INIKEPRI.COM – Pemerintah Kota Batam mencatat total aset daerah mencapai Rp13,72 triliun hingga 31 Desember 2025. Nilai tersebut mengalami kenaikan sebesar 5,55 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Peningkatan nilai aset daerah itu disampaikan Wali Kota Batam Amsakar Achmad saat memberikan penjelasan atas Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kota Batam Tahun Anggaran 2025.
Menurut Amsakar, kenaikan aset daerah dipengaruhi oleh sejumlah faktor, di antaranya penambahan aset tetap yang berasal dari belanja modal, penyesuaian nilai aset, serta penerimaan hibah dari kementerian maupun pihak lainnya.
“Terjadi kenaikan sebesar 5,55 persen dibandingkan tahun lalu. Kenaikan ini disebabkan antara lain karena adanya penambahan aset tetap dari belanja modal, penyesuaian nilai aset, penerimaan hibah dari kementerian, dan hibah dari pihak lainnya,” ujar Amsakar.
Selain mencatat pertumbuhan aset, Pemerintah Kota Batam juga memiliki kewajiban sebesar Rp27,61 miliar. Sementara itu, nilai ekuitas atau kekayaan bersih pemerintah daerah tercatat mencapai Rp13,69 triliun.
Amsakar menjelaskan, nilai ekuitas daerah juga mengalami peningkatan yang cukup signifikan sepanjang tahun 2025. Tercatat, ekuitas pemerintah daerah bertambah sebesar Rp718,6 miliar dibandingkan tahun sebelumnya.
“Terjadi kenaikan ekuitas sebesar Rp718,6 miliar disebabkan antara lain karena adanya kenaikan kas dan aset lain-lainnya,” katanya.
Laporan mengenai aset, kewajiban, dan ekuitas tersebut menjadi bagian dari dokumen pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 yang disampaikan Pemerintah Kota Batam kepada DPRD Kota Batam.
Menurut Amsakar, peningkatan nilai kekayaan daerah mencerminkan perkembangan positif dalam pengelolaan aset pemerintah sekaligus menunjukkan kemampuan daerah dalam memperkuat fondasi keuangan.
Ia berharap pengelolaan keuangan dan aset daerah yang semakin baik dapat menjadi modal penting dalam mendukung percepatan pembangunan serta peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Dengan nilai aset yang terus bertumbuh, Pemerintah Kota Batam optimistis kapasitas fiskal daerah akan semakin kuat sehingga mampu menopang berbagai program pembangunan yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat dan penguatan daya saing Kota Batam sebagai pusat pertumbuhan ekonomi di Kepulauan Riau.
Penulis : RP
Editor : IZ

















