Puluhan Komputer Digondol Maling, Kantor Gubernur Kepri Dijaga Ketat

- Publisher

Rabu, 23 Juni 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(ANTARA FOTO)

(ANTARA FOTO)

INIKEPRI.COM – Kompleks perkantoran Gubernur Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) di Pulau Dompak, Tanjungpinang, dijaga ketat usai sejumlah kantor organisasi perangkat daerah (OPD) dibobol maling hingga menyebabkan puluhan unit komputer hilang dibawa pelaku yang belum diketahui identitasnya.

Sekda Provinsi Kepulauan TS Arif Fadillah sudah menginstruksikan masing-masing Kepala OPD agar mempersiapkan petugas pengamanan dalam (Pamdal) untuk menjaga keamanan kantor dengan memberdayakan tenaga honorer yang ada.

BACA JUGA:  Air Mata Kepri untuk Palestina, Gubernur Ansar Kecam Agresi Israel di Jalur Gaza

“Kalau cuma mengandalkan Satpol PP, jumlah personel terbatas,” kata Sekdaprov Kepri TS Arif Fadillah, dilansir dari ANTARA, Selasa 22 Juni 2021.

Arif menyampaikan Satpol PP akan mengkoordinir sekaligus memantau petugas Pamdal yang dibentuk para Kepala OPD tersebut.

“Cari sekitar enam orang petugas Pamdal untuk tiap-tiap OPD. Mereka ditetapkan langsung Kepala OPD,” ujar Arif.

BACA JUGA:  Satgas COVID-19 Kepri Pastikan Tak Ada Alat Tes Cepat Antigen Palsu

Arif tidak ingin ada lagi kejadian kantor OPD di lingkungan Pemprov Kepri disatroni maling, sebab dari laporan yang diterimanya sudah empat kantor OPD dibobol maling dalam sebulan terakhir. Antara lain Disperindag, Dishub, Dinas UKM dan Koperasi, dan terbaru Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP).

Ironinya pelaku hanya mengambil komputer, dan yang terbaru tiga unit komputer milik DKP hilang dibawa pelaku, Sabtu (19/6).

BACA JUGA:  Bawaslu Lingga Sambangi PN Tanjungpinang Bahas Tindak Pidana Pilkada

“Dari total empat OPD itu kalau ditotalkan sudah puluhan unit komputer hilang,” ungkap Arif.

Arif juga sudah meminta Kepala Satpol PP Pemprov Kepri melaporkan peristiwa iti ke pihak kepolisian supaya pelaku dapat segera ditangkap.

“Ini tidak bisa dibiarkan. Harus ditelusuri siapa pelaku dan motif kejahatan yang dilakukan,” pungkas Arif. (ET/ANTARA)

Berita Terkait

Kerja Sama Pemko Tanjungpinang-BTN Diperluas, Digitalisasi hingga Perumahan Jadi Sorotan
Malam Apresiasi 5 Tahun AMSI Kepri, Amsakar Achmad hingga Ansar Ahmad Terima Penghargaan
Bawa Nama MTsN Tanjungpinang, Lima Murid Berlaga di Olimpiade IPS Tingkat Nasional
Lima Kawasan di Tanjungpinang Disiapkan Jadi Kampung Nelayan Merah Putih
AMSI Kepri dan LAM Kepri Sepakat Perkuat Kolaborasi, Program Adat hingga Layanan untuk Masyarakat
Rumah Warga Roboh di Tanjung Unggat, Lis Darmansyah Turun Langsung Bawa Bantuan
1.462 Warga Air Raja Terima Bantuan Beras Tiga Bulan, Lis Minta Warga Berani Laporkan Jika Rusak
Ansar Gandeng BTN Percepat Kepemilikan Rumah bagi ASN, PPPK dan Tenaga Paruh Waktu

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 07:39 WIB

Kerja Sama Pemko Tanjungpinang-BTN Diperluas, Digitalisasi hingga Perumahan Jadi Sorotan

Minggu, 27 September 2026 - 12:49 WIB

Malam Apresiasi 5 Tahun AMSI Kepri, Amsakar Achmad hingga Ansar Ahmad Terima Penghargaan

Selasa, 22 September 2026 - 06:36 WIB

Bawa Nama MTsN Tanjungpinang, Lima Murid Berlaga di Olimpiade IPS Tingkat Nasional

Minggu, 20 September 2026 - 11:44 WIB

Lima Kawasan di Tanjungpinang Disiapkan Jadi Kampung Nelayan Merah Putih

Kamis, 10 September 2026 - 13:27 WIB

AMSI Kepri dan LAM Kepri Sepakat Perkuat Kolaborasi, Program Adat hingga Layanan untuk Masyarakat

Berita Terbaru