Patung Raja Ali Haji Berdiri di Taman Internasional Turkmenistan, Bukti Pengaruh Besar Bahasa Melayu

- Publisher

Jumat, 5 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Patung Raja Ali Haji di Magtymgyly Pyragy Park kota Ashgabat, Turkmenistan. Foto: turkmenistan.gov.tm

Patung Raja Ali Haji di Magtymgyly Pyragy Park kota Ashgabat, Turkmenistan. Foto: turkmenistan.gov.tm

INIKEPRI.COM – Nama besar Raja Ali Haji kembali mendapat pengakuan di tingkat internasional. Pahlawan Nasional asal Pulau Penyengat, Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau itu kini diabadikan dalam bentuk patung perunggu di Kompleks Budaya Magtymguly Pyragy Park, Kota Ashgabat, Turkmenistan.

Keberadaan patung Raja Ali Haji menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Kepulauan Riau. Sebab, tokoh sastra, sejarawan, dan ulama Melayu tersebut ditempatkan sejajar dengan para pemikir dan sastrawan ternama dunia seperti William Shakespeare dari Inggris, Johann Wolfgang von Goethe dari Jerman, Dante Alighieri dari Italia, Honoré de Balzac dari Prancis, hingga Rabindranath Tagore dari India.

Patung Raja Ali Haji berdiri di antara 24 patung tokoh literatur dunia yang menghiasi Magtymguly Pyragy Cultural Park Complex, sebuah taman budaya seluas 41 hektare yang berada di kaki Pegunungan Kopetdag, Ashgabat. Kompleks tersebut diresmikan Presiden Turkmenistan Serdar Berdimuhamedov pada 17 Mei 2024 untuk memperingati 300 tahun kelahiran penyair nasional Turkmenistan, Magtymguly Pyragy.

BACA JUGA:  Gubernur Kepri: Banyak Orang Luar Mengira Tanjung Pinang Adalah Pangkal Pinang

Patung Raja Ali Haji dibuat dari perunggu murni setinggi 3,5 meter dan ditempatkan di atas pedestal marmer putih. Pada bagian bawah patung tercantum keterangan mengenai kontribusinya sebagai sejarawan, teolog, ahli tata bahasa, dan tokoh penting dalam perkembangan bahasa Melayu yang menjadi cikal bakal Bahasa Indonesia.

BACA JUGA:  Vaksinasi di Kepri Capai 41,7 Persen

Pemilihan Raja Ali Haji sebagai salah satu tokoh yang diabadikan di taman budaya tersebut bukan tanpa alasan. Pemerintah Turkmenistan menilai kontribusinya sangat besar dalam pengembangan tata bahasa Melayu melalui karya-karya monumental seperti Gurindam Dua Belas dan berbagai karya kebahasaan lainnya yang berpengaruh dalam perkembangan bahasa di kawasan Nusantara.

Pengakuan internasional ini sekaligus mempertegas posisi Raja Ali Haji sebagai tokoh penting dalam sejarah bahasa dan sastra Melayu yang pengaruhnya melampaui batas-batas geografis Indonesia.

Magtymgyly Pyragy Park, dengan patung perunggu kolosal Magtymguly Pyragy yang memiliki tinggi 60 meter. Foto: theemiratestimes.com

Di sisi lain, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau juga tengah menyiapkan pembangunan Monumen Tugu Bahasa Nasional dan Museum Bahasa di Pulau Penyengat. Proyek tersebut digagas untuk memperkuat identitas Pulau Penyengat sebagai salah satu pusat perkembangan bahasa Melayu yang kemudian menjadi fondasi Bahasa Indonesia.

BACA JUGA:  NIK Aktif Milik Orang yang Sudah Meninggal Disoroti Bawaslu Kepri

Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, sebelumnya menegaskan pembangunan Tugu Bahasa bertujuan mengukuhkan Pulau Penyengat sebagai bagian penting dalam sejarah lahirnya Bahasa Indonesia sekaligus menjadi pusat edukasi dan wisata budaya bertaraf nasional maupun internasional.

Rancangan Museum dan Monumen Tugu Bahasa yang akan dibangun di Pulau Penyengat, Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau. Foto: Dinas PUPP Provinsi Kepri

Dengan pengakuan yang datang dari luar negeri dan pembangunan Tugu Bahasa di tanah kelahirannya, warisan Raja Ali Haji diharapkan terus hidup serta menjadi inspirasi bagi generasi mendatang dalam menjaga dan mengembangkan bahasa serta kebudayaan Melayu.

Penulis : DI

Editor : IZ

Berita Terkait

Pemko Tanjungpinang Gandeng BTN Perkuat Transformasi Digital dan Layanan Publik
Tanjungpinang Terima Bantuan Rehabilitasi 589 Rumah Tidak Layak Huni dari Pemerintah Pusat
Wali Kota Tanjungpinang Terbitkan Edaran GAMAS, ASN Boleh Terlambat Demi Antar Anak ke Sekolah
Lomba Gerak Jalan Proklamasi Tanjungpinang 2026 Dibuka, Pendaftaran Kini Sepenuhnya Online
Jangan Salah Datang! Libur Sekolah di Tanjungpinang Diperpanjang, Siswa Baru Masuk 20 Juli 2026
Tak Tergoyahkan! Batam Borong Prestasi dan Kunci Juara Umum MTQ Kepri 2026
Kafilah Batam Tampil Meyakinkan, Sepuluh Peserta Lolos Final MTQ Kepri XII
Reuni Akbar PGAN Tanjungpinang Jadi Ajang Pererat Silaturahmi, Ansar Soroti Peran Guru Agama

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 07:19 WIB

Pemko Tanjungpinang Gandeng BTN Perkuat Transformasi Digital dan Layanan Publik

Selasa, 21 Juli 2026 - 07:54 WIB

Tanjungpinang Terima Bantuan Rehabilitasi 589 Rumah Tidak Layak Huni dari Pemerintah Pusat

Minggu, 19 Juli 2026 - 09:08 WIB

Wali Kota Tanjungpinang Terbitkan Edaran GAMAS, ASN Boleh Terlambat Demi Antar Anak ke Sekolah

Kamis, 16 Juli 2026 - 13:01 WIB

Lomba Gerak Jalan Proklamasi Tanjungpinang 2026 Dibuka, Pendaftaran Kini Sepenuhnya Online

Sabtu, 11 Juli 2026 - 07:37 WIB

Jangan Salah Datang! Libur Sekolah di Tanjungpinang Diperpanjang, Siswa Baru Masuk 20 Juli 2026

Berita Terbaru