Gubernur Ansar Sambut Baik Inisiatif LAM Kepri

- Publisher

Jumat, 30 Juli 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto/Dok. Humas Kepri)

(Foto/Dok. Humas Kepri)

INIKEPRI.COM – Gubernur H. Ansar Ahmad menyambut baik inisiatif Lembaga Adat Melayu (LAM) Kepri untuk terus menerapkan kaidah-kaidah peradatan Melayu di Kepulauan Riau. Karena LAM Kepri merupakan penjaga marwah dari jati diri Melayu yang harus ditanamkan ke dalam pribadi masyarakat Kepri, seperti yang dimaksud dalam peribahasa “Tak ‘kan Melayu hilang di bumi.”

“Kita selalu membutuhkan petunjuk-petunjuk dari orang tua kita di LAM, bagaimana keseharian kita harus diresapi dengan falsafah Melayu,” ujar Gubernur Ansar saat menerima silaturahmi pengurus LAM Kepri di ruang kerjanya Kantor Gubernur Kepri, Dompak, Tanjungpinang, Jum’at (30/7/2021).

BACA JUGA:  Panglima TNI Resmi Sandang Gelar Dato' Seri Satria Bijaya Negara dari LAM Kepri

Dalam pertemuan itu, Gubernur Ansar berbicara mengenai kegiatan-kegiatan LAM Kepri yang menurutnya harus bersandingan dengan Dinas Kebudayaan Kepri. Karena menurutnya, kedua instansi tersebut harus berkolaborasi untuk memaksimalkan kegiatan-kegiatan di bidang budaya Melayu.

Saat ini LAM Kepri telah melaksanakan berbagai kegiatan yang bertujuan untuk melestarikan budaya-budaya Melayu antara lain pelatihan pembuatan tulang belut, pelatihan pembuatan tudung manto, dan pelatihan kelompok marhaban dan kompang.

BACA JUGA:  Methods to Spice Up The Sex Life

Selain itu, Gubernur Ansar juga mendorong LAM Kepri untuk merumuskan satu narasi baku dari Sejarah Melayu yang ada di Kepulauan Riau. Selama ini menurut Gubernur Ansar masih ada kesimpang siuran tentang sejarah terdahulu, hal ini akan menimbulkan keraguan tentang identitas sebenarnya dari Bangsa Melayu apabila sejarah yang ada masih belum terumuskan dengan pasti dan benar.

“Saya yakin di LAM Kepri banyak ahli-ahli yang mengerti tentang sejarah kita, ini sangat penting supaya kita bisa mewariskan sejarah-sejarah kejayaan kita di masa lampau kepada anak cucu kita nantinya,” ujar Gubernur Ansar.

BACA JUGA:  Gubernur Ansar Berdiskusi dengan Jajaran Pengurus LAM Kepri

Dirinya pun berharap hubungan baik antara kepala daerah dengan LAM Kepri dapat terjalin dengan baik karena mau bagaimanapun LAM merupakan sebuah entitas yang harus terus ada dan dijaga eksistensinya.

LAM Kepri didirikan pada tanggal 29 Juni 2006. Saat ini LAM Kepri sudah memiliki dasar hukum pembentukan yaitu Peraturan Daerah Provinsi Kepulauan Riau No. 1 Tahun 2014 tentang Lembaga Adat Melayu Kepulauan Riau. (ET)

Berita Terkait

Prakiraan BMKG: Cuaca Batam Basah Sepanjang Hari, Dini Hari Berpotensi Petir
Safari Ramadan Kepala BP Batam: Momentum Perkuat Silaturahmi dan Serap Aspirasi Masyarakat
Gerindra di Kepri Rayakan Harlah ke-18, Aweng Kurniawan: Kompak Organisasi, Nyata untuk Masyarakat
Di Tengah Tugas Nataru, Petugas Operasi Lilin Seligi Terima Tali Asih dari Bupati Natuna
Malam Puncak HUT Natuna ke-26, Gelar Seni Samudera Budaya Gemparkan Pantai Piwang
Kick Off Pelatihan Calon Transmigran Rempang Eco-City: Bangun Peradaban, Ciptakan Pusat Ekonomi Baru
Lakukan Transformasi, Upaya Nyata Wujudkan Ekonomi Tangguh dan Berdaya Saing
Amsakar Achmad dan Li Claudia Chandra Perkuat Hubungan dengan Singapura
Tag :

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 06:38 WIB

Prakiraan BMKG: Cuaca Batam Basah Sepanjang Hari, Dini Hari Berpotensi Petir

Kamis, 5 Maret 2026 - 13:59 WIB

Safari Ramadan Kepala BP Batam: Momentum Perkuat Silaturahmi dan Serap Aspirasi Masyarakat

Jumat, 6 Februari 2026 - 17:09 WIB

Gerindra di Kepri Rayakan Harlah ke-18, Aweng Kurniawan: Kompak Organisasi, Nyata untuk Masyarakat

Rabu, 24 Desember 2025 - 12:51 WIB

Di Tengah Tugas Nataru, Petugas Operasi Lilin Seligi Terima Tali Asih dari Bupati Natuna

Sabtu, 15 November 2025 - 23:07 WIB

Malam Puncak HUT Natuna ke-26, Gelar Seni Samudera Budaya Gemparkan Pantai Piwang

Berita Terbaru