Kisah Pemuda Berusia 21 Tahun yang `Terjebak` di Tubuh Balita

- Admin

Kamis, 20 Agustus 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lombok, inikepri.com – Seorang pria berusia 21 tahun asal Dusun Pedende, Desa Situng, Kecamatan Pringgarata, Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi NTB, memiliki postur tubuh berbeda dari pria lainnya. Dia adalah Muzakkir. Usianya sudah dewasa, tapi tubuhnya bak seorang balita.

Tubuh Muzak, sapaan akrabnya, seolah `terjebak` di tubuh balita.
Anak dari pasangan suami istri Junaidi (48) dan Murah (47) itu memiliki tinggi badan 65 cm dan berat badan 10 kg. Layaknya tubuh seorang balita.

Dilansir dari kumparan di kediamannya, Rabu (19/8), kakek Muzak, Giman, mengatakan cucunya lahir pada Maret tahun 1999. Saat ini, kata Giman, usia Muzak sudah menginjak 21 tahun.

Baca Juga :  [Video] Sekelompok Warga Angkat dan Pindahkan Rumah Sambil Bersorak

“Muzak lahir setelah Hari Raya Idul Adha waktu itu,” kata Giman.

Ia menyebut, setelah melahirkan Muzak, ibunya lumpuh selama dua tahun. Setelah itu, ibu dari Muzak menikah dengan pria lain di wilayah Desa Sepakek, Lombok Timur.

“Sejak saat itu juga kondisi Muzak pada waktu balita dulu sudah mengalami gangguan pertumbuhan. Pernah dibawa ke dokter. Namun tetap pertumbuhan tubuhnya mengalami keterlambatan,” jelas Giman.

Dulu, lanjut Giman, Muzak sering dibawa ke posyandu. Namun, ketika beranjak dewasa Muzak tidak pernah lagi mendapatkan perawatan. “Tidak pernah sama sekali. Dia (Muzak) juga tidak bisa bicara,” katanya.

Baca Juga :  Menteri ATR/BPN: Segera Daftarkan Rumah Ibadah ke Kantor Pertanahan

Ayah Muzak tidak pernah pulang dari merantau sejak 1998. Saat itu Muzak masih dalam kandungan berusia dua bulan. Sampai beranjak dewasa, Muzak dirawat oleh nenek dan bibinya.

“Setelah neneknya meninggal dunia dan ibunya menikah kembali dengan orang lain, Muzak saya yang rawat,” kata Giman.

Kekek Giman berharap kepada pemerintah agar keterbatasan Muzak mendapat perhatian. “Saya berharap semoga ada bantuan dari pemerintah,” bebernya.

Kecil Sejak Lahir

Kadus Pedende, Desa Sintung, Deni Alvian Andika, mengatakan, tubuh Muzak memang kecil sejak lahir. “Bisa dibilang manusia langka dan memiliki tubuh paling kecil,” jelasnya.

Alvian menuturkan, teman seusia Muzak saat ini sudah banyak yang kuliah bahkan sudah bekerja. “Sedangkan dia hanya bisa bermain bersama anak-anak yang masih kecil,” katanya.

Baca Juga :  Puluhan Nasabah bank bjb Memenangkan Hadiah Undian Nasional Simpeda di Kota Angin Mamiri

“Dia hanya bisa tertawa, marah, dan sedih. Kadang-kadang kalau ada temannya yang ajak bermain dia tertawa,” jelas Alvian.

Kadus Pedende ini pun meminta agar Pemerintah Kabupaten Lombok Timur atau Provinsi NTB bisa memberikan bantuan lebih kepada Muzak.
“Sekarang Muzak baru dapat bantuan Program PKH berupa sembako saja,” kata Alvian.

Bantuan lainnya belum ada, baik bantuan perawatan serta pengobatan atas penyakit yang dideritanya. “Pemerintah desa telah mengusulkannya kepada pemerintah kabupaten. Tapi belum ada (bantuan),” kata Alvian.

Sumber : www.kumparan.com

Berita Terkait

Wapres Gibran Main Bola Bareng Anak-Anak SSB Wamena, Cetak Hattrick
Lis Buka Turnamen Domino, Dorong Interaksi Sosial dan Kebersamaan Masyarakat
Cek Jadwal Kapal PELNI Batam Januari–Februari 2026, Rute Belawan dan Tanjung Priok
Pemko Batam Perkuat Manajemen Talenta ASN, Amsakar: Penempatan Harus Berbasis Kompetensi
TNI AD Rampungkan Dua Jembatan Bailey di Bener Meriah
Tumbangkan STAIN Sultan Abdurrahman, Tim Voli Kemenag Batam Sabet Juara 1 dalam Final Dramatis
Dinilai Kebutuhan Mendasar, Ombudsman Kepri Minta Pasar Induk Jodoh Dibangun Kembali
11 Perusahaan Gelar Konsultasi Publik Pengelolaan Sedimentasi Laut di Bintan Pesisir
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 09:41 WIB

Wapres Gibran Main Bola Bareng Anak-Anak SSB Wamena, Cetak Hattrick

Rabu, 14 Januari 2026 - 09:25 WIB

Lis Buka Turnamen Domino, Dorong Interaksi Sosial dan Kebersamaan Masyarakat

Rabu, 14 Januari 2026 - 07:50 WIB

Cek Jadwal Kapal PELNI Batam Januari–Februari 2026, Rute Belawan dan Tanjung Priok

Selasa, 13 Januari 2026 - 14:14 WIB

TNI AD Rampungkan Dua Jembatan Bailey di Bener Meriah

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:14 WIB

Tumbangkan STAIN Sultan Abdurrahman, Tim Voli Kemenag Batam Sabet Juara 1 dalam Final Dramatis

Berita Terbaru