Petugas Rescue DPKP Tanjungpinang Dilatih Penanganan Hewan Liar

- Admin

Minggu, 26 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: Istimewa)

(Foto: Istimewa)

INIKEPRI.COM – Sebanyak 30 petugas penyelamatan (rescue) Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Tanjungpinang mengikuti pelatihan edukasi reptil (animal rescue), di halaman kantor DPKP Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Jumat 24 September 2021.

Kepala DPKP Kota Tanjungpinang, Hantoni mengatakan pelatihan edukasi animal rescue ini rutin dilaksanakan guna meningkatkan keterampilan anggota dalam menangani evakuasi hewan liar, berbahaya, dan berbisa sesuai kategori penanggulangannya masing-masing.

“Petugas yang melakukan evakuasi sering berhadapan dengan hewan liar seperti ular. Ada juga, biawak, buaya, dan sarang tawon. Untuk itu, mereka diberi pelatihan cara menangani hewan liar itu,” kata Hantoni.

Baca Juga :  Pemko Tanjungpinang Percepat Penyaluran Bansos KKS BPNT PPKM Tahap III

Melalui pelatihan ini, Hantoni berharap, anggota damkar dapat menjalankan perannya secara optimal, jika ada masyarakat yang membutuhkan pertolongan tanpa menimbulkan bahaya bagi siapapun.

“Selain penanganan kebakaran, kita juga melakukan penyelamatan dan evakuasi,” ujarnya.

Dalam kegiatan ini, pihaknya berkolaborasi dengan komunitas pencinta hewan. Sehingga, diharapkan, hewan hasil evakuasi dapat di karatina atau dikembalikan ke habitatnya masing-masing,” tambah dia.

Baca Juga :  Bunga Bangkai Tumbuh di Pekarangan Rumah Warga Tanjungpinang

Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan DPKP Kota Tanjungpinang, Desi Afriyanti menyebut, sejak Januari hingga Juni 2021, tercatat ada 84 kejadian yang telah ditangani petugas rescue DPKP kota Tanjungpinang.

“Yang paling banyak ditangani itu evakuasi ular, ada 47 kejadian, sarang tawon 21 kejadian, biawak 7 kejadian, sisanya kucing dan lainnya,” kata Desi.

Desi mengatakan, peristiwa ular yang sering muncul ke pemukiman warga itu, banyak terjadi pada saat musim hujan, di mana air naik sehingga terbawa sampai ke halaman rumah, bahkan loteng rumah warga.

Baca Juga :  Gelombang Ketiga Diprediksi Desember, Masyarakat Tanjungpinang Diingatkan Batasi Mobilitas

“Kemarin, dalam satu hari ada tiga laporan kejadian ular masuk ke rumah warga. Jenisnya, beragam ada yang berbisa dan membelit,” pungkasnya.

Untuk itu, pelatihan ini penting dalam peningkatan pengetahuan dan ketrampilan petugas saat melakukan penyelamatan dan evakuasi di lapangan. Sehingga petugas lebih berani dan bisa memberikan penangana prima secepat mungkin.

“Bagi warga yang membutuhkan pertolongan dan penanganan cepat dapat menghubungi nomor damkar 0771 24949,” imbau Desi. (ET)

Berita Terkait

Lis Buka Turnamen Domino, Dorong Interaksi Sosial dan Kebersamaan Masyarakat
Manajemen Talenta ASN Jadi Fondasi Reformasi Birokrasi Pemko Batam
BMKG Prakirakan Cuaca Tanjungpinang Relatif Stabil, Warga Tetap Diimbau Waspada Hujan Lokal
Wali Kota Lis Siapkan Program Pembenahan Pariwisata 2026
BTN Kepri Moonrun 2025: Strategi Olahraga untuk Menggerakkan Ekonomi Daerah
Posyandu 6 SPM Mulai Diterapkan di Senggarang, Wali Kota Lis: Layanan Harus Lebih Dekat dan Tepat
Bersama HIMNI, Wali Kota Lis Hadiri Syukuran Natal dan Tahun Baru
291 Personel Gabungan Disiagakan Amankan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di Tanjungpinang

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 09:25 WIB

Lis Buka Turnamen Domino, Dorong Interaksi Sosial dan Kebersamaan Masyarakat

Selasa, 13 Januari 2026 - 07:25 WIB

Manajemen Talenta ASN Jadi Fondasi Reformasi Birokrasi Pemko Batam

Sabtu, 10 Januari 2026 - 12:24 WIB

BMKG Prakirakan Cuaca Tanjungpinang Relatif Stabil, Warga Tetap Diimbau Waspada Hujan Lokal

Jumat, 2 Januari 2026 - 10:04 WIB

Wali Kota Lis Siapkan Program Pembenahan Pariwisata 2026

Minggu, 28 Desember 2025 - 10:00 WIB

BTN Kepri Moonrun 2025: Strategi Olahraga untuk Menggerakkan Ekonomi Daerah

Berita Terbaru