Susul Tiga Kecamatan Hinterland, Kini Batuampar Berstatus Hijau

- Publisher

Jumat, 26 Februari 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(ist)

(ist)

INIKEPRI.COM – Penanganan Covid-19 di Kota Batam semakin menunjukkan hasil yang baik. Terbaru, Kecamatan Batuampar telah berstatus hijau atau nol kasus. Capaian ini menambah jumlah dengan status yang sama menjadi empat kecamatan. Tiga kecamatan lainnya yakni; Bulang, Belakangpadang dan Galang.

Sementara itu kecamatan lain umumnya berstatus kuning. Hanya satu yang berstatus merah yakni Kecamatan Batam Kota dengan jumlah kasus yang masih dirawat sebanyak 23 orang.

BACA JUGA:  Marlin Ajak Milenial Sumbang Ide untuk Kemajuan Dekranasda Kota Batam

Wakil Wali Kota Batam menyambut dengan rasa syukur perkembangan ini. Menurut dia, capaian tersebut tak lepas dari kerja bersama semua pihak. Dan ia berharap agar upaya penanganan Covid-19 terus dilakukan sehingga Batam benar-benar bebas dari Covid-19.

“Perkembangan yang baik ini artinya peran kita berdampak positif, mari tingkatkan lagi protokol kesehatan agar pandemi segera berlalu,” ajaknya.

Amsakar menyebutkan salah satu program yang digalakkan di Batam guna menekan penyebaran Covid-19 adalah Kampung Tangguh oleh TNI-Polri. Kampung Tangguh merupakan program pencegahan Covid-19 berbasis masyarakat.

BACA JUGA:  Peringatan! Petugas Tegur Warga Tak Pakai Masker, Rabu Sudah Mulai Ada Sanksi

“Bagusnya penanganan Covid-19 salah satunya merupakan kontribusi program kampung tangguh ini. Saya sampaikan terimakasih banyak kepada TNI-Polri,” katanya.

Tidak lupa ia menyampaikan apresiasi kepada tenaga medis, baik dokter hingga perawat yang sejak awal telah bertungkus lumus menangani pandemi ini. “Sehingga hari ini tingkat kesembuhan semakin tinggi sementara jumlah yang terpapar semakin dapat ditekan,” katanya.

BACA JUGA:  Wujudkan Batam Modern dan Sejahtera, Ketua DPRD Batam Nuryanto Ajak Warga Jaga Persatuan dan Kesatuan

Walau demikian, ia berharap semua pihak tidak cepat berpuas diri. Kerja bersama menangani pandemi ini masih terus diperlukan hingga Batam benar-benar terbebas dari penyakit yang disebabkan coronavirus jenis baru yang disebut dengan novel coronavirus 2019 (2019-nCoV).

“Sembari program vaksinasi dilakukan sekarang, mari tetap terapkan prokes pencegahan Covid-19 dalam keseharian kita,” harap dia. (AFP)

Berita Terkait

Batam-Penang Resmi Terhubung, Batik Air Malaysia Terbang Tiga Kali Sepekan
Bengkong Smiling Morning ke-16 Jadi Momentum Perkuat Silaturahmi Warga
Amsakar Minta Camat dan Lurah Rajin Turun ke Lapangan, Persoalan Warga Harus Cepat Ditangani
Pemko dan DPRD Batam Sepakati Pansus Dua Ranperda, Ketertiban Umum Jadi Sorotan
Ribuan Botol Miras Diduga Masuk dari Singapura, Polisi Telusuri Jalur ke Batam
BP Batam Perbaiki Jalan Gajah Mada Jalur Sei Ladi: Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Mulai 18 Oktober 2026
BP Batam Ajak Masyarakat Waspada terhadap Dampak Kabut Asap
Optimalisasi Pasokan Air Bagi Warga, Ini Langkah BP Batam

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:07 WIB

Batam-Penang Resmi Terhubung, Batik Air Malaysia Terbang Tiga Kali Sepekan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 12:05 WIB

Bengkong Smiling Morning ke-16 Jadi Momentum Perkuat Silaturahmi Warga

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:07 WIB

Amsakar Minta Camat dan Lurah Rajin Turun ke Lapangan, Persoalan Warga Harus Cepat Ditangani

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 07:45 WIB

Pemko dan DPRD Batam Sepakati Pansus Dua Ranperda, Ketertiban Umum Jadi Sorotan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:27 WIB

Ribuan Botol Miras Diduga Masuk dari Singapura, Polisi Telusuri Jalur ke Batam

Berita Terbaru