Menelusuri Jejak KPK Menjerat Apri Sujadi

- Publisher

Senin, 16 Agustus 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: Twitter/KPK)

(Foto: Twitter/KPK)

INIKEPRI.COM – Nama Bupati Bintan Apri Sujadi kembali menjadi pembicaraan publik di seantero negeri setelah sempat tenggelam dalam beberapa waktu.

Apri Sujadi bersama Muhamad Saleh Umar akhirnya mengenakan rompi oranye Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) setelah selama ini hanya desas-desus semata.

Secara langsung, tiga hari yang lalu, KPK menyiarkan penahanan orang nomor satu di Kabupaten Bupati Bintan terkait kasus dugaan gratifikasi Pengaturan Barang Kena Cukai Dalam Pengelolaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) Wilayah Kabupaten Bintan Tahun 2016-2018.

Dalam kasus yang sama lembaga anti rasuah itu juga menahan Pelaksana Tugas Kepala Badan Pengusahaan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Bintan, Muhamad Saleh Umar.

BACA JUGA:  How you can Take Or so minutes at a Board Getting together with

Namun sampai sekarang KPK belum mengumumkan secara resmi apakah terbuka peluang pejabat lainnya, serta pengusaha rokok ilegal dan minuman beralkohol yang terlibat kasus ini akan mengenakan rompi oranye KPK tersebut.

KPK menduga Apri menerima suap Rp6,3 miliar, dan Saleh Rp800 juta. Sementara nilai kerugian negara diperkirakan mencapai Rp250 juta.

Penyelidikan kasus ini sudah dimulai KPK pada awal tahun 2021, setelah melakukan penelitian terhadap nilai kerugian negara akibat pemberian kuota rokok ilegal dan minuman beralkohol tahun 2017-2018. Penelitian tersebut tidak hanya dilakukan di Bintan, melainkan juga Tanjungpinang, Batam dan Karimun.

Contohnya, kuota rokok noncukai tahun 2018 yang diberikan kepada BP FTZ Batam sebanyak 995.942.569 batang, Bintan 451.228.800 batang, Tanjungpinang 904.480.000 batang, dan Karimun 147.400.000 batang.

BACA JUGA:  Danlantamal IV Tanjungpinang Suntik Vaksin Covid-19 Bersama Forkompimda Kepri

KPK juga menghitung jumlah konsumsi rokok untuk setiap perokok per tahun di Batam mencapai 8.447 batang, Bintan 13.760 batang, Tanjungpinang 129.211 batang, dan Karimun 6.644 batang.

BACA JUGA:

KPK Tetapkan Bupati Bintan Jadi Tersangka Kasus Pengaturan Cukai

Nilai pembebasan cukai rokok pada tahun 2018 di Batam mencapai Rp368,4 miliar, Bintan Rp166,9 miliar, Tanjungpinang Rp334,6 miliar, dan Karimun Rp54,5 miliar.

Dari data itu, nilai kerugian negara akibat kebijakan penetapan kuota rokok di Batam dan Tanjungpinang jauh lebih besar dibanding Bintan.

BACA JUGA:  The Decline of your Dating Culture in the US

Apri pada awal penyidikan kasus itu ini mengaku tidak pernah mengeluarkan ijin untuk penetapan kuota rokok dan juga tidak ada selembar kertas pun yang ditandatangani terkait hal tersebut.

Isu Apri akan ditangkap KPK terkait berbagai permasalahan di Bintan sudah berseliweran jauh sebelum KPK menggeledah ruang kerja Bupati Bintan dan Kantor Badan Pengusahaan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Bintan.

Hingga saat Pilkada Bintan 2020, sejumlah pihak yang mengatasnamakan Jaringan Mahasiswa Indonesia menggelar aksi unjuk rasa di Gedung Merah Putih, Jakarta. Para pengunjuk rasa meminta KPK mengusut kasus rokok noncukai itu.

Berita Terkait

Prakiraan BMKG: Cuaca Batam Basah Sepanjang Hari, Dini Hari Berpotensi Petir
Safari Ramadan Kepala BP Batam: Momentum Perkuat Silaturahmi dan Serap Aspirasi Masyarakat
Gerindra di Kepri Rayakan Harlah ke-18, Aweng Kurniawan: Kompak Organisasi, Nyata untuk Masyarakat
Di Tengah Tugas Nataru, Petugas Operasi Lilin Seligi Terima Tali Asih dari Bupati Natuna
Malam Puncak HUT Natuna ke-26, Gelar Seni Samudera Budaya Gemparkan Pantai Piwang
Kick Off Pelatihan Calon Transmigran Rempang Eco-City: Bangun Peradaban, Ciptakan Pusat Ekonomi Baru
Lakukan Transformasi, Upaya Nyata Wujudkan Ekonomi Tangguh dan Berdaya Saing
Amsakar Achmad dan Li Claudia Chandra Perkuat Hubungan dengan Singapura

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 06:38 WIB

Prakiraan BMKG: Cuaca Batam Basah Sepanjang Hari, Dini Hari Berpotensi Petir

Kamis, 5 Maret 2026 - 13:59 WIB

Safari Ramadan Kepala BP Batam: Momentum Perkuat Silaturahmi dan Serap Aspirasi Masyarakat

Jumat, 6 Februari 2026 - 17:09 WIB

Gerindra di Kepri Rayakan Harlah ke-18, Aweng Kurniawan: Kompak Organisasi, Nyata untuk Masyarakat

Rabu, 24 Desember 2025 - 12:51 WIB

Di Tengah Tugas Nataru, Petugas Operasi Lilin Seligi Terima Tali Asih dari Bupati Natuna

Sabtu, 15 November 2025 - 23:07 WIB

Malam Puncak HUT Natuna ke-26, Gelar Seni Samudera Budaya Gemparkan Pantai Piwang

Berita Terbaru