Kadinsos Batam Membantah Tudingan Petugas Gabungan Aniaya Penjual Tisu ‘Sun Go Kong’

- Publisher

Kamis, 27 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Batam, Leo Putra. Foto: Istimewa

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Batam, Leo Putra. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Muhammad Abdullah, pria penjual tisu yang dikenal dengan aksi kungfu khas ala “Sun Go Kong”nya di Simpang Jalan Layang Laluan Madani, Batam, diduga mengalami penganiayaan oleh petugas gabungan dari unsur Pemerintah Kota (Pemko) Batam.

Kejadian tersebut terjadi pada Rabu (26/3) sore dan menjadi perbincangan hangat setelah video insiden itu viral di media sosial.

Dalam video yang beredar, terlihat beberapa orang mencoba mengamankan Abdullah di tepi jalan. Peristiwa ini memicu reaksi publik yang mempertanyakan tindakan petugas di lapangan.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Batam, Leo Putra, membantah adanya kekerasan yang dilakukan oleh pihaknya selama menjalankan tugas penertiban. Pihaknya tidak pernah menggunakan kekerasan dalam menjalankan tugas sosial.

BACA JUGA:  Batam Jadi Tuan Rumah Latihan Maritim ASEAN–AS, Belasan Kapal Perang Dikerahkan

“Selama tujuh hingga delapan tahun saya di Dinsos, tidak pernah kami melakukan penertiban dengan pemukulan. Tidak ada dalam praktik kami bekerja untuk kesejahteraan sosial menggunakan kekerasan,” kata dia, Kamis (27/3).

Pihaknya bertugas menegakkan Peraturan Daerah (Perda) yang melarang aktivitas berjualan di jalan. Menurutnya, Abdullah telah berkali-kali diingatkan untuk tidak berjualan di simpang jalan, namun tetap bersikeras melanjutkan aktivitasnya.

“Kami sudah mengingatkan berulang kali agar tidak berjualan di jalan, tapi dia berkeras. Saat petugas melakukan penertiban sesuai SPT, terjadi interaksi yang akhirnya menjadi viral,” kata dia.

BACA JUGA:  Borong 5 Juara, TP-PKK Batam Harumkan Nama Kota di Jambore Kepri

Menurut Leo, insiden bermula ketika oenjual tisu itu menghentikan mobil ambulans milik Dinsos yang sedang melakukan razia. Abdullah disebut mengetuk pintu ambulans dan memulai konfrontasi dengan petugas.

“Dia datang pakai motor, diketoknya pintu ambulans Dinsos. Ketika ditanya kenapa, di situlah dia mulai memancing-mancing petugas agar terpancing emosi,” ujar Leo.

Leo membantah klaim bahwa petugas melakukan pengeroyokan. Ia menegaskan, tidak ada satu pun petugas Dinsos yang memukul atau terprovokasi oleh tindakan Abdullah meski dalam video itu terjadi tarik-menarik dan dorongan.

“Dia memancing petugas, bahkan mengajak duel, tapi tidak ada satu pun anggota saya yang terpancing. Kami menjalankan tugas sesuai prosedur,” kata Leo.

BACA JUGA:  PLN Batam Terus Tambah Kapasitas Pembangkit untuk Ketahanan Energi Batam

Dia menyebut Abdullah sempat melakukan aksi dramatis di tengah jalan hingga menyebabkan kemacetan. “Di video yang direkam staf saya, terlihat dia guling-guling di jalan hingga menghentikan mobil-mobil yang lewat. Bajunya robek dan entah bagaimana, kepalanya berdarah-darah lalu pergi ke rumah sakit,” lanjutnya.

Leo juga menuding Abdullah berusaha membangun narasi sebagai korban dengan memanfaatkan media. Ia mempertanyakan bukti yang menunjukkan adanya keterlibatan petugas dalam tindak kekerasan tersebut.

“Sekarang dia bermain sebagai korban di media. Kalau benar dikeroyok, tunjuk siapa petugas Dinsos yang melakukannya. Saya jamin, tidak ada satu pun yang memukul,” katanya.

Penulis : RP

Editor : IZ

Berita Terkait

250 WNA Digerebek di Baloi View Batam, Ratusan HP dan Laptop Diduga untuk Scamming
Sekda Batam Ingatkan Risiko Bencana di Kota Industri, RPBD Disiapkan Lebih Matang
Paskah 2026 di Batam, Amsakar–Li Claudia Ajak Warga Perkuat Solidaritas di Tengah Tantangan Kota
BP Batam Sambut Baik Kolaborasi Semarakkan Piala Dunia 2026
DPRD Batam Back Up Program Penataan Pasar, Fokus Sampah dan UMKM
Pemko Batam Perketat Pengawasan Tambang Pasir di Nongsa, Jaga Lingkungan dan Tata Ruang
BP Batam Percepat Layanan Izin Lingkungan Jadi 29 Hari, Dukung Kemudahan Investasi
Iman Sutiawan: Pernyataan Li Claudia Bentuk Kepedulian, Bukan Merendahkan

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 09:16 WIB

250 WNA Digerebek di Baloi View Batam, Ratusan HP dan Laptop Diduga untuk Scamming

Rabu, 6 Mei 2026 - 05:49 WIB

Sekda Batam Ingatkan Risiko Bencana di Kota Industri, RPBD Disiapkan Lebih Matang

Rabu, 6 Mei 2026 - 05:48 WIB

Paskah 2026 di Batam, Amsakar–Li Claudia Ajak Warga Perkuat Solidaritas di Tengah Tantangan Kota

Selasa, 5 Mei 2026 - 19:34 WIB

BP Batam Sambut Baik Kolaborasi Semarakkan Piala Dunia 2026

Selasa, 5 Mei 2026 - 19:05 WIB

DPRD Batam Back Up Program Penataan Pasar, Fokus Sampah dan UMKM

Berita Terbaru