Serupa Pilpres Jokowi Vs Prabowo, Begitu Kata Warga Asing Sebut Pemilu AS 2020

- Publisher

Kamis, 5 November 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trump-Biden (ist)

Trump-Biden (ist)

Batam, inikepri.com – Seorang dosen dan pengamat Asia Tenggara di Australian National University mengomentari cuitan pengguna Twitter yang mengatakan, pemilu AS yang mempertemukan Donald Trump dan Joe Biden mirip dengan pemilihan presiden di Indonesia.

Hal ini bermula dari cuitan seorang Kepala Biro Washington untuk media Australia bernama David Lipson.

Lewat akun Twitter-nya @davidlipson dia mengatakan “Saat ini terasa seperti politik Indonesia”.

Cuitan dari Lipson kemudian mendapat reaksi dari Ross Tapsell yang merupakan dosen di Australian National University (ANU). Bagi Taspell, apa yang terjadi saat ini belum bisa dibilang sama jika Donald Trump belum diangkat jadi Menteri Pertahanan jika pemilu AS dimenangkan oleh Biden.

BACA JUGA:  Haru! Hanya Terhalang Sekat, Dua Tentara Beda Agama Ini Beribadah Bersamaan dengan Khusyuk

“Benar. Tapi ini belum seperti politik Indonesia yang sebenarnya. Kecuali Trump menjadi Menteri Pertahanan Biden,” tulis @RossTapsell.

Hingga saat ini, berdasarkan hasil survei dari AP posisi Joe Biden berada di atas angin dengan jumlah electoral collage 264 — hampir menyentuh 270 apabila dia membuat peta Nevada menjadi biru pekat.

Posisi menjanjikan ini dicapai oleh Biden setelah memenangkan negara bagian Wisconsin dan Michigan.

Sementara itu, Donald Trump masih mengumpulkan 214 electoral collage dengan posisi unggul sementara di 4 negara bagian sisa versi AP pada pemilu AS. Yaitu, Pennsylvania, North Carolina, Georgia dan Alaska.

BACA JUGA:  Iran : Tangkap Trump!

Mantan Wakil Presiden Joe Biden unggul di Pemilu Amerika Serikat (AS) 2020. Dia kini hanya butuh memenangkan satu negara bagian, yakni Nevada.

Nevada memiliki enam suara elektoral. Jika Biden menang, maka dia mendapatkan total 270 elektoral dari seluruh negara bagian. Saat ini, Joe Biden sudah unggul di Nevada.

Berdasarkan data AP, Joe Biden berhasil membalikan keadaan di Michigan dan Wisconsin yang sebelumnya dikuasai Donald Trump. Tim Trump sedang berupaya mengadakan hitung ulang (recount).

BACA JUGA:  Hasil Sementara Pilpres AS: Biden Makin Unggul, Tinggal 6 Suara Jadi Presiden USA

Masih ada beberapa negara bagian vital lain yang hasilnya belum jelas, yaitu Pennsylvania, North Carolina, dan Georgia. Sementara Trump masih unggul di empat negara bagian tersebut.

Beberapa media AS telah menyatakan Arizona dimenangkan oleh Joe Biden, tetapi kubu Donald Trump optimistis Arizona pada akhirnya akan dimenangkan oleh Trump setelah perhitungan lengkap selesai.

Tim Joe Biden sudah yakin bahwa kubu mereka akan menang di Pemilu AS 2020. Rencananya, Donald Trump akan membawa sengketa pemilu ini ke Mahkamah Agung. (RM/Liputan6)

Berita Terkait

Polisi Dubai Tambah Lamborghini Temerario Hybrid, Jadi Mobil Patroli Pariwisata
Kabut Asap Karhutla RI Memburuk, Sejumlah Sekolah di Malaysia Ditutup
Kabut Asap Memburuk, Raja Malaysia Imbau Sekolah di Wilayah Terdampak Ditutup
Tampil di Tech Week Singapore 2026, Batam Tawarkan Ekosistem Data Centre Terintegrasi
Lima Bulan di Rusia, Rendi Pemuda Natuna Dikabarkan Gugur Dihantam Drone Ukraina
Delegasi Indonesia Walk Out Saat Netanyahu Naik ke Podium Sidang PBB
Obama Bicara soal AI jika Maju Capres AS 2028: Anak-anak Harus Dilindungi
BP Batam Perkuat Promosi KEK Pariwisata Kesehatan Internasional Batam di Medical Fair 2026

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:40 WIB

Polisi Dubai Tambah Lamborghini Temerario Hybrid, Jadi Mobil Patroli Pariwisata

Minggu, 11 Oktober 2026 - 15:43 WIB

Kabut Asap Karhutla RI Memburuk, Sejumlah Sekolah di Malaysia Ditutup

Jumat, 9 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Kabut Asap Memburuk, Raja Malaysia Imbau Sekolah di Wilayah Terdampak Ditutup

Kamis, 1 Oktober 2026 - 08:23 WIB

Tampil di Tech Week Singapore 2026, Batam Tawarkan Ekosistem Data Centre Terintegrasi

Selasa, 29 September 2026 - 10:36 WIB

Lima Bulan di Rusia, Rendi Pemuda Natuna Dikabarkan Gugur Dihantam Drone Ukraina

Berita Terbaru