

Semuel mengatakan, anak belum cukup umur seharusnya dilarang bermain gim yang tidak sesuai klasifikasi usianya.

Dalam hal ini pengembang gim diminta menerapkan verifikasi ketat dalam menyaring usia para pemain melalui pembuatan akun pribadi.

“Gim tersebut harus menolak pembuatan akun oleh pemain yang belum memenuhi syarat umur,” jelasnya.

Menurut Dirjen Aptika, saat ini gim yang populer di masyarakat telah memiliki klasifikasi umur sesuai dengan aturan yang berlaku di Indonesia.

BACA JUGA:  Ini Tugas Satgas Anti Hoaks Kominfo untuk Pemilu Damai 2024

“Yang kita (kirim) surat itu sudah comply dan sudah terdaftar semua,” tutur Semuel.

Dia meminta orang tua selalu mendampingi anaknya untuk memberikan pemahaman dan mengajarkan literasi digital kepada anak.

Sebab, sikap memberikan gawai tanpa pengawasan kepada anak dapat berakibat buruk pada generasi muda.

“Pernah tidak kita diajarin oleh orang tua kita atau kita mengajari anak kita apa itu ruang digital? Kita main kasih aja gadget, anaknya dibiarkan nonton kartun atau main gim. Kalau di-approach oleh predator, atau lagi di-brainwash kelompok radikal, kita tidak tahu,” kata Dirjen Aptika.

BACA JUGA:  Elon Musk Mau Ubah Logo Twitter Jadi 'X'

Semuel juga mengajak semua pihak memanfaatkan perkembangan teknologi untuk hal-hal yang produktif karena banyak peluang usaha yang bisa dikerjakan di era digital ini.

“Kita juga ingin menumbuhkan keterampilan-keterampilan baru bagi masyarakat agar dia bisa lebih produktif beraktivitas di ruang digital,” tandas Dirjen Aptik Kominfo.

Penulis : RBP

Editor : IZ

Berita Terkait

iPhone 18 Pro dan Pro Max Resmi Meluncur! Bawa Chip 2nm hingga Kamera 48 MP, Harganya Mulai Rp20 Jutaan
iPhone Duo Resmi Meluncur, Ponsel Lipat Pertama Apple Dibanderol Rp35 Juta
Kamera iPhone Bakal Naik Level, 5 Fitur Baru Terendus di iOS 27
Twitter Comeback, Platform Baru Ini Hadir dengan Misi Menyaingi X
Siap-Siap! Harga iPhone 18 Dikabarkan Lebih Mahal, Krisis Memori Jadi Pemicu
iPhone Lipat Pertama Apple Mulai Terungkap, Kamera Jadi Salah Satu Kekurangannya
Mulai 24 Agustus! Tak Lagi Menunggu Lama, YouTube Mulai Hitung View Sejak Video Diputar
Setelah 10 Tahun: Instagram Perbarui Logo Teks, Tampil Lebih Modern

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 07:59 WIB

iPhone 18 Pro dan Pro Max Resmi Meluncur! Bawa Chip 2nm hingga Kamera 48 MP, Harganya Mulai Rp20 Jutaan

Jumat, 11 September 2026 - 07:35 WIB

iPhone Duo Resmi Meluncur, Ponsel Lipat Pertama Apple Dibanderol Rp35 Juta

Rabu, 9 September 2026 - 07:39 WIB

Kamera iPhone Bakal Naik Level, 5 Fitur Baru Terendus di iOS 27

Minggu, 30 Agustus 2026 - 11:03 WIB

Twitter Comeback, Platform Baru Ini Hadir dengan Misi Menyaingi X

Rabu, 26 Agustus 2026 - 06:47 WIB

Siap-Siap! Harga iPhone 18 Dikabarkan Lebih Mahal, Krisis Memori Jadi Pemicu

Berita Terbaru