Kekuasaan Dinasti Politik

- Admin

Jumat, 5 Mei 2023 - 07:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi. Foto:INIKEPRI.COM

Ilustrasi. Foto:INIKEPRI.COM

Etika Politik

Etika adalah sesuatu yang berkenaan dengan akhlak, nilai mengenai sesuatu yang baik dan yang buruk. Ada nilai-nilai yang berkembang di masyarakat nilai tentang sesuatu yang pantas untuk dilakukan dan tidak pantas untuk dilakukan, bila dianalisis dari segi etika, politik dinasti tidak baik apabila dilakukan oleh elite politik.

Kalau seorang elite politik maju dengan mengandalkan politik dinastinya dan dengan mengesampingkan etika sosial, maka tingkat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah akan terus merosot dan rakyat akan menilai ternyata bangsa ini di zaman reformasi dibangun dengan sistem nepotisme.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pembentukan politik dinasti akan menciptakan tatanan politik yang tak sehat walaupun menurut undang-undang hal itu tak dilarang, namun hal itu dinilai tidak sesuai dengan etika.

Meskipun ada anggapan bahwa dinasti politik itu tidak masalah jika memang anggota-anggota yang naik dan menduduki kursi jabatan adalah orang yang memiliki kompetensi dan mampu memberikan perbaikan dalam pemerintahan namun tetap saja dinasti politik yang pada dasarnya dibangun atas hubungan keluarga akan menimbulkan ketidakseimbangan ketika faktor keluarga yang sifatnya pribadi bercampur dengan faktor masyarakat yang sifatnya umum dan menyeluruh.

Baca Juga :  Virus Covid-19, Masyarakat Masih Santuy Keluar Rumah! Mati Itu Bukan Di Tangan Corona

Tidak dapat dipungkiri bahwa hal tersebut akan selalu terjadi dimana kepentingan keluarga atau golongan akan menjadi suatu prioritas yang utama di atas kepentingan umum dalam sebuah dinasti politik.

Memang tidak ada yang salah dengan dinasti politik, undang-undang membuka ruang bagi siapa saja untuk dipilih dan memilih, dan sudah dilegalkan seperti yang dituangkan Para hakim MK dalam sidang (8/7/15), memutuskan dan melegalkan pencalonan keluarga petahana (incumbent ) dalam pemilihan kepala daerah. Majelis konstitusi berpendapat Pasal 7 huruf r Undang-Undang Pemilihan Kepala Daerah, yang sebelumnya melarang hal tersebut bertentangan dengan konstitusi, Pasal 7 huruf r UU Nomor 8 Tahun 2015 tentang Perubahan UU Nomor 1 Tahun 2015 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota menyebutkan, “Calon kepala daerah harus tidak memiliki konflik kepentingan dengan petahana.

Baca Juga :  Pancasila dari Hati dan Pikiran

Pasal ini lebih dikenal dengan penghapusan politik dinasti “ bertentangan dengan Pasal 28 J ayat (2) UUD 1945 Pasal 28 J ayat 2 UUD NRI Tahun 1945 Yang menyatakan : “Dalam menjalankan hak dan kebebasannya setiap orang wajib tunduk kepada pembatasan yang ditetapkan dengan undang-undang dengan maksud semata-mata untuk menjamin pengakuan serta penghormatan atas hak dan kebebasan orang lain dan untuk memenuhi tuntutan yang adil sesuai dengan pertimbangan moral, nilai-nilai agama, keamanan dan ketertiban umum dalam suatu masyarakat demokratis “, yang sampai saat ini putusan MK ini menuai kritik serta menyebabkan pro dan kontra dikalangan para elite politik dan pakar hukum.

Berita Terkait

Bagaimana Pendidikan Menyelesaikan Semua Masalah Bangsa
Memahami Simbol, Lambaian Tangan Anas dan Anwar Ibrahim
Sibuk Bahas Sindikat Mafia TPPO, Lupa Musuh Besar Bangsa adalah Kemiskinan
Rudi Berpindah Partai Lagi, Mungkinkah?
Sambutan Ketua Umum GARPU Mempesona Para Undangan
Tantangan Pemilu Serentak Tahun 2024 
‘Berdamai’ dengan Rosano Adalah Keberhasilan Terbesar Rudi Selama Memimpin Batam
Duet Anies-Puan, Presiden PKS Sampaikan Tiga Syarat

Berita Terkait

Kamis, 28 Desember 2023 - 08:54 WIB

Bagaimana Pendidikan Menyelesaikan Semua Masalah Bangsa

Jumat, 5 Mei 2023 - 07:38 WIB

Kekuasaan Dinasti Politik

Kamis, 27 April 2023 - 14:14 WIB

Memahami Simbol, Lambaian Tangan Anas dan Anwar Ibrahim

Rabu, 12 April 2023 - 18:51 WIB

Sibuk Bahas Sindikat Mafia TPPO, Lupa Musuh Besar Bangsa adalah Kemiskinan

Jumat, 31 Maret 2023 - 23:54 WIB

Rudi Berpindah Partai Lagi, Mungkinkah?

Jumat, 24 Maret 2023 - 21:51 WIB

Sambutan Ketua Umum GARPU Mempesona Para Undangan

Kamis, 16 Maret 2023 - 13:04 WIB

Tantangan Pemilu Serentak Tahun 2024 

Rabu, 28 Desember 2022 - 00:04 WIB

‘Berdamai’ dengan Rosano Adalah Keberhasilan Terbesar Rudi Selama Memimpin Batam

Berita Terbaru

Ilustrasi. Foto: Istimewa

Nasional

Ini Empat Faktor Penetapan Harga Tiket Pesawat

Selasa, 23 Apr 2024 - 00:09 WIB

Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad menyaksikan Pawai Ta'aruf Musabaqah Tilawatil Qur'an dan Hadits (MTQH) Ke-XIII Tingkat Kabupaten Bintan Tahun 2024, berlokasi di Depan Gedung LAM Bintan, Kecamatan Bintan Timur, Senin (22/4/2024). Foto: Diskominfo Kepri

Bintan

Ansar Saksikan Pawai Ta’aruf MTQH Ke-XIII Kabupaten Bintan

Selasa, 23 Apr 2024 - 00:03 WIB

Menteri PAN RB Abdullah Azwar Anas memberikan formasi ASN kepada Menteri PUPR Basuki Hadimuljono. Foto : Biro Komunikasi Publik

Nasional

Kementerian PUPR akan Terima 26.319 Formasi ASN 2024

Senin, 22 Apr 2024 - 09:54 WIB