Jumat, 22 Januari 2021
log
30 Nov 2020
(HeikoAL via Pixabay)
(HeikoAL via Pixabay)

INIKEPRI.COM – Belakangan ini, penipuan di aplikasi perpesanan populer, WhatsApp kembali muncul. Melalui modus One-Time-Password (OTP), penipuan ini kembali menyeruak di berbagai negara seperti India dan terutama di Indonesia.

Modusnya masih sama atau hampir mirip, seperti menyamar sebagai teman atau orang lain yang tanpa sengaja mengirim kode OTP yang berisi 6 digit angka ke nomor telepon yang salah, ke nomor korban.

Kemudian, pelaku meminta korban untuk memberikan kode OTP itu sehingga dapat menyelesaikan transaksi yang sedang dilakukannya. Padahal, saat itu penipu sedang berusaha melakukan login akun WhatsApp dengan menggunakan nomor telepon korban.

Apabila korban memberikan nomor OTP kepada pelaku, maka berhasil akun WhatsApp diambil alih. Korban tidak bisa lagi mengakses akun WhatsApp-nya.

Alfons Tanujaya,, Pakar keamanan siber dari perusahaan anti-virus Vaksincom, mengungkapkan sudah sejak lama para ahli keamanan siber memperingatkan kepada pengguna WhatsApp atau layanan lainnya untuk tidak pernah membagikan One-Time-Password dengan siapapun.

“Tapi, banyak yang menjadi korban dengan trik social engineering yang dimainkan oleh penipu itu, sehingga dapat mempengaruhi korban dan memberikan informasi sensitif tersebut,” jelasnya, dikutip dari Kumparan.com, Jumat (27/11/2020).

Untuk langkah antisipasi, Alfons selalu menyarankan kepada pengguna WhatsApp untuk mengaktifkan “verifikasi dua langkah” atau two-step verification. 

Lalu bagaimana cara mengaktifkan fitur ini? Berikut langkahnya:

5 1 vote
Article Rating
Jangan Lewatkan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Batam

Trending

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x