Kebakaran Saat Goro di Batuaji, Pemko Batam Ingatkan Larangan Membakar Sampah

- Publisher

Selasa, 9 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra saat melaksanakan gotong royong beberapa waktu lalu. Foto: Media Center Batam

Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra saat melaksanakan gotong royong beberapa waktu lalu. Foto: Media Center Batam

INIKEPRI.COM – Pemerintah Kota Batam akan melakukan evaluasi menyeluruh menyusul insiden kebakaran yang terjadi saat kegiatan gotong royong di kawasan ROW Jalan SP Glory, Marina Green, Kelurahan Tanjung Uncang, Kecamatan Batuaji. Di sisi lain, pemerintah tetap mengapresiasi semangat masyarakat yang terlibat dalam menjaga kebersihan dan ketertiban lingkungan.

Pelaksana harian (Plh) Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, melalui Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Batam, Rudi Panjaitan, menyampaikan bahwa kegiatan gotong royong yang diinisiasi Forum Komunikasi RT dan RW Kecamatan Batuaji merupakan bagian dari tindak lanjut gerakan masyarakat untuk mewujudkan Batam yang bersih dan asri.

Namun demikian, pemerintah menyesalkan terjadinya pembakaran material bekas yang memicu kebakaran, mengganggu pasokan listrik, serta menimbulkan asap pekat yang berdampak terhadap aktivitas masyarakat di sekitar lokasi.

BACA JUGA:  Amsakar Luncurkan Bank Sampah Kecamatan Lubuk Baja

“Pemerintah Kota Batam mengapresiasi semangat gotong royong masyarakat dalam menjaga lingkungan. Namun demikian, kami mengingatkan bahwa kegiatan pembersihan lingkungan harus dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku dan tidak dilakukan dengan cara membakar sampah maupun material bekas di area terbuka,” ujar Rudi Panjaitan.

Ia menegaskan, Pemerintah Kota Batam telah menerbitkan Surat Edaran Wali Kota Batam Nomor 9 Tahun 2026 tentang Kesiapsiagaan Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Dalam surat edaran tersebut ditegaskan larangan membakar sampah maupun membersihkan lahan dengan cara dibakar.

Menurut Rudi, aturan tersebut diterbitkan sebagai langkah pencegahan terhadap potensi kebakaran sekaligus untuk melindungi masyarakat dari dampak polusi udara akibat pembakaran terbuka.

Selain itu, apabila ditemukan material yang diduga mengandung limbah atau bahan yang berpotensi membahayakan lingkungan, penanganannya harus dilakukan sesuai prosedur dan melibatkan instansi teknis terkait, termasuk Dinas Lingkungan Hidup.

BACA JUGA:  Warga Batuampar Terima Bantuan 16.999 Paket Sembako

“Pemerintah Kota Batam mengimbau agar setiap temuan material yang diduga merupakan limbah atau memiliki potensi membahayakan lingkungan tidak ditangani dengan cara dibakar. Penanganannya harus melalui mekanisme yang sesuai agar tidak menimbulkan dampak lanjutan terhadap lingkungan maupun kesehatan masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Ketua Forum Komunikasi RT/RW Kecamatan Batuaji, Rahmat, mengaku terkejut dengan peristiwa tersebut. Menurutnya, setelah membersihkan tumpukan material, para peserta gotong royong melanjutkan kegiatan pembersihan di salah satu rumah ibadah yang berada tidak jauh dari lokasi.

“Tiba-tiba terlihat asap sudah membubung tinggi dan pekat. Kami langsung berkoordinasi dengan pihak Kecamatan Batuaji untuk menghubungi petugas pemadam kebakaran agar segera memadamkan api yang membakar material tersebut,” ujarnya.

BACA JUGA:  GPK Kepri Ajak Masyarakat Sukseskan Pemilu 2024

Rudi menambahkan, Pemerintah Kota Batam akan melakukan evaluasi bersama pihak kecamatan, kelurahan, serta instansi terkait agar kegiatan gotong royong dan penataan lingkungan ke depan dapat berjalan lebih tertib, aman, dan sesuai ketentuan.

Pemerintah Kota Batam juga mengajak masyarakat untuk terus berpartisipasi menjaga kebersihan lingkungan secara bertanggung jawab serta segera melaporkan apabila menemukan aktivitas pembuangan limbah, penumpukan material scrap, maupun pemanfaatan kawasan ROW yang tidak sesuai peruntukannya.

“Penataan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat harus dibangun dengan tetap mengedepankan keselamatan, kepatuhan terhadap aturan, serta perlindungan terhadap lingkungan hidup,” tutup Rudi.

Penulis : DI

Editor : IZ

Berita Terkait

PLN Batam Gerak Cepat Atasi Listrik Padam di Kavling Senjulung, Gardu Baru Resmi Beroperasi
Tingkatkan Keselamatan dan Kenyamanan, BP Batam Lakukan Rekonstruksi Jalan Gajah Mada
Amsakar-Li Claudia Ajak Warga Meriahkan Pawai Pembangunan HUT RI ke-81 di Batam
Anwar Anas Nilai SPPG Polda Kepri Layak Jadi Role Model Nasional Program MBG
Sinergi BP Batam, Panbil Group, dan PLN Batam Dukung KEK Tanjung Sauh Sebagai Hub Energi Baru
Semarak Hari Kebaya Nasional 2026, PIKORI BP Batam Ajak Perempuan Lestarikan Budaya Bangsa
Tiga Siswa SMAN 2 Batam Lolos Paskibra 2026, Siap Kibarkan Merah Putih di Tingkat Provinsi dan Kota
DBG Pilih Batam sebagai Basis Asia Tenggara, BP Batam Tegaskan Layanan Investor 24/7

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 07:13 WIB

PLN Batam Gerak Cepat Atasi Listrik Padam di Kavling Senjulung, Gardu Baru Resmi Beroperasi

Sabtu, 25 Juli 2026 - 07:03 WIB

Tingkatkan Keselamatan dan Kenyamanan, BP Batam Lakukan Rekonstruksi Jalan Gajah Mada

Jumat, 24 Juli 2026 - 12:57 WIB

Amsakar-Li Claudia Ajak Warga Meriahkan Pawai Pembangunan HUT RI ke-81 di Batam

Jumat, 24 Juli 2026 - 11:13 WIB

Anwar Anas Nilai SPPG Polda Kepri Layak Jadi Role Model Nasional Program MBG

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:52 WIB

Sinergi BP Batam, Panbil Group, dan PLN Batam Dukung KEK Tanjung Sauh Sebagai Hub Energi Baru

Berita Terbaru