Senin, 26 Oktober 2020
log
Ikuti Kami di :
18 Sep 2020
hhb

Batam, inikepri.com – Baru-baru ini beredar di media sosial, sebuah tangkapan layar yang memperlihatkan seseorang diduga menggunakan uang dari Kartu Prakerja untuk kegiatan porstitusi alias open BO (Booking Out).

Sejatinya, Kartu Prakerja merupakan salah satu program bantuan dari pemerintah yang bertujuan untuk pengembangan kompetensi berupa bantuan biaya. Target dari program ini, ditujukan untuk para pencari kerja, pekerja ter-PHK atau pekerja yang membutuhkan peningkatan kompetensi.

Program Kartu Prakerja juga berbentuk bantuan subsidi upah atau gaji yang diberikan pemerintah kepada karyawan swasta dan pegawai honorer dalam wujud uang tunai.

Bukannya dipakai untuk meningkatkan kompetensi diri sesuai harapan pemerintah, oknum ini malah pakai uang tersebut untuk menyewa layanan Pekerja Seks Komersial (PSK).

Seperti yang beredar di jejaring media sosial Twitter, pemilik akun @PolJokesID mengunggah sebuah gambar yang berisi adanya penyalahgunaan program Kartu Prakerja. Ia pun mencuit dengan nada sindiran, “S3 Pemanfaatan Kartu Prakerja”.

Dalam unggahan itu, tampak sebuah tangkapan layar di jejaring media sosial Facebook, seorang oknum bernama akun Amrii Khoirul dengan bangganya membagikan kegiatan tak terpujinya itu di grup Diskusi Kartu Prakerja.

Oknum itu pun menulis sebuah keterangan yang menunjukkan bahwa, uang dari Kartu Prakerja miliknya telah cair.

“Mantep semalam cair langsung buat open BO. Tiga bulan selanjutnya ganti oli disponsori oleh pakdeh,” tulisnya.

Penyalahgunaan Kartu Prakerja untuk open BO. Foto: Twitter

Selain itu, ia turut mengunggah dua tangkapan layar yang berisi akun pada aplikasi Kartu Prakerja miliknya serta pesan singkatnya kepada seorang PSK. Dengan uang Rp 600.000, ia pun memakai uang tersebut untuk tindakan tak terpuji.

Jepretan layar Facebook yang diunggah akun bernama Amrii Khoirul itu lantas memantik amarah dari para warganet di berbagai media sosial.

Penyalahgunaan Kartu Prakerja untuk open BO. Foto: Twitter

Akhir zaman, para manusia bangga mengumbar maksiat,” balas salah satu pengguna Facebook kepada unggahan Amrii Khoirul.

Sontak, unggahan itu pun mendapat komentar pedas dari para warganet yang dibuat kesal lantaran menyalahgunakan program Kartu Prakerja. Terlebih di masa sulit seperti ini, banyak para pekerja yang mengalami PHK dan sangat membutuhkan uang.

Brengs*k gue yang ikut dari gelombang 1 smpe 8 gagal mulu sakit hati liatnya, gue yang bener-bener butuh malah ga dilulus-lulusin,” balas akun @andrevolusi.

Gua yang daftar karena di phk dan karena gua butuh ga dapet-dapet sampe gelombang terakhir pun ga ada yg nyantol. Orang ini malah buat BO,” ujar akun @bileeeh.

Bayangin negara susah susah bikin program kayak gini, nyiapin rencana sama anggarannya, terus giliran udah dapet bukan nya dipake buat hal bermanfaat malah dibuat nge-bo,” imbuh @MrFero_

Kendati demikian, tak diketahui lebih lanjut kebenaran dari unggahan tersebut.

Sumber : www.hops.id

5 1 vote
Article Rating
3937242754
Screenshot_20200827_033155
Jangan Lewatkan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Batam

Trending

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x