Animo Masyarakat Terhadap Program Vaksinasi Tinggi

- Publisher

Kamis, 3 Juni 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(IS/INIKEPRI.COM)

(IS/INIKEPRI.COM)

INIKEPRI.COM – Animo masyarakat dalam mengikuti program vaksinasi massal yang dilaksanakan pemerintah cukup tinggi.

Seperti terlihat di salah satu wilayah di Kecamatan Batuampar, tepatnya di Pasar Melcem Tanjungsengkuang, Batam. Banyak masyarakat yang hadir dan mengikuti proses vaksinasi massal dengan tertib.

Vaksinasi ini diselenggarakan Pemerintah Kota (Pemko) Batam melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Tanjungsengkuang dibuka untuk umum. Ada dua jenis vaksin yang diberikan pihak penyelenggara kepada masyarakat penerima, yakni Vaksin jenis Sinovac dan AstraZeneca.

Untuk kategori penerima vaksin jenis AstraZeneca berusia 18 hingga 59 tahun. Sedangkan yang berusia di atas 60 tahun ke atas menerima vaksinasi jenis Sinovac.

Salah seorang masyarakat, Arief Danu Purboyo, menuturkan tidak merasa takut untuk divaksin. Dirinya mengaku sangat bersyukur dengan dibukanya vaksinasi massal tersebut.

BACA JUGA:  BP Batam Raih Penghargaan Pioneer FTZ Management di BIG 40 Awards 2025

“Alhamdulillah saya sangat bersyukur dengan dibukanya vaksin untuk usia 18-59 tahun dan begitu antusiasnya warga di Kelurahan Tanjungsengkuang mengikuti vaksinasi massal ini,” kata Arief di lokasi, usai melaksanakan vaksinasi, Kamis (3/6/2021).

Pria 46 tahun itu sangat bersemangat mengikuti vaksinasi Covid-19 secara massal yang pembukaannya dilaksanakan di Pasar Melcem Tanjungsengkuang, Kecamatan Batuampar.

“Saya sendiri telah mengikuti vaksin hari ini (Kamis), dengan jenis AstraZeneca dan saya juga merasa tidak ada gejala apa pun yang saya rasakan. Jangan terlalu percaya dengan apa yang kita belum tahu pasti,” ujar dia yang juga sebagai Ketua Rukun Tetangga (RT) 002/RW 012, di Blok F, Kelurahan Tanjungsengkuang, Kecamatan Batuampar itu.

Ia berharap ada gelombang berikutnya, sehingga semakin banyak warga yang sadar dan mau untuk di vaksin.

BACA JUGA:  Tatap Senayan, Pietra Paloh Usung Misi 'Memanusiakan' Pelaku UMKM

“Mari kita pergi vaksin, karena ini untuk melindungi diri kita, keluarga dan masyarakat sekitar. Semoga dari sini kita akan memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19,” ujarnya.

Hal serupa juga dikatakan Juan. Dirinya sangat mendukung program dari pemerintah tersebut. Menurutnya, program vaksinasi ini sebagai langkah memutus mata rantai penyebaran wabah Covid-19 di Tanah Air, umumnya di Kota Batam dan khususnya di Kelurahan Tanjungsengkuang.

“Saya mau divaksin, karena ini adalah langkah untuk melindungi diri dan membantu memutus mata rantai penularan Covid-19. Saya sudah siap makanya tidak takut,” ujar warga Kaveling Bukit Makmur itu

Sementara Lurah Tanjung Sengkuang, Yanuar Pribadi, mengatakan, secara keseluruhan hingga sampai hari ini masyarakat Tanjungsengkuang yang sudah divaksin mencapai 1000 orang lebih. Jumlah tersebut akan terus bertambah dan diharapkan masyarakat khususnya Kelurahan Tanjungsengkuang semuanya divaksin.

BACA JUGA:  Wakil Wali Kota Batam Pantau Vaksinasi Massal

“Hari ini (Kamis), kami akan membuka layanan vaksinasi untuk masyarakat Tanjungsengkuang. Ada 199 warga Kelurahan Tanjungsengkuang disuntik vaksin Covid-19,” kata Yanuar di lokasi.

Vaksinasi ini digelar sejak pagi hingga sore hari. Prosedur vaksinasinya pun sudah diatur ketat mengikuti protokoler kesehatan Covid-19 untuk menghindari penumpukan masyarakat. Mereka yang datang sejak pukul 08.00 WIB sudah memadati lokasi vaksinasi massal.

Peserta vaksinasi terlihat antre untuk disuntik. Petugas menyediakan banyak meja pelayanan untuk memudahkan warga mendapatkan pelayanan vaksinasi.

Satu persatu peserta vaksinasi langsung diarahkan oleh petugas untuk mengambil formulir pendaftaran yang disediakan pihak penyelenggara untuk selanjutnya melakukan vaksinasi.

Tampak kaum wanita dan anak-anak remaja tang mendominasi pelaksanaan vaksinasi massal tersebut. Sedangkan Lanjut Usia (Lansia) nyaris tidak ada terlihat di lokasi. (IS)

Berita Terkait

Gekrafs Kepri: Tuduhan EO “Sarang Korupsi” Harus Berbasis Data, Bukan Opini
Bikin Resah! “Rayap Besi” Kini Masuk Hinterland, Pagar Jembatan Pulau Mongkol Lenyap Tanpa Jejak dalam Semalam
Amsakar Apresiasi Jajaran Polda Kepri Atas Pengungkapan Kasus Pencurian Fasilitas Umum
Penutupan Sementara Jl. Gajah Mada, BP Batam Lakukan Perbaikan Jalan Vista
Satu Tahun Kepemimpinan Amsakar – Li Claudia: PAD Meningkat, Ekonomi Batam Bangkit
Amsakar Pastikan Pelebaran Jembatan Bengkong, Solusi Atasi Macet
Polsek Batam Kota Klarifikasi Kasus Dugaan Penipuan Sertifikat, Tegaskan Proses Masih Berjalan
Menuju Kota Bersih, Batam Siapkan Skema Baru Pengelolaan Sampah Berbasis Zona

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 22:39 WIB

Gekrafs Kepri: Tuduhan EO “Sarang Korupsi” Harus Berbasis Data, Bukan Opini

Jumat, 3 April 2026 - 10:33 WIB

Bikin Resah! “Rayap Besi” Kini Masuk Hinterland, Pagar Jembatan Pulau Mongkol Lenyap Tanpa Jejak dalam Semalam

Jumat, 3 April 2026 - 07:42 WIB

Amsakar Apresiasi Jajaran Polda Kepri Atas Pengungkapan Kasus Pencurian Fasilitas Umum

Kamis, 2 April 2026 - 12:42 WIB

Satu Tahun Kepemimpinan Amsakar – Li Claudia: PAD Meningkat, Ekonomi Batam Bangkit

Kamis, 2 April 2026 - 08:34 WIB

Amsakar Pastikan Pelebaran Jembatan Bengkong, Solusi Atasi Macet

Berita Terbaru