Ketika GARPU dan BTN Menyemai Harapan di Tepi Kota

- Publisher

Sabtu, 17 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Para peserta sosialisasi bersama Pengurus GARPU Kota Batam dan perwakilan Bank BTN Syariah berpose penuh semangat usai kegiatan edukasi finansial dan pemberdayaan UMKM di Gozu Cafe, Sabtu (17/5/2025). Foto: INIKEPRI.COM

Para peserta sosialisasi bersama Pengurus GARPU Kota Batam dan perwakilan Bank BTN Syariah berpose penuh semangat usai kegiatan edukasi finansial dan pemberdayaan UMKM di Gozu Cafe, Sabtu (17/5/2025). Foto: INIKEPRI.COM

INIKEPRI.COM – Di sebuah sudut hangat bernama Gozu Cafe Merlion, di bawah langit teduh Kecamatan Batu Aji, mimpi-mimpi kecil kembali dihidupkan. Di antara cangkir kopi yang mendingin dan suara mikrofon yang bersahaja, Gerakan Restorasi Pedagang dan UMKM (GARPU) Kota Batam menggandeng Bank BTN Syariah dalam sebuah sosialisasi lintas harapan, tentang keuangan, rumah, dan masa depan.

Tak sekadar agenda biasa, kegiatan yang digelar pada Sabtu sore pukul 14.00 WIB ini menjadi jembatan antara penghidupan dan kebijakan — memperkenalkan UMKM pada dunia digital melalui pembayaran QRIS, memperluas akses pada Kredit Usaha Rakyat (KUR), membuka jalan ke rumah subsidi, serta memperkenalkan Nomor Induk Berusaha (NIB) dan sertifikasi halal sebagai pilar keberlangsungan usaha.

Di hadapan para pelaku usaha mikro dan kecil, sosialisasi itu menjadi semacam ritus pengetahuan baru: bahwa mengelola warung bukan hanya soal bertahan, tapi juga soal tumbuh — dengan modal, legalitas, dan keberanian bermimpi lebih jauh.

BACA JUGA:  'Tahun Baruan Bang Pietra', GARPU Ajak Warga Patam Lestari Nonton Bareng

Bonatua: “Ini Restorasi Rasa Percaya Diri untuk UMKM”

Ketua DPD GARPU Kota Batam, Bonatua Hutagalung, berdiri dengan keteduhan yang mantap. Di tengah para hadirin, ia menegaskan bahwa kegiatan ini adalah bagian dari gerakan yang lebih besar: gerakan yang merestorasi kepercayaan diri para pelaku UMKM, bukan hanya ekonomi mereka.

“Salah satu poin penting dalam sosialisasi ini adalah bagaimana Bank BTN Syariah membukakan pintu-pintu pemahaman. Banyak pelaku UMKM yang selama ini tidak tahu mereka bisa punya akses ke KUR, ke rumah KPR bersubsidi, atau ke sistem pembayaran digital seperti QRIS. Ini tentang membuka mata, bukan sekadar membuka rekening,” ujar Bonatua, penuh keyakinan.

Ia juga menyinggung betapa pentingnya rumah sebagai jangkar kehidupan. Dengan skema KPR Syariah, masyarakat bisa memiliki tempat tinggal sendiri, dengan mekanisme cicilan yang lebih manusiawi dan sesuai prinsip syariah.

BACA JUGA:  Amsakar: Kita Akan Terus Turun Lakukan Konsolidasi Penguatan Perjuangan

“Rumah bukan hanya bangunan, tapi simbol kestabilan. Bagi UMKM, kestabilan itu bisa menjadi titik awal berkembang,” tutupnya.

Bank BTN Syariah: Membuka Akses, Merawat Asa

Dari pihak BTN Syariah, Septia Rahmat, Kepala Cabang Pembantu Batu Aji, hadir dan menyampaikan bahwa sosialisasi ini merupakan bagian dari upaya menyentuh langsung masyarakat.

“Kami ingin membangun kepercayaan, memperkenalkan BTN Syariah bukan hanya sebagai bank, tapi sebagai mitra pertumbuhan,” ungkapnya.

“Khususnya untuk masyarakat berpenghasilan rendah dan tidak tetap, kami hadir dengan KPR Bersubsidi dan produk pembiayaan UMKM yang adaptif,” lanjutnya.

Lebih dari sekadar pengenalan produk, BTN Syariah berupaya menghadirkan edukasi keuangan — agar masyarakat bisa menyusun masa depan mereka dengan rencana yang lebih tertata, bukan sekadar bertumpu pada arus harian.

Solidaritas Komunitas, Mimpi yang Dibagi

Acara turut dihadiri jajaran pengurus GARPU, termasuk Ketua DPC Batu Aji Parlagutan Mora Oloan Siregar, Eva Siregar dari Divisi Investasi dan Perizinan GARPU, serta Didik, Plt. Sekretaris GARPU Kota Batam.

BACA JUGA:  Kak Dewi Digadang Calon Terkuat KNPI Kepri

Kehadiran mereka menjadi simbol bahwa ini bukan sekadar kegiatan institusi, melainkan gerakan akar rumput, tempat solidaritas tumbuh dan harapan dibagi.

Di ruang kecil yang penuh cahaya sore itu, tak ada podium megah. Hanya kalimat demi kalimat yang menjelaskan dunia baru bagi banyak orang: dunia di mana pedagang gorengan bisa punya rumah sendiri, atau tukang sablon bisa punya NIB dan sertifikat halal.

Dari Kafe ke Komitmen

Sosialisasi itu mungkin hanya berlangsung beberapa jam. Tapi jejaknya bisa jadi lebih lama. Bukan karena poster atau brosur yang dibagikan, melainkan karena pengakuan bahwa UMKM bukan sekadar ekonomi mikro, melainkan tulang punggung kota.

Di sinilah restorasi itu hidup: bukan hanya menyambung lidah pemerintah atau bank, tetapi menyambung kembali keberanian masyarakat kecil untuk bermimpi besar.

Penulis : IZ

Berita Terkait

BP Batam Jemput Bola, 11 Titik Banjir Langsung Disisir Setelah RDP DPR RI
BP Batam Kurangi Biaya Operasional Rutin, Perkuat Belanja Modal Produktif Demi Tingkatkan Pelayanan Investasi
Ranperda APBD 2025: Kekayaan Bersih Pemko Batam Capai Rp13,69 Triliun, Amsakar Beberkan Penyebabnya
Batam Bangun Jalan Baru Rp130 Miliar! Kemacetan di Batuaji hingga Bandara Bakal Berkurang, Ditarget Rampung 2029
Pemko Batam Siapkan Edaran Pembatasan Penggunaan Gawai bagi Anak, Orang Tua Diminta Lebih Waspada
Tablig Akbar 1 Muharram 1448 H, Amsakar Bacakan Puisi “Jabal Uhud” di Hadapan Ribuan Jemaah
Ditpam BP Batam Resmi Berada di Bawah Koordinasi Deputi Bidang Pelayanan Umum
Putus Mata Rantai Pencurian Aset Publik dan Vandalisme, BP Batam Teken Pakta Integritas Bersama Polda Kepri dan Pelaku Usaha Scrap

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:48 WIB

BP Batam Jemput Bola, 11 Titik Banjir Langsung Disisir Setelah RDP DPR RI

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:58 WIB

BP Batam Kurangi Biaya Operasional Rutin, Perkuat Belanja Modal Produktif Demi Tingkatkan Pelayanan Investasi

Jumat, 19 Juni 2026 - 07:36 WIB

Ranperda APBD 2025: Kekayaan Bersih Pemko Batam Capai Rp13,69 Triliun, Amsakar Beberkan Penyebabnya

Rabu, 17 Juni 2026 - 10:17 WIB

Batam Bangun Jalan Baru Rp130 Miliar! Kemacetan di Batuaji hingga Bandara Bakal Berkurang, Ditarget Rampung 2029

Rabu, 17 Juni 2026 - 08:14 WIB

Pemko Batam Siapkan Edaran Pembatasan Penggunaan Gawai bagi Anak, Orang Tua Diminta Lebih Waspada

Berita Terbaru