Disperindag Sosialisasikan QRIS ke Pedagang Pasar Tradisional

- Publisher

Kamis, 15 Oktober 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto istimewa

Foto istimewa

Batam, inikepri.com – Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Batam bersama Bank BJB Cabang Batam terus melakukan sosialisasi dan edukasi penggunaan Quick Response Code Indonesia Standard (QRIS). Sosialisasi antara lain dilakukan kepada pedagang pasar tradisional di pasar hang tuah batu besar, Rabu (14/10). Pelaksanaan sosialisasi pun tak lupa dengan menerapkan protokol kesehatan.

Di tahap pertama, rencananya akan ada dua sasaran pasar yang akan diimplementasikan sistem pembayaran non-tunai, yakni Pasar Hang Tuah Batu Besar dan Pasar Seroja Dapur 12.

BACA JUGA:  Silang Pendapat Dukungan ProJo, Tan Edi: Tidak Benar Dukungan Kami Hoaks!

Kepala Bidang Pasar Disperindag Kota Batam Zulkarnain mengatakan ini merupakan langkah komunikasi dan sosialisasi penggunaan QRIS. Targetnya adalah pengelola tempat perbelanjaan, seperti pasar tradisional dan lain-lain.

“Edukasi terus kami lakukan kepada pedagang pasar tradisional. Tujuannya agar pedagang pasar tradisional paham bagaimana cara menggunakan QRIS. Sementara pedagang pasar tradisional yang belum memiliki QRIS diimbau untuk mendaftar, agar bisa diberikan QRIS,” katanya.

Penggunaan QRIS diharapkan dapat semakin memudahkan masyarakat khususnya pedagang pasar tradisional dalam bertransaksi. Dengan QRIS pedagang tak perlu menyediakan uang kembalian lagi. Selain itu uang akan langsung masuk ke dalam rekening.

BACA JUGA:  Seragam Gratis, Amsakar–Li Claudia Ringankan Beban Warga Batam

“QRIS ini dapat melindungi pedagang dan konsumen dalam melakukan transaksi. Sebab, bertransaksi pakai QRIS itu sangat aman dan tidak ribet, dan terhindar dari kemungkinan peredaran uang palsu,” ujarnya.

Untuk itu, kata dia, pedagang harus punya barcode QR rekening yang dikeluarkan bank. Sedangkan bagi pembeli, pakai QRIS sebagai kanal pembayaran itu harus punya aplikasi seperti OVO, Dana, LinkAja atau mobile banking yang sudah memiliki QR scanner seperti BCA, BRI, Mandiri, BNI, Sinarmas, Maybank, CIMB, dan lainnya.

BACA JUGA:  Walikota Batam Panggil Direktur RSKI Galang dan RSBP, Bantu Percepat Kesembuhan Pasien Covid-19

“Jika semua itu sudah dimiliki maka tinggal pakai. Pembayaran lewat kanal QRIS bisa dilakukan di mana saja dan kapan saja,” terangnya.

Usai memberikan sosialisasi, Zulkarnain mengajak pedagang praktik transaksi memakai QRIS. Dan saat itu pedagang mendaftar sejumlah 25 orang. (RWH)

Berita Terkait

MaxOne Batam Hadirkan Promo Free Flow Beer Sepanjang Oktober, Nikmati Prost dan Singaraja Selama Dua Jam
Diduga Ancam Pengusaha dengan Pemberitaan Negatif, Yusril Koto Diamankan Polisi
PLN Batam Ungkap Kronologi Blackout Batam-Bintan, Ini Empat Temuan Evaluasi
Batam-Penang Resmi Terhubung, Batik Air Malaysia Terbang Tiga Kali Sepekan
Bengkong Smiling Morning ke-16 Jadi Momentum Perkuat Silaturahmi Warga
Amsakar Minta Camat dan Lurah Rajin Turun ke Lapangan, Persoalan Warga Harus Cepat Ditangani
Pemko dan DPRD Batam Sepakati Pansus Dua Ranperda, Ketertiban Umum Jadi Sorotan
Ribuan Botol Miras Diduga Masuk dari Singapura, Polisi Telusuri Jalur ke Batam

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:16 WIB

MaxOne Batam Hadirkan Promo Free Flow Beer Sepanjang Oktober, Nikmati Prost dan Singaraja Selama Dua Jam

Senin, 19 Oktober 2026 - 12:51 WIB

Diduga Ancam Pengusaha dengan Pemberitaan Negatif, Yusril Koto Diamankan Polisi

Senin, 19 Oktober 2026 - 06:06 WIB

PLN Batam Ungkap Kronologi Blackout Batam-Bintan, Ini Empat Temuan Evaluasi

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:07 WIB

Batam-Penang Resmi Terhubung, Batik Air Malaysia Terbang Tiga Kali Sepekan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 12:05 WIB

Bengkong Smiling Morning ke-16 Jadi Momentum Perkuat Silaturahmi Warga

Berita Terbaru