Dianiaya, ABK Asal Indonesia Meninggal di Kapal Ikan China. Mayat Disimpan di Lemari Pendingin Sejak 29 Juni!

- Admin

Rabu, 8 Juli 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Batam, inikepri.com – Anak Buah Kapal (ABK) berwarga Negara Indonesia yang disiksa sampai meninggal di kapal ikan China, Lu Huang Yuan Yu 117 dan 118 berbendera China bernama Hasan Afriadi, asli warga Lampung indonesia.

Mayat ABK Indonesia yang disimpan dalam lemari pendingin

WNI disiksa dan meninggal dunia dalam diatas kapal semenjak tanggal 29 Juni 2020 lalu, dan jenazah disimpan dalam mesin pendingin.

Baca Juga :  Milad PWP Batam ke-30, Warga Dihibur Pagelaran Wayang Kulit Semalam Suntuk

Kapolda Kepri, Irjen Aris Budiman mengatakan, ada sekitar 10 WNI diatas kapal dan awak kapal disiksa diatas kapal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Selain warga negara Indonesia, ada juga 15 WNA Philipina yang mengalami nasib sama. Dimana mereka juga mengalami penyiksaan oleh WNA China,” kata Aris.

Baca Juga :  ABK Kapal China Asal Demak Menceritakan Realitanya : Dipaksa Makan Babi dan Dipanggil Laowei (Orang Rendahan)

Sebelumnya dikabarkan KRI Mubara 868 mengamankan dua kapal ikan berbendera China, Rabu (8/7).

Kapal ikan China yang diamankan ke Lanal Batam

Berdasarkan kabar dua kapal ikan tersebut ditangkap di laut Traffic Separation Scheme (TSS) perbatasan Indonesia-Malaysia, Pulau Rupat sekitar pukul 12.30 WIB.

Dua kapal penangkap ikan, Lu Huang Yuan Yu 118 dan Lu Huang Yuan 117 dibawa ke Lanal Batam. (Rina)

Berita Terkait

PLN Batam Bersama Kejati Kepri Serahkan Kurban Sapi Kepada Masyarakat
Bea Cukai Batam Gagalkan Penyelundupan Suku Cadang Bekas dari Luar Negeri
Maju di Pilwako Batam, Li Claudia Chandra dapat Dukungan dari Relawan Sei Beduk
PT. Nusa Persada Alpenna Terus Berinovasi, Olah Limbah Kayu Jadi Material Bermanfaat
Ansar Apresiasi UIS Lahirkan Sumber Daya Manusia Andal Kepulauan Riau
Bikers Subuhan Batam dan Pejuang Subuh Nongsa Bersama Polda Kepri Melaksanakan Salat Subuh Berjamaah di Masjid Al Halim Polda Kepri
Nama Amsakar Achmad Kembali Dicatut untuk Modus Penipuan
LAZISMU Kepulauan Riau Bersama Muallaf Center Hinterland Barelang Kembali Melakukan Kegiatan Pembinaan MualafMU
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 13 Juni 2024 - 14:39 WIB

PLN Batam Bersama Kejati Kepri Serahkan Kurban Sapi Kepada Masyarakat

Kamis, 13 Juni 2024 - 07:22 WIB

Bea Cukai Batam Gagalkan Penyelundupan Suku Cadang Bekas dari Luar Negeri

Rabu, 12 Juni 2024 - 07:34 WIB

PT. Nusa Persada Alpenna Terus Berinovasi, Olah Limbah Kayu Jadi Material Bermanfaat

Rabu, 12 Juni 2024 - 07:27 WIB

Ansar Apresiasi UIS Lahirkan Sumber Daya Manusia Andal Kepulauan Riau

Senin, 10 Juni 2024 - 13:54 WIB

Bikers Subuhan Batam dan Pejuang Subuh Nongsa Bersama Polda Kepri Melaksanakan Salat Subuh Berjamaah di Masjid Al Halim Polda Kepri

Senin, 10 Juni 2024 - 07:47 WIB

Nama Amsakar Achmad Kembali Dicatut untuk Modus Penipuan

Senin, 10 Juni 2024 - 07:45 WIB

LAZISMU Kepulauan Riau Bersama Muallaf Center Hinterland Barelang Kembali Melakukan Kegiatan Pembinaan MualafMU

Senin, 10 Juni 2024 - 07:40 WIB

Masyarakat Perumahan Modena Regency Batam Antusias Simak Program Strategis Gubernur Ansar

Berita Terbaru