Jelang Akhir Tahun, Harga Daging di Pasar TOS 3000 Stabil

- Publisher

Jumat, 16 Oktober 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(inikepri)

(inikepri)

Batam, inikepri.com – Menjelang memasuki akhir tahun, harga kebutuhan pokok seperti daging ayam dan sapi di Pasar Tos 3000 Jodoh Batam, Kota Batam, masih terbilang normal. Belum ada kenaikan yang signifikan, hanya saja terjadi penurunan penjualan diakibatkan lemahnya perekonomian oleh pandemi Covid-19 yang melanda.

Hal itu disampaikan oleh, salah satu pedagang berbagai daging di pasar Tos 3000 Jodoh Batam, Parlin.

Menurut Parlin, harga daging masih terbilang stabil. Yang menjadi faktor kenaikan dikarenakan tingkat kesusahan kapal yang masuk ke Batam.

BACA JUGA:  Penting, Destinasi dan Usaha Pariwisata Diminta Punya Sertifikat CHSE

“Masih stabil bang, belum ada kenaikan. Yang buat kenaikan biasanya, tingkat kesusahan kapal masuk ke Batam. Alhamdulillah sekarang sudah lancar, baik dari Kepulauan Riau (Kepri), daratan Sumatra, Jawa, Kalimantan, Surabaya maupun berbagai daerah lain,” kata Parlin, Jumat (16/10/2020) pagi.

Sementara, kata Parlin, harga daging ayam segar berada di angka Rp 34.000 ribu rupiah, naik dua ribu setelah dua minggu belakang ini berada di harga Rp 32.000 ribu rupiah.

Sedangkan daging ayam es, masih Parlin, harganya masih tetap yakni Rp 30.000 ribu rupiah per kilogram. Untuk harga daging sapi es berada di angka Rp 80.000 ribu rupiah per kilogram, turun lima ribu setelah sebelumnya Rp 85.000 ribu rupiah, dan daging sapi segar dijual seharga Rp 140.000 per kilogramnya.

BACA JUGA:  Gelar Raker 2022, FPTI Kepri Bertekad Lahirkan Atlet Berprestasi

“Untuk daging sapi, ada penurunan harga sampai saat ini,” ujarnya.

Dikatakannya, harga jual terpantau stabil namun tingkat penjualan berkurang. Ia juga mengeluhkan penurunan penjualan tersebut diakibatkan lemahnya perekonomian oleh pandemi.

BACA JUGA:  Sambangi Galang, Garnita Kepri Ajak Masyarakat Senam Sehat dan Bagikan Ratusan Masker

“Sejak ada corona ini, penjualan mulai berkurang. Tidak signifikan tapi cukup terasa. Karena kalau dibilang sepi, ya tidak juga, karena setiap hari pasti masyarakat banyak yang makan ayam dan daging. Para pedagang makanan juga masih order, namun dengan jumlah yang berkurang dari biasanya,” kata dia.

Pantauan di lokasi, kondisi pasar Tos 3000 Jodoh Batam terpantau sepi dan tidak banyak aktivitas transaksi. Sejumlah pedagang lainnya tampak bersantai sembari menunggu pembeli datang. (IS)

Berita Terkait

Salat Iduladha 1447 H di Batam Digelar di 1.020 Titik, Terpusat di Dataran Engku Putri
DPRD Batam Sebut Investasi AI Data Center Dorong Daya Saing dan Ekonomi Digital Daerah
Klarifikasi Pemko Batam: Tidak Ada Pernah Persetujuan Berjualan di ROW, Proses Penertiban Sesuai Aturan
PLN Batam-Equator Gate System Bangun Fondasi Ekosistem Digital Berbasis AI di Batam
Terkuak! Rumah Mewah di Sukajadi Batam Jadi Basis Judol Jaringan Filipina-Kamboja Omzet Diduga Rp10 Miliar
Kimia Farma Temui Keluarga Pasien Terkait Viral Pelayanan Klinik di Batam, Investigasi Internal Dilakukan
BP Batam Kawal Investasi Rp88 Triliun Pusat Data AI, Li Claudia Sebut Batam Siap Jadi Hub Digital Dunia
Ulang Tahun ke-54 Li Claudia Chandra, Ulik Mulyawan: Semoga Langkah Pengabdian Selalu Dimudahkan

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 18:57 WIB

Salat Iduladha 1447 H di Batam Digelar di 1.020 Titik, Terpusat di Dataran Engku Putri

Selasa, 26 Mei 2026 - 15:49 WIB

DPRD Batam Sebut Investasi AI Data Center Dorong Daya Saing dan Ekonomi Digital Daerah

Selasa, 26 Mei 2026 - 14:09 WIB

Klarifikasi Pemko Batam: Tidak Ada Pernah Persetujuan Berjualan di ROW, Proses Penertiban Sesuai Aturan

Selasa, 26 Mei 2026 - 11:50 WIB

PLN Batam-Equator Gate System Bangun Fondasi Ekosistem Digital Berbasis AI di Batam

Selasa, 26 Mei 2026 - 09:30 WIB

Terkuak! Rumah Mewah di Sukajadi Batam Jadi Basis Judol Jaringan Filipina-Kamboja Omzet Diduga Rp10 Miliar

Berita Terbaru