Jumat, 30 Oktober 2020
log
16 Sep 2020
images (4) (5)

Batam, inikepri.com – Setelah sempat ditunda beberapa kali, akhirnya Pemerintah resmi memberlakukan pemblokiran telepon seluler (ponsel) ilegal atau black market melalui International Mobile Equipment Identity (IMEI), efektif pada pukul 22:00 WIB, Selasa (15/9) malam.

Dalam keterangan tertulisnya, Kominfo menjelaskan, “Seluruh perangkat HKT yang IMEI-nya tidak terdaftar di dalam sistem CEIR, tidak akan mendapatkan layanan jaringan perangkat telekomunikasi bergerak seluler,”.

Akibat pemberlakuan blokir IMEI tersebut, beberapa pengguna handphone black market telah dampaknya, Rabu (16/9).

Melalui media sosial, pengguna “gawai ilegal” tersebut menceritakan gawai yang mereka miliki hilang sinyal secara mendadak, meski telah mengganti beberapa kartu telekomunikasi.

Salah satunya unggahan yang dibagikan akun twitter @Synchronice.

Tidak hanya itu, akun facebook Tri Yoga, membagikan postingannya, handphone miliknya juga sudah “mati” akibat pemblokiran oleh Kominfo.

Tangkapan layar akun Tri Yoga

Kominfo menyatakan masyarakat yang membeli perangkat telekomunikasi harus memastikan IMEI tercantum pada kemasan dan perangkat HKT. Konsumen juga perlu mengecek IMEI yang tertera di http://imei.kemenperin.go.id.

Jadi, bagi anda yang telah membeli atau memiliki handphone black market, siap-siap terkena imbasnya per hari ini ya!

5 1 vote
Article Rating
3937242754
Screenshot_20200827_033155
Jangan Lewatkan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Batam

Trending

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x