INIKEPRI.COM – Ketua DPRD Kota Batam, Haji Muhammad Kamaluddin, menegaskan pentingnya efektivitas program penanggulangan tuberkulosis (TBC) menyusul penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Kinerja dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Kepulauan Riau. Penyerahan laporan berlangsung di Kantor BPK Kepri, Batam Centre, Selasa (3/2/2026).
Penyerahan LHP ditandai dengan penandatanganan berita acara oleh Kepala BPK RI Perwakilan Kepri Emmy Mutiarini, Wali Kota Batam Amsakar Achmad, serta Ketua DPRD Kota Batam Haji Muhammad Kamaluddin, disaksikan jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemko Batam.
Kamaluddin mengapresiasi rampungnya pemeriksaan kinerja yang dilakukan BPK RI terhadap program penanganan TBC yang dijalankan Pemerintah Kota Batam pada tahun anggaran 2024 hingga 2025. Menurutnya, LHP tersebut menjadi rujukan penting dalam melakukan pembenahan kebijakan sekaligus memastikan program kesehatan berjalan tepat sasaran.
“LHP ini memberi arah yang jelas bagi pemerintah daerah. Rekomendasi yang disampaikan BPK harus dimaknai sebagai upaya memperkuat tata kelola dan memastikan anggaran yang dikeluarkan benar-benar berdampak pada penanganan TBC di lapangan,” tegas Kamaluddin.
Ia menilai, keberhasilan pengendalian TBC tidak cukup hanya bertumpu pada besarnya anggaran, tetapi harus diiringi dengan perencanaan yang matang, pelaksanaan yang terukur, serta pengawasan yang berkelanjutan.
“Kami di DPRD mendorong agar seluruh rekomendasi ini ditindaklanjuti secara serius. Sinergi antara Pemko, DPRD, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci menuju Batam yang lebih sehat dan bebas TBC,” ujarnya.
Sementara itu, Wali Kota Batam Amsakar Achmad menyampaikan bahwa audit kinerja BPK memberikan masukan strategis bagi pemerintah daerah, khususnya dalam penyusunan peta jalan penanganan TBC, penguatan kelembagaan, serta optimalisasi pemantauan pengobatan pasien.
Di kesempatan yang sama, Kepala BPK RI Perwakilan Kepri Emmy Mutiarini menjelaskan bahwa Batam dipilih sebagai sampel pemeriksaan kinerja tematik nasional karena karakteristik wilayahnya yang padat penduduk dan memiliki mobilitas tinggi, sehingga berisiko terhadap penyebaran penyakit menular seperti TBC.
Dengan hasil pemeriksaan tersebut, Kamaluddin berharap langkah pembenahan yang dilakukan Pemko Batam dapat berjalan lebih terarah dan berdampak nyata bagi peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.
Penulis : IZ

















