Senin, 26 Oktober 2020
log
8 Okt 2020
(is/inikepri)
(is/inikepri)

Batam, inikepri.com – Kericuhan terjadi, saat ratusan massa yang tergabung dalam aliansi mahasiswa se-Kota Batam, memaksa masuk ke gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Batam Center, Kota Batam, Kamis (8/10/2020), siang.

Aksi dorong mendorong antara petugas kepolisian dan ratusan mahasiswa se-Kota Batam pun tak dapat dielakkan, saat para mahasiswa tersebut berusaha masuk ke gedung DPRD Kota Batam.

Aksi dorong mendorong antara petugas kepolisian, mahasiswa, dan buruh, saat ingin memasuki Gedung DPRD Kota Batam. (ist)

Tak hanya mahasiswa saja, ribuan buruh yang tergabung dalam serikat pekerja maupun serikat buruh di Kota Batam juga melakukan aksi unjuk rasa di sejumlah titik ruas jalan Batam Center, Kota Batam.

Ratusan anggota kepolisian yang dilengkapi tameng dan alat pelindung lainnya, berusaha menahan ribuan mahasiswa dan buruh yang ingin berunjuk rasa di depan Gedung DPRD Kota Batam tersebut.

Mereka menolak keras atas disahkannya Rancangan Undang-Undang (RUU) Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja (Ciptaker), karena sangat merugikan bagi pihak buruh.

Sebelumnya, ratusan mahasiswa tersebut menggelar orasinya di depan Welcome To Batam, Batam Center, Kota Batam.

Hingga berita ini diterbitkan, aksi unjuk rasa ribuan massa masih berlanjut, pihak kepolisian terus berusaha meredam aksi unjuk rasa tersebut. (IS)

5 1 vote
Article Rating
3937242754
Screenshot_20200827_033155
Jangan Lewatkan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Batam

Trending

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x