Senin, 26 Oktober 2020
log
10 Okt 2020
(Dok Sat Brimob Polda Kepri)
(Dok Sat Brimob Polda Kepri)

Batam, inikepri.com – Eskalasi potensi gangguan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas), selama menjelang tahapan-tahapan dan proses berlangsungnya Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak Tahun 2020 di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) umumnya dan Kota Batam khususnya, sudah menjadi tugas dari jajaran kepolisian.

Kondisi itu disadari Satuan Brigade Mobile (Sat Brimob) Kepolisian Daerah Kepulauan Riau (Polda Kepri) yang terus menjaga dan meningkatkan kesiapan anggotanya. Seperti kegiatan patroli skala besar bersama kepolisian setempat dan instansi terkait lainnya dalam rangka antisipasi gangguan Kamtibmas di wilayah hukum Polresta Barelang Polda Kepri, Pengamanan Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kepri di Tanjungpinang dalam rangkaian Operasi Mantap Praja Seligi 2020.

Keterangan gambar : Anggota personel Batalyon Pelopor Sat Brimob Polda Kepri saat gelar latihan simulasi pengamanan antisipasi penanggulangan huru hara, di Markas Komando (Mako) Brimob Polda Kepri, di Jalan Trans Barelang, Tembesi, Batu Aji, Kota Batam, Kepulauan Riau. (Foto : Dokumentasi milik Sat Brimob Polda Kepri)

Selanjutnya, juga dilaksanakan pengamanan dan patroli di Rumah Sakit Khusus Infeksi Covid-19 (RSKI) pulau Galang sekaligus sambang ke warga sekitar yakni pemberian edukasi dan sosialisasi tentang kebijakan pemerintah dalam Adaptasi Kebiasaan Baru. Kemudian untuk mengantisipasi gangguan kamtibmas, dilaksanakan apel kesiap-siagaan sebagai “Power on Hand Kapolda”.

Selain itu, untuk mencegah dan menekan berkembangnya Covid-19, dilakukan penyemprotan disinfektan yang dilaksanakan serentak di tiga daerah di Provinsi Kepulauan Riau yakni di Batam, Bintan dan Karimun, juga bakti sosial pembagian paket makanan berupa nasi bungkus kepada warga terdampak di masa pandemi dalam hal ini para pengemudi ojek di wilayah Sekupang-Batam, serta melaksanakan kegiatan olahraga dan bersih-bersih pada Jumat bersih untuk menjaga kebugaran tubuh para personel dan meningkatkan imunitas anggota di masa pandemik ini.

Keterangan gambar : Anggota personel Sat Brimob Polda Kepri saat gelar latihan simulasi menggunakan kendaraan sepeda motor roda dua (trail) guna menghalau mundur para aksi anarkis. (Foto : Dokumentasi milik Sat Brimob Polda Kepri)

Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Kepri, Kombes Pol Mohamad Rendra Salipu, S.I.K, M.Si mengatakan, kegiatan-kegiatan yang digelar oleh pihaknya tersebut bertujuan untuk meningkatkan kemampuan, keterampilan, dan keprofesionalan personil Sat Brimob Polda Kepri secara keseluruhan yang meliputi, Detasemen Gegana Brimob Polda Kepri, dan Batalyon Pelopor Sat Brimob Polda Kepri.

“Kegiatan-kegiatan tersebut adalah sebagai bentuk kesiapan personel Sat Brimob Polda Kepri dalam mengamankan dan mensukseskan Pilkada 2020 di wilayah Kepri. Dalam PAM (Pasukan Pengamanan) Pilkada Sat Brimob Polda Kepri melibatkan 291 personel,” ujar Perwira lulusan Akpol Tahun 1996, kepada inikepri.com, Sabtu (10/10/2020).

Selain itu, kata Rendra, kegiatan tersebut merupakan wujud Bhakti Brimob Polda Kepri dalam hal ini di Kota Batam dan sekitarnya, untuk menciptakan rasa aman, nyaman, dan kondusif, serta lebih mendekatkan antara Brimob Polda Kepri dengan masyarakat.

“Ini merupakan wujud Bhakti Brimob Polda Kepri kepada masyarakat, dan tentunya kegiatan ini bertujuan agar, anggota personel Brimob Polda Kepri selalu siap dalam membantu masyarakat, bila dibutuhkan kapanpun dan dimanapun,” kata Kombes Pol Mohamad Rendra Salipu.

Adapun anggota personel Sat Brimob Polda Kepri yang mengikuti latihan-latihan simulasi menjelang perhelatan Pilkada serentak 2020 itu, sebanyak 127 personel dalam antisipasi penanggulangan huru hara.

Sementara, kendaraan-kendaraan yang ikut dilibatkan dalam latihan tersebut antara lain ialah, Mobil Armoured Water Cannon (AWC), Baracuda, Public Address dan Ambulance/Ambulans serta beberapa sepeda motor.

Armoured Water Cannon (AWC) atau mobil meriam air adalah alat yang menembakkan aliran air dengan kecepatan tinggi. Dan biasanya, meriam air dapat mengirimkan air dalam jumlah besar, seringkali lebih dari puluhan meter. Mereka digunakan dalam pemadam kebakaran, pencucian kendaraan besar, pengendalian kerusuhan, dan pertambangan. Kebanyakan meriam air termasuk dalam kategori pemantau api.

Barracuda merupakan sebuah kendaraan lapis baja pengangkut personel Armoured Personnel Carrier (APC) yang berfungsi untuk melindungi dan mengamankan wilayah itu, jika terjadi aksi yang anarkis. Kendaraan ini juga diklaim efektif untuk memecah kerumunan massa, termasuk bila mereka bersenjata.

Mobil public address adalah sarana untuk memberikan imbauan yang dilengkapi pengeras suara. Suara elektronik dan sistem distribusi dengan mikrofon, amplifier, dan pengeras suara, yang digunakan untuk memungkinkan seseorang untuk mengatasi publik yang besar, misalnya untuk pengumuman pergerakan di udara besar dan berisik dan terminal kereta api.

Ambulans adalah kendaraan yang dilengkapi peralatan medis untuk mengangkut orang sakit atau korban kecelakaan. Istilah Ambulans digunakan untuk menerangkan kendaraan yang digunakan untuk membawa peralatan medis kepada pasien di luar rumah sakit atau memindahkan pasien ke rumah sakit lain untuk perawatan lebih lanjut. Secara eksterior, kendaraan ini dilengkapi dengan sirene dan lampu rotator darurat (biasanya berwarna merah atau merah biru) agar dapat menembus kemacetan lalulintas.

“Yang mengikuti latihan itu, ada sekitar 127 personel. Kalau untuk penanggulangan huru hara (PHH) adalah anggota dari Batalyon Pelopor Sat Brimob Polda Kepri. Dan untuk Wanteror dan KBR, dari Gegana,” ucap Rendra.

Keterangan gambar : Anggota personel Sat Brimob Polda Kepri saat gelar latihan simulasi Wanteror KBR (Satuan Perlawanan Teror) atau penindakan pelaku kejahatan terorisme dari Gegana. (Foto : Dokumentasi milik Sat Brimob Polda Kepri)

Disampaikan Rendra, PAM di RSKI Galang, sudah dilaksanakan sejak pembangunan di bulan Maret lalu hingga sekarang. Dan untuk kegiatan penyemprotan disinfektan juga telah dilaksanakan sejak akhir bulan Maret. Sementara pada sebulan terakhir ini, pihaknya lebih menggencarkan lagi dikarenakan angka pasien positif Covid-19 terus meningkat dan juga adanya permintaan dari warga untuk dilakukan penyemprotan.

Keterangan gambar : Anggota personel Subden KBR Gegana Sat Brimob Polda Kepri saat gelar latihan simulasi penanganan Covid-19. (Foto : Dokumentasi milik Sat Brimob Polda Kepri)

“Kalau PAM di RS khusus Galang sudah dilaksanakan sejak pembangunannya di bulan Maret hingga sekarang. Awalnya saat masih dibangunnya RS Khusus Covid-19, kami membangun tenda dan berjaga dibukit, pas di depan perkuburan yang ada di Pulau Galang, saat ini personel kami berjaga di dalam komplek RS bersama unsur TNI. Dan Untuk giat penyemprotan disinfektan juga telah kami laksanakan sejak akhir Maret lalu. Pada sebulan terakhir ini, lebih kami gencarkan lagi, dikarenakan angka positif Covid-19 yang meningkat dan adanya permintaan warga untuk dilaksanakan penyemprotan disinfektan ditempat mereka,” tutup Dansat Brimob Polda Kepri, Kombes Pol Mohamad Rendra Salipu. (IS)

5 1 vote
Article Rating
3937242754
Screenshot_20200827_033155
Jangan Lewatkan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Batam

Trending

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x