Asrama Haji Batam Disiapkan Untuk Karantina PMI

- Publisher

Selasa, 20 April 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(ist)

(ist)

INIKEPRI.COM – Pemerintah Kota (Pemko) Batam kembali menyiapkan asrama haji dan seluruh potensi yang ada untuk mengarantina pekerja migran Indonesia dari Malaysia dan Singapura, demi memutus mata rantai penularan COVID-19.

Hal itu dikatakan oleh Wali Kota Batam Muhammad Rudi, disitat dari laman Antara, Selasa (20/4/2021).

“Kami siapkan asrama haji, Rusun yang dikelola BP Batam, Rusun yang dikelola Pemkot Batam, Bapelkes, Tumenggung Abdul Jamal juga bisa difungsikan. Kalau PMI yang datang meningkat, banyak tempat kosong bisa dipakai,” kata Rudi.

BACA JUGA:  Mayat Pria Ditemukan di Dekat Jembatan Bengkong Sadai, Siapa Kenal?

Rudi menjelaskan kapasitas sejumlah tempat karantina yang bisa disiapkan itu mampu menampung hingga ribuan PMI.

Pemko Batam masih belum mendapatkan informasi jumlah PMI yang pulang ke Tanah Air melalui daerah setempat. Namun, Rudi memastikan aturan Kementerian Kesehatan mengenai kedatangan PMI harus dipatuhi.

Setiap PMI yang tiba di Batam harus menjalani tes usap COVID-19, apabila positif langsung dirawat di RSKI Pulau Galang.

Jika negatif, PMI tetap harus menjalani karantina selama lima hari, dan melanjutkan tes usap kedua. Apabila tetap negatif, maka diperbolehkan melanjutkan perjalanan. Sebaliknya, apabila positif maka harus mendapatkan perawatan terlebih dulu.

BACA JUGA:  Batam Dominasi Struktur Ekonomi Provinsi Kepulauan Riau, Sumbang 66 Persen Total PDRB

Karenanya Pemko Batam harus menyiapkan banyak lokasi karantina bagi PMI tersebut.

Pemko Batam, lanjut dia, juga memastikan seluruh rumah sakit siap merawat PMI, apabila dinyatakan positif COVID-19.

“Rumah sakit dari awal disiapkan. Rumah sakit pemerintah dan swasta terdapat 1.570 tempat tidur, masih cukup. Itu buat yang sakit, buat yang tanpa gejala di RSKI,” katanya.

BACA JUGA:  Prakiraan Cuaca Batam Hari Ini, Minggu (25/5/2025): Hujan Ringan di Pagi Hari, Cerah Berawan Menjelang Siang

Selain itu, Rudi juga memastikan ketersediaan reagen dan kesiapan PCR untuk memeriksakan kesehatan tiap PMI yang tiba di daerah setempat.

“Jangan sampai PMI yang pulang 1.000 orang, reagen yang tersedia 200, ujung-ujungnya dilepas (tanpa pemeriksaan). Tadi saya cek, reagen masih cukup untuk sepekan. Janji BNPB, minta berapa pun dikasih,” jelas Rudi, yang juga kepala BP Batam ini.

Dalam kesempatan itu, ia mengatakan pihaknya membentuk Satuan Tugas Penanganan PMI, sesuai arahan Kepala BNPB Doni Monardo. (AFP)

Berita Terkait

Dikembangkan Terintegrasi, Tanjung Banon Siap Jadi Magnet Investasi di Batam
Diskominfo Batam Tegaskan Proses Kerja Sama Media 2026 Transparan dan Berjalan Normal
Investasi Digital Menguat, BP Batam Dukung Proyek Pusat Data DayOne-PLN Batam
Tim Terpadu Kota Batam Tertibkan Bangunan Ilegal di Kelurahan Sei Binti
Sagulung Juara Umum MTQH XXXIV Batam, Amsakar: Bukan Sekadar Lomba, Tapi Menghidupkan Nilai Qurani
Amsakar Berangkat Haji 21 Mei 2026, Tabungan 25 Tahun untuk Wujudkan Niat ke Tanah Suci
Kepala BP Batam Jadi Narasumber Kuliah Kerja Pasis Seskoau Tahun 2026
Amsakar dan Li Claudia Lepas Jemaah Haji Batam, Minta Doa untuk Kemajuan Kota

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 08:00 WIB

Dikembangkan Terintegrasi, Tanjung Banon Siap Jadi Magnet Investasi di Batam

Sabtu, 18 April 2026 - 07:15 WIB

Diskominfo Batam Tegaskan Proses Kerja Sama Media 2026 Transparan dan Berjalan Normal

Jumat, 17 April 2026 - 12:03 WIB

Tim Terpadu Kota Batam Tertibkan Bangunan Ilegal di Kelurahan Sei Binti

Jumat, 17 April 2026 - 07:00 WIB

Sagulung Juara Umum MTQH XXXIV Batam, Amsakar: Bukan Sekadar Lomba, Tapi Menghidupkan Nilai Qurani

Jumat, 17 April 2026 - 06:52 WIB

Amsakar Berangkat Haji 21 Mei 2026, Tabungan 25 Tahun untuk Wujudkan Niat ke Tanah Suci

Berita Terbaru