BP Batam Evaluasi Kerja Sama dengan PT BIB, Proyek Terminal Dua Bandara Hang Nadim Mandek

- Publisher

Rabu, 16 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Desain terminal 2 Bandara Hang Nadim. Foto: Istimewa

Desain terminal 2 Bandara Hang Nadim. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Proyek ambisius pengembangan Bandara Internasional Hang Nadim Batam kini berada dalam sorotan tajam. Badan Pengusahaan (BP) Batam memberi sinyal akan meninjau ulang kerja sama dengan PT Bandara Internasional Batam (BIB) menyusul molornya pembangunan Terminal Dua, salah satu proyek vital dalam transformasi bandara tersebut.

Hal ini mencuat dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara BP Batam dan Komisi VI DPR RI yang digelar di Jakarta belum lama ini. Kepala BP Batam Amsakar Achmad mengungkapkan bahwa sejak 2021 Bandara Hang Nadim tidak lagi dikelola oleh Badan Usaha Bandar Udara (BUBU), melainkan dialihkan kepada konsorsium PT BIB yang terdiri dari Incheon International Airport Corporation (Korea Selatan), Wijaya Karya (WIKA), dan Angkasa Pura I.

“Sudah empat tahun dikelola oleh konsorsium, namun kami tidak ingin terlalu menoleh ke belakang. Yang lebih penting sekarang adalah bagaimana menata ulang pengelolaan bandara ke depan,” kata Amsakar di hadapan anggota dewan.

BACA JUGA:  Amsakar Hadiri Rapat Koordinasi Nasional GARPU di Jakarta

Meski tidak merinci permasalahan yang dihadapi, Amsakar memberi isyarat bahwa sejumlah proyek penting—termasuk Terminal Dua—belum berjalan sesuai rencana, dan BP Batam kini sedang menyusun langkah penataan ulang sembari mengupayakan penambahan anggaran dari pusat.

Terminal Dua Belum Jelas, PT BIB Dapat Sorotan

PT BIB resmi mengelola Bandara Hang Nadim sejak 1 Juli 2022 untuk jangka waktu 25 tahun, dengan total investasi mencapai Rp6,9 triliun. Salah satu pilar utama dalam kesepakatan adalah pembangunan Terminal Penumpang Dua yang diperuntukkan bagi rute internasional, termasuk keberangkatan haji dan umrah. Proyek ini memiliki nilai investasi awal sebesar Rp2,4 triliun.

Pembangunan sempat dicanangkan melalui seremoni groundbreaking pada 30 Mei 2024, dengan janji rampung dalam dua tahun. Namun, sejak Agustus 2024, progres proyek mulai tersendat. Pikri Ilham Kurniansyah, yang kala itu masih menjabat sebagai Direktur Utama PT BIB, mengungkapkan bahwa kendala utama terletak pada belum rampungnya Detail Engineering Design (DED) proyek tersebut.

BACA JUGA:  Sambut Hari Raya Nyepi di Batam, Umat Hindu Gelar Pawai Ogoh-ogoh

“DED belum disetujui oleh tim engineering, dan itu menyebabkan keterlambatan,” ujar Pikri pada saat itu. Ia menambahkan bahwa desain melibatkan pihak luar negeri, sehingga prosesnya lebih kompleks.

Namun sejak itu, perkembangan proyek nyaris tidak terdengar. Bahkan pada Mei 2025, Pikri digantikan oleh Annang Sethia Budi sebagai Pejabat Sementara (Pjs) Direktur Utama PT BIB.

BP Batam Akan Kaji Ulang Perjanjian Konsesi

Kepala Biro Umum BP Batam Muhammad Taofan membenarkan bahwa pihaknya tengah melakukan kajian ulang terhadap kerja sama dengan PT BIB. Kajian ini didasarkan pada beberapa proyek yang tertunda, salah satunya Terminal Dua.

“Ada sejumlah kewajiban dalam perjanjian yang semestinya sudah dilaksanakan sejak lama. Ini menjadi perhatian pimpinan dan sedang kami evaluasi,” jelas Taofan di Batam pada Selasa (15/7/2025).

BACA JUGA:  Tenaga Pendidik Mulai Masuk, Walikota Batam Ajak jaga Kebersihan Sekolah

PT BIB Klaim Komitmen Masih Kuat

Menanggapi hal ini, Pjs Dirut PT BIB Annang Sethia Budi menyampaikan bahwa pihaknya tetap berkomitmen terhadap seluruh tanggung jawab proyek yang disepakati, mulai dari renovasi Terminal Satu, pembangunan Terminal Dua, pengembangan terminal kargo baru, hingga peningkatan rute penerbangan internasional.

“Fasilitas Terminal Satu sudah kami benahi, mulai dari lobi, check-in, area bagasi, hingga ruang tunggu penumpang. Kami pastikan kenyamanan meningkat,” tegas Annang.

Mengenai Terminal Dua, ia menjelaskan bahwa pembangunan fisik dijadwalkan dimulai pada 2026, dan saat ini PT BIB masih melakukan koordinasi intensif dengan jajaran baru di BP Batam. Pembangunan terminal kargo baru juga sedang diupayakan agar bisa segera operasional, sehingga terminal lama bisa dibongkar untuk memberi ruang bagi Terminal Dua.

Penulis : DI

Editor : IZ

Berita Terkait

Batam Bangun Jalan Baru Rp130 Miliar! Kemacetan di Batuaji hingga Bandara Bakal Berkurang, Ditarget Rampung 2029
Pemko Batam Siapkan Edaran Pembatasan Penggunaan Gawai bagi Anak, Orang Tua Diminta Lebih Waspada
Tablig Akbar 1 Muharram 1448 H, Amsakar Bacakan Puisi “Jabal Uhud” di Hadapan Ribuan Jemaah
Ditpam BP Batam Resmi Berada di Bawah Koordinasi Deputi Bidang Pelayanan Umum
Putus Mata Rantai Pencurian Aset Publik dan Vandalisme, BP Batam Teken Pakta Integritas Bersama Polda Kepri dan Pelaku Usaha Scrap
Orang Tua Wajib Tahu! Ada Bantuan Pendidikan dan Seragam Gratis dari Pemko Batam
Anwar Anas Ajak Warga Batam Jaga Fasilitas Umum dan Segera Laporkan Aksi Vandalisme
Penataan UMKM Mega Legenda: BP Batam Beri Tenggat hingga Akhir Tahun

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 10:17 WIB

Batam Bangun Jalan Baru Rp130 Miliar! Kemacetan di Batuaji hingga Bandara Bakal Berkurang, Ditarget Rampung 2029

Selasa, 16 Juni 2026 - 17:06 WIB

Tablig Akbar 1 Muharram 1448 H, Amsakar Bacakan Puisi “Jabal Uhud” di Hadapan Ribuan Jemaah

Senin, 15 Juni 2026 - 17:50 WIB

Ditpam BP Batam Resmi Berada di Bawah Koordinasi Deputi Bidang Pelayanan Umum

Senin, 15 Juni 2026 - 15:03 WIB

Putus Mata Rantai Pencurian Aset Publik dan Vandalisme, BP Batam Teken Pakta Integritas Bersama Polda Kepri dan Pelaku Usaha Scrap

Senin, 15 Juni 2026 - 13:00 WIB

Orang Tua Wajib Tahu! Ada Bantuan Pendidikan dan Seragam Gratis dari Pemko Batam

Berita Terbaru