Senin, 26 Oktober 2020
log
Ikuti Kami di :
18 Sep 2020
Screenshot_20200918_124915

Jakarta, inikepri.com – Polisi memastikan, Alfin Andrian alias AA (24), pelaku penikaman terhadap Syekh Ali Jaber di Bandarlampung, bukanlah orang gila atau mengalami gangguan jiwa. Hal ini dipastikan berdasarkan pemeriksaan oleh psikiater.

Padahal, waktu awal kasus ini terjadi, pihak keluarga pelaku sempat menyatakan, bahwa AA mengalami masalah gangguan kejiwaan

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Zahwani Pandra Arsyad berkata, AA melakukan penikaman karena merasa tidak nyaman dengan acara tersebut.

AA mengaku merasa terganggu dengan pengeras suara dari acara tersebut. Sehingga ia nekat melakukan penusukan terhadap Syekh Ali Jaber.

“Adanya unsur mengancam nyawa dari korban dan keterangan saksi-saksi yang sudah melihat langsung baik yang berada di sekitar lokasi maupun saksi-saksi lain yang mendukung telah kita dapatkan,” kata Pandra di Bandarlampung, baru-baru ini.

Pandra menyebut, pihaknya sudah memeriksa 15 saksi dan telah melakukan gelar perkara hingga rekonstruksi peristiwa di TKP.

Saksi-saksi tersebut dihadirkan untuk melengkapi berkas perkara yang selama ini dikejar oleh pihak kepolisian untuk segera dilimpahkan ke jaksa penuntut umum.

Dia menambahkan, inti dari perkembangan perkara ini surat pemberitahuan dimulainya penyelidikan (SPDP) sudah diterima oleh Kejaksaan Negeri Kota Bandarlampung.

“Kemudian dalam proses penyidikan tindak pidana penyidik juga memiliki kewajiban memberikan surat pemberitahuan perkembangan hasil penyidikan (SP2HP) yang diberikan kepada saksi pelapor oleh tim penyidik kepolisian,” ujarnya.

Pandra juga menegaskan, bahwa AA sama sekali tidak terlibat dengan kelompok teroris manapun. AA bergerak sendirian berdasarkan kemauannya.

Sumber : www.minews.id

5 1 vote
Article Rating
3937242754
Screenshot_20200827_033155
Jangan Lewatkan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Batam

Trending

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x