INIKEPRI.COM – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, membuka Musyawarah Besar (Mubes) VIII Ikatan Warga Kuantan Singingi (IWAKUSI) Kota Batam Tahun 2026 di Radisson Hotel, Sukajadi, Batamkota, Sabtu (14/2/2026).
Mubes tersebut mengangkat tema Mempererat Silaturahmi, Memantapkan Program Kerja, dan Meningkatkan Peran Iwakusi di Kota Batam. Kegiatan ini menjadi forum strategis bagi warga Batam asal Kuantan Singingi untuk mengevaluasi kepengurusan serta merumuskan arah organisasi ke depan.
Dalam sambutannya, Amsakar menegaskan bahwa setiap musyawarah organisasi harus bertumpu pada tiga pilar utama, yakni laporan pertanggungjawaban pengurus sebelumnya, pemilihan kepengurusan baru, serta penyusunan program kerja yang terukur dan realistis.
Menurutnya, kualitas sumber daya manusia menjadi faktor penentu keberhasilan organisasi. Ia menekankan pentingnya semangat juang dalam mengelola organisasi agar mampu bertahan dan berkembang.
“Organisasi membutuhkan semangat juang yang kuat. Jangan sampai pengurus tidak memiliki mental pejuang. Jika ingin Iwakusi terus eksis dan berkembang, harus berani mengevaluasi diri, membuat terobosan, serta tidak bergantung pada bantuan sosial pemerintah,” ujar Amsakar.
Ia juga mengingatkan bahwa dukungan keluarga menjadi elemen penting agar pengurus dapat bekerja optimal. Sinergi antara ketua, sekretaris, dan jajaran pengurus harian, lanjutnya, harus terbangun solid serta proaktif menjalankan program organisasi.
“Kita memiliki peluang besar jika memiliki semangat yang kuat. Prinsip saya sederhana, bertarung terlebih dahulu. Semangat pantang menyerah ini yang perlu ditanamkan dalam kepengurusan Iwakusi ke depan,” katanya.
Di akhir sambutan, Amsakar menyampaikan ucapan menyambut bulan suci Ramadan yang akan segera tiba. Atas nama pribadi, keluarga, Pemerintah Kota Batam, serta BP Batam, ia mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa dan memohon maaf lahir dan batin.
Sementara itu, Ketua IWAKUSI Kota Batam periode sebelumnya, Erlita Amsakar, menyampaikan apresiasi kepada para sesepuh, pendiri, dan panitia yang telah mendukung jalannya organisasi selama lima tahun terakhir.
Ia berharap kepengurusan baru dapat semakin solid serta lebih aktif menampilkan identitas budaya Kuantan Singingi dalam berbagai agenda kota, seperti peringatan Hari Kemerdekaan 17 Agustus dan Hari Jadi Kota Batam.
“Kita harus bangga menampilkan kesenian daerah. Dengan dukungan Pemerintah Kota Batam dan para pendiri, mari jadikan Iwakusi semakin aktif dan berkontribusi,” ujarnya.
Mubes VIII IWAKUSI tersebut turut dihadiri tokoh masyarakat Kuantan Singingi, kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Batam, serta ratusan anggota IWAKUSI dari berbagai kecamatan di Kota Batam.
Penulis : RBP
Editor : IZ

















