BRGM Targetkan Rehabilitasi Mangrove 4.617 Hektare di Kepri

- Publisher

Selasa, 27 April 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Antara Foto)

(Antara Foto)

INIKEPRI.COM – Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM) menargetkan pada 2021 melakukan rehabilitasi mangrove di Provinsi Kepulauan Riau seluas 4.617 hektare.

Kepala BRGM Hartono, dilansir dari Antara, menyatakan dari total sebaran luasan mangrove di Indonesia seluas 3.311.207 hektare, sebaran luasan mangrove di Provinsi Kepulauan Riau mencapai 69.042 hektare, baik yang masih dalam kondisi baik maupun kritis.

Peran provinsi Kepulauan Riau dalam Rehabilitasi Mangrove signifikan. Untuk Kepri tahun ini kami akan fokus pada area kelola yang sudah disusun PDASHL yaitu di Sei Jang Duriangkang seluas 4.617 hektare,” ujarnya melalui keterangan tertulis di Jakarta, Senin 26 April 2021.

BACA JUGA:  Mutasi di Polda Kepri, Ini Daftarnya

Sampai sejauh ini, tambahnya, ada enam kelompok masyarakat di Bintan dan Kepulauan Riau yang berpotensi untuk terlibat dalam pelaksanaan rehabilitasi ekosistem mangrove.

Ekosistem mangrove merupakan sumber daya lahan basah wilayah pesisir dan sistem penyangga kehidupan yang bernilai tinggi dalam menyediakan sumber daya ekologi, hayati, penyerap karbon dan jasa wisata.

Kepala BRGM berharap rehabilitasi mangrove ini mendapat dukungan dari pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten hingga pemerintah desa. Masyarakat juga turut berpartisipasi dalam melakukan upaya-upaya rehabilitasi yang diamanatkan Presiden.

BACA JUGA:  Infrastruktur Jalan Pulau Penyengat Tuntas, Gubernur Ansar Siapkan Pembangunan Tugu Bahasa

Lahan mangrove yang akan direhabilitasi adalah mangrove kritis yang kondisinya beragam, ada yang merupakan areal tambak/bekas tambak, habitat mangrove terabrasi, serta tanah timbul atau kosong.

“Rehabilitasi ekosistem mangrove mutlak harus jadi perhatian bersama, perlu sinergi antar institusi pemerintah dan antar pemangku kepentingan. Rehabilitasi mangrove juga harus berkontribusi dalam meningkatkan kualitas lingkungan dan perekonomian masyarakat” kata Hartono saat kunjungan kerja ke Provinsi Kepri.

BACA JUGA:  Kepri Dicanangkan Jadi Pelopor Kopdes Merah Putih Berbasis Agro Maritim

Sementara itu secara nasional BRGM berupaya mempercepat pemulihan dan pengembalian fungsi hidrologis gambut yang rusak pada areal restorasi gambut di Provinsi Riau, Provinsi Jambi, Provinsi Sumatera Selatan, Provinsi Kalimantan Barat, Provinsi Kalimantan Tengah, Provinsi Kalimantan Selatan dan Provinsi Papua.

Sedangkan percepatan pelaksanaan rehabilitasi mangrove pada areal rehabilitasi mangrove meliputi Provinsi Sumatera Utara, Provinsi Riau, Provinsi Kepulauan Riau, Provinsi Bangka Belitung, Provinsi Kalimantan Barat, Provinsi Kalimantan Timur, Provinsi Kalimantan Utara, Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat. (ET/Antara)

Berita Terkait

Dikembangkan Terintegrasi, Tanjung Banon Siap Jadi Magnet Investasi di Batam
Ikuti Arahan Pusat, Natuna Kaji Penerapan WFH untuk ASN, Cen Sui Lan: Pelayanan Publik Tak Boleh Terganggu
Prakiraan Cuaca Kepri 18 April: Hujan Ringan Masih Mengintai
Diskominfo Batam Tegaskan Proses Kerja Sama Media 2026 Transparan dan Berjalan Normal
KPDN dan Raja Mustakim Hadir untuk Sintia Bella, Bantuan Capai Rp10 Juta
Investasi Digital Menguat, BP Batam Dukung Proyek Pusat Data DayOne-PLN Batam
Tim Terpadu Kota Batam Tertibkan Bangunan Ilegal di Kelurahan Sei Binti
Bupati Cen Sui Lan Dorong Percepatan Sertifikasi Tanah, Perkuat Sinergi dengan BPN

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 08:00 WIB

Dikembangkan Terintegrasi, Tanjung Banon Siap Jadi Magnet Investasi di Batam

Sabtu, 18 April 2026 - 07:40 WIB

Ikuti Arahan Pusat, Natuna Kaji Penerapan WFH untuk ASN, Cen Sui Lan: Pelayanan Publik Tak Boleh Terganggu

Sabtu, 18 April 2026 - 07:23 WIB

Prakiraan Cuaca Kepri 18 April: Hujan Ringan Masih Mengintai

Sabtu, 18 April 2026 - 07:15 WIB

Diskominfo Batam Tegaskan Proses Kerja Sama Media 2026 Transparan dan Berjalan Normal

Jumat, 17 April 2026 - 18:04 WIB

KPDN dan Raja Mustakim Hadir untuk Sintia Bella, Bantuan Capai Rp10 Juta

Berita Terbaru