Imigrasi Berhasil Pulihkan Layanan Visa dari Gangguan Ransomware

- Admin

Minggu, 30 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Silmy Karim. Foto: imigrasi.go.id

Direktur Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Silmy Karim. Foto: imigrasi.go.id

INIKEPRI.COM – Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) berhasil berhasil memulihkan pelayanan visa online atau daring, izin tinggal dan paspor 100 persen.

Demikian ditegaskan Direktur Jenderal (Dirjen) Silmy Karim dalam keterangan resminya Jumat (28/6/2024).

Sebagai informasi pelayanan imigrasi sempat lumpuh akibat gangguan pada Pusat Data Nasional (PDN) sejak Kamis (20/6/2024).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Hari ini kita sudah memastikan seluruh layanan keimigrasian dari perlintasan, kemudian visa online, izin tinggal, dan paspor sudah recover 100 persen,” ujar Silmy.

Baca Juga :  Presiden Jokowi Dorong Layanan Imigrasi Lebih Memudahkan dan Melayani

Silmy menegaskan, layanan paspor menjadi yang terakhir dipulihkan lantaran jumlah layanan tersebut yang paling banyak dikerjakan imigrasi.

Selain itu, dia juga bercerita bagaimana kronologi serangan ransomware ke PDN juga berdampak ke imigrasi.

“Kamis kira-kira jam setengah lima pagi atau tepatnya pukul 4.20, itu terjadi gangguan kesisteman. Awalnya dari pihak kita mengecek apakah itu jaringannya, apakah itu ada interupsi yang disebabkan oleh hal teknis,” katanya.

Baca Juga :  Kemenkes: Rokok Elektronik Ancaman Bagi Generasi Muda

“Itu dulu kan biasanya di lapangan, melaporkan ke Direktorat IT, ini ada kendala. Karena kita memang memiliki help desk yang 24 jam, untuk mendukung kesisteman,” ujarnya.

Silmy menegaskan, imigrasi adalah lembaga atau institusi pemerintah yang sangat bergantung teknologi.

Oleh karena itu, serangan ransomware sangat berdampak pada pelayanan imigrasi.

Hal itu membuat sistem pelayanan imigrasi yang belum pulih justru meluas hingga pelayanan di bandara.

“Kemudian saya dilaporkan lagi sekitar jam setengah enam pagi (Kamis). Ini di bandara sistem mati. Biasanya itu 30 menit itu cepat beres. Di internal kan langsung cek, apa? Oh, PDN. Dari situ belum ada informasi mengenai cyber attack,” kata Silmy.

Baca Juga :  Salah Transfer? Ini Cara Kembalikan Uangnya

“Kemudian pagi saya cek, biasanya saya cek belum lagi tiga jam. Kemudian di jam keenam dari gangguan, belum benar juga,” katanya.

Pada saat itu, Silmy masih meyakini jika gangguan teknis pelayanan imigrasi tidak mungkin memakan waktu lebih dari 6 jam.

Penulis : DI

Editor : IZ

Berita Terkait

Menkominfo Budi Arie Setiadi Pastikan Penguatan Keamanan Siber di PDNS Tangerang Selatan
Peluasan Pilot Project FASTEMI Menyasar 34 Provinsi
Ini Mekanisme Kementerian Kominfo Berantas Konten Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak
Tangani TBC-Polio, Kemendagri Ingatkan Keseriusan Kepala Daerah
Imunisasi tidak Merusak Sel dan DNA
Ini Daftar Orang Terkaya di Indonesia Versi Forbes dan Bloomberg
Wakil Ketua MPR: Berantas Judi Online Perlu Bersatu
Kemenkes: Waspada DBD di Musim Kemarau

Berita Terkait

Kamis, 18 Juli 2024 - 08:10 WIB

Menkominfo Budi Arie Setiadi Pastikan Penguatan Keamanan Siber di PDNS Tangerang Selatan

Senin, 15 Juli 2024 - 10:28 WIB

Peluasan Pilot Project FASTEMI Menyasar 34 Provinsi

Jumat, 12 Juli 2024 - 09:50 WIB

Ini Mekanisme Kementerian Kominfo Berantas Konten Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak

Selasa, 9 Juli 2024 - 08:19 WIB

Tangani TBC-Polio, Kemendagri Ingatkan Keseriusan Kepala Daerah

Minggu, 7 Juli 2024 - 09:45 WIB

Imunisasi tidak Merusak Sel dan DNA

Minggu, 30 Juni 2024 - 09:13 WIB

Imigrasi Berhasil Pulihkan Layanan Visa dari Gangguan Ransomware

Kamis, 27 Juni 2024 - 09:46 WIB

Ini Daftar Orang Terkaya di Indonesia Versi Forbes dan Bloomberg

Minggu, 23 Juni 2024 - 09:27 WIB

Wakil Ketua MPR: Berantas Judi Online Perlu Bersatu

Berita Terbaru

Ilustrasi. Foto: Istimewa

Ekonomi

OJK Imbau Masyarakat Waspadai Penyalahgunaan Data Pribadi

Senin, 22 Jul 2024 - 06:40 WIB