Selasa, 27 Oktober 2020
log
Ikuti Kami di :
1 Okt 2020
1598788013IMG-20200830-WA00082

Jakarta, inikepri.com – Menteri Dalam Negeri ( Mendagri) M.Tito Karnavian, mengimbau para pelaksana tugas (Plt) dan pejabat sementara (Pjs) untuk menjaga netralitas dalam Pilkada 2020.

Menurut Tito, pihaknya akan menggunakan instrumen hukum yang ada untuk memberikan sanksi bagi para kepala daerah yang terbukti melanggar netralitas.

“Posisi yang tidak netral itu akan menjadi potensi konflik. Kalau sampai terjadi seperti itu maka saya akan menggunakan instrumen-instrumen yang ada untuk memberikan sanksi bila memang terbukti,” kata Tito melalui keterangan tertulisnya, Kamis (1/10/2020).

“Jadi tolong ambil posisi netral, tidak perlu mengeluarkan suara-suara yang membuat satu paslon, atau dua-tiga paslon yang lain itu menjadi antipati dan tidak percaya kepada rekan-rekan kepala daerah,” katanya.

Tito juga meminta kepada seluruh Plt dan Pjs kepala daerah untuk terus berkoordinasi dengan seluruh stakeholder di daerah agar protokol kesehatan yang telah diatur melalui Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) benar-benar diterapkan dengan baik.

Untuk itu, dia meminta mereka agar melakukan rapat evaluasi secara berkala.

“Kerumunan-kerumunan yang tidak sesuai dengan aturan KPU, yang tidak bisa menjaga jarak, apapun bentuknya juga harus dilarang,” tegasnya. 

Sebelumnya, Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Abhan, mengatakan pasangan calon petahana memiliki akses birokrasi di daerah yang dia pimpin.

“Bagi calon pendatang baru sangat sulit untuk melakukan akses birokrasi (ASN). Kecuali calon yang berasal dari petahana,” ujar Abhan. (ER) 

5 1 vote
Article Rating
3937242754
Screenshot_20200827_033155
Jangan Lewatkan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Batam

Trending

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x