Kebut Tracing, Dinkes Tanjungpinang Gunakan Tes Antigen untuk Diagnosis

- Admin

Rabu, 16 Juni 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(ist)

(ist)

INIKEPRI.COM – Sebagai Upaya mempercepat tracing pasien terpapar COVID-19, Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Tanjungpinang menggunakan rapid tes antigen untuk penelurusan kontak erat kasus konfirmasi positif.

Diketahui saat ini hasil uji Polymerase Chain Reaction (PCR) di Tanjungpinang sering mengalami keterlambatan akibat keterbatasan alat dan masih mengandalkan alat uji di Balai Teknik Kesehatan Lingkungan (BTKL) Batam.

Baca Juga :  Besok, Isdianto Resmi Dilantik Jokowi Jadi Gubernur Definitif Kepri

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan KB Kota Tanjungpinang, dr.Nugraheni Purwaningsih menjelaskan, saat ini yang menjadi kendala itu adalah hasil PCR tidak on time, sehingga data yang ditampilkan saat ini adalah hasil uji beberapa hari yang lalu.

“Kalau yang bener, tracing hari ini besok dah ada hasil, jadi ada data real time,” kata Nugraheni, Selasa (15/6/2021).

Baca Juga :  Lima KWT Tanjungpinang Dapat Bantuan Rp55 Juta

Mulai pekan ini, kata dia, pihaknya akan menggunakan rapid tes antigen untuk diagnosis pasien yang kontak erat dengan pasien terpapar. Selain itu pihaknya juga mendapat bantuan alat rapid tes antigen dari pemprov Kepri sebanyak 2.000 alat, sehingga bisa mempercepat tracing.

“Kita akan buat edaran, bagi puskesmas yang melakukan tracing ke masyarakat, karena rapid tes antigen hasilnya bisa diketahui hari itu,”ujarnya

Baca Juga :  Kasus Harian Mulai Rendah, Masyarakat Tanjungpinang Diimbau Jangan Lengah

Nugraheni menilai, rapid tes antigen itu efektif untuk mendiagnosis pasien yang kontak erat, karena juga sudah diakui oleh kementerian dengan syarat pengambilan sampel dijalankan dengan benar.

“Kalau seseorang positif angiten, kemungkinan besar positif dengan PCR karena keakuratannya mencapai 90%, yang bersangkutan harus karantina,” tambahnya. (ET)

Berita Terkait

Lis Buka Turnamen Domino, Dorong Interaksi Sosial dan Kebersamaan Masyarakat
Manajemen Talenta ASN Jadi Fondasi Reformasi Birokrasi Pemko Batam
BMKG Prakirakan Cuaca Tanjungpinang Relatif Stabil, Warga Tetap Diimbau Waspada Hujan Lokal
Wali Kota Lis Siapkan Program Pembenahan Pariwisata 2026
BTN Kepri Moonrun 2025: Strategi Olahraga untuk Menggerakkan Ekonomi Daerah
Posyandu 6 SPM Mulai Diterapkan di Senggarang, Wali Kota Lis: Layanan Harus Lebih Dekat dan Tepat
Bersama HIMNI, Wali Kota Lis Hadiri Syukuran Natal dan Tahun Baru
291 Personel Gabungan Disiagakan Amankan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di Tanjungpinang

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 09:25 WIB

Lis Buka Turnamen Domino, Dorong Interaksi Sosial dan Kebersamaan Masyarakat

Selasa, 13 Januari 2026 - 07:25 WIB

Manajemen Talenta ASN Jadi Fondasi Reformasi Birokrasi Pemko Batam

Sabtu, 10 Januari 2026 - 12:24 WIB

BMKG Prakirakan Cuaca Tanjungpinang Relatif Stabil, Warga Tetap Diimbau Waspada Hujan Lokal

Jumat, 2 Januari 2026 - 10:04 WIB

Wali Kota Lis Siapkan Program Pembenahan Pariwisata 2026

Minggu, 28 Desember 2025 - 10:00 WIB

BTN Kepri Moonrun 2025: Strategi Olahraga untuk Menggerakkan Ekonomi Daerah

Berita Terbaru