Kapal Perang TNI AL Selamatkan Pria yang Terombang-ambing di Laut Natuna

- Publisher

Jumat, 21 Januari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TNI AL berhasil menyelamatkan terhadap sebuah kapal nelayan asal Natuna di Perairan Laut Natuna. Foto: Istimewa

TNI AL berhasil menyelamatkan terhadap sebuah kapal nelayan asal Natuna di Perairan Laut Natuna. Foto: Istimewa

Serah terima nelayan ditandai dengan penandatanganan dokumen antar Komandan Lanal Ranai dan Komandan KRI Kapitan Pattimura-371.

Komandan Lanal Ranai, Kolonel Laut (P) Dofir menghimbau kepada para nelayan untuk mengurangi kegiatan di Laut Natuna Utara. Pasalnya saat ini sedang musim angin utara dengan gelombang yang sangat tinggi.

Para nelayan juga diminta untuk membawa alat keselamatan saat melaut seperti baju pelampung dan alat komunikasi.

BACA JUGA:  Sarpras Perikanan Hibah JICA di Natuna: Menteri KKP Tinjau, Bupati Cen Sui Lan Optimis Nelayan Sejahtera

“Saya mengimbau kepada para nelayan di Natuna untuk membawa alat-alat keselamatan. kalau bisa jangan melaut dulu karena musim angin utara,” kata Kolonel Laut (P) Dofir.

Nelayan yang diketahui bernama Herman Sugiarto (24) itu mengaku terombang ambing di laut sekitar 8 jam. Ia berangkat dari rumah pada Rabu pagi.

Namun saat di laut, kapal miliknya mengalami kerusakan mesin hingga pukul 17:00 WIB. Dia sempat bertemu dengan nelayan lainnya untuk meminta pertolongan, tapi nelayan tersebut diduga tidak mengetahui peristiwa yang dialaminya.

BACA JUGA:  Lanal Tarempa Gunakan Teknologi Awasi Perairan Anambas

Saat itu dia melihat KRI Kapitan Pattimura-371 lalu melambaikan tangan dan melepaskan baju untuk memberi isyarat agar dapat diselamatkan.

“Terima kasih kepada KRI dan TNI AL karena sudah menyelamatkan saya. Saya sempat takut karena gelombang sangat tinggi,” pungkasnya.

BACA JUGA:  Bersama Masyarakat, Pemda Natuna Peringati Malam Nuzulul Qur’an 1446 Hijriyah

Setelah tiba di Ranai, nelayan itu diserahkan ke orangtuanya. Atas peristiwa tersebut, Komandan Guspurla Koarmada I berpesan kepada setiap Komandan KRI bahwa sudah menjadi tanggung jawab setiap prajurit dalam melaksanakan misi kemanusiaan seperti evakuasi, penyelamatan, dan lainnya. Hal tersebut sudah tertanam dalam sapta marga dan delapan wajib TNI. (RP/OKEZONE)

Berita Terkait

Gowes Pagi di Bukit Arai, Raja Mustakim Ajak Petugas Kebersihan Sarapan dan Berbagi Sembako
Pasar JICA Natuna Diharapkan Jadi Penggerak Ekonomi Nelayan dan Perdagangan
Cen Sui Lan Paparkan Tantangan Natuna kepada Wamenlu, dari Konektivitas hingga Kelautan
Wamenlu RI Arif Havas Oegroseno Tiba di Natuna, Bahas Agenda Strategis Kawasan Perbatasan
Kemarau Diprediksi hingga 2027, Embung Sebayar Disiapkan untuk Jaga Pasokan Air Natuna
Prosesi Adat Melayu Warnai Penyambutan Pangkosek II di Lanud Raden Sadjad Natuna
Cen Sui Lan Serahkan Sertifikat dan TISKA kepada 25 Pramuka Natuna Peserta Jambore Nasional XII
Kemarau hingga 2027, Cen Sui Lan Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Kekeringan dan Karhutla di Natuna
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 09:27 WIB

Gowes Pagi di Bukit Arai, Raja Mustakim Ajak Petugas Kebersihan Sarapan dan Berbagi Sembako

Kamis, 27 Agustus 2026 - 06:00 WIB

Pasar JICA Natuna Diharapkan Jadi Penggerak Ekonomi Nelayan dan Perdagangan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 16:28 WIB

Cen Sui Lan Paparkan Tantangan Natuna kepada Wamenlu, dari Konektivitas hingga Kelautan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 11:07 WIB

Wamenlu RI Arif Havas Oegroseno Tiba di Natuna, Bahas Agenda Strategis Kawasan Perbatasan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 06:59 WIB

Kemarau Diprediksi hingga 2027, Embung Sebayar Disiapkan untuk Jaga Pasokan Air Natuna

Berita Terbaru