Festival Indera Sakti, Jadikan Suasana Malam di Penyengat Semakin Gemerlap

- Publisher

Sabtu, 27 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gemerlapnya Pulau Penyengat di malam hari semakin meriah dengan digelarnya Festival Indera Sakti (FIS) yang dibuka langsung oleh Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad di halaman Balai Adat Pulau Penyengat, Kamis (25/4/2024). Foto: Diskominfo Kepri

Gemerlapnya Pulau Penyengat di malam hari semakin meriah dengan digelarnya Festival Indera Sakti (FIS) yang dibuka langsung oleh Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad di halaman Balai Adat Pulau Penyengat, Kamis (25/4/2024). Foto: Diskominfo Kepri

INIKEPRI.COM – Gemerlapnya Pulau Penyengat di malam hari semakin meriah dengan digelarnya Festival Indera Sakti (FIS) yang dibuka langsung oleh Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad di halaman Balai Adat Pulau Penyengat, Kamis (25/4/2024).

 

Mengusung tema “Negeri Sakti Tanah Bertuah”, FIS digelar selama tiga hari dari 25 April sampai 28 April 2024. Dalam rangkaiannya, FIS akan menampilkan ragam seni budaya dengan menampilkan Teater Makyong, Gurindam 12, Tari Zapin, Boria, Silat, Kompang, Musik Ghazal, Pawai Budaya, dan Pertunjukan Delegasi Seni dari 3 Provinsi 2 Negara.

 

Selain Provinsi Kepri selaku tuan rumah, festival ini juga diikuti Provinsi Riau, Provinsi Sumatera Utara, dan Provinsi Sumatera Barat. Bahkan dua negara jiran, Singapura dan Malaysia, dipastikan ikut andil dalam Festival Indera Sakti tersebut.

BACA JUGA:  15 Tahun Museum SSBA, Pj Wako Hasan: Aset Kebanggaan Tanjungpinang

 

Dalam sambutannya, Gubernur Ansar menyampaikan bahwa festival ini digelar untuk menjaga kelestarian budaya serta memperkenalkan Provinsi Kepulauan Riau. Menurutnya, bangsa yang pandai bersyukur adalah bangsa yang menghargai nilai-nilai budaya sejarahnya.

 

“Festival ini digelar untuk menjaga kelestarian budaya dan untuk terus memperkenalkan Provinsi Kepri sekaligus menjamin agar budaya menjadi jembatan antar generasi,” ujar Gubernur Ansar.

 

Gubernur Ansar mengatakan Pulau Penyengat mendapat anugerah tertinggi dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia sebagai desa terbaik nasional pertama desa rintisan dalam Anugerah Desa Wisata Nasional Indonesia.

BACA JUGA:  Ansar Teken MoU dengan PLN UID Riau Kepri, Perkuat Komitmen Tuntaskan Kepri Terang

 

“Pulau Penyengat ini kita pelihara, kita jaga, kita lestarikan, dan kita kembangkan. Oleh karena itu, selama beberapa tahun Pulau Penyengat ini kita kemas sedemikian rupa. Ini adalah pekerjaan kita tahap kedua, dan selanjutnya, insyaAllah kita akan berupaya melalui dukungan pemerintah pusat untuk membangun Monumen Bahasa Indonesia di sini,” tutur Gubernur Ansar.

 

Gubernur Ansar berharap Pulau Penyengat dapat terus dikembangkan sebagai destinasi wisata ziarah dan religi serta dijadikan sebagai pulau zero karbon dengan mengganti becak-becak motor menjadi becak listrik.

 

Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Kepri, Juramadi Esram, menjelaskan FIS sengaja digelar malam hari karena nuansa Pulau Penyengat lebih gemerlap pada malam hari dan antusiasme masyarakat sangat tinggi.

BACA JUGA:  Audiensi dengan Dirjen Hubdar, Ansar Usulkan Peningkatan Infrastruktur Transportasi Natuna dan Anambas

 

“FIS sengaja digelar malam hari karena nuansa Penyengat sudah berubah. Kalau siang benderang, malam lebih gemerlap, dan antusias masyarakat sangat tinggi,” ungkap Juramadi.

 

Dalam acara tersebut, Gubernur Ansar juga memberikan bantuan berupa pakaian set, kompang, seragam, dan pakaian silat, serta uang pembinaan sebesar Rp200 juta untuk Sanggar Budaya Warisan Penyengat.

 

Festival Indera Sakti menghadirkan partisipasi dari beberapa daerah seperti Riau, Malang, Singapura, dan Lingga. Acara ini diharapkan dapat menambah gairah masyarakat untuk berkunjung ke Pulau Penyengat, baik siang maupun malam hari.

Penulis : RP

Editor : IZ

Berita Terkait

Kerja Sama Pemko Tanjungpinang-BTN Diperluas, Digitalisasi hingga Perumahan Jadi Sorotan
Malam Apresiasi 5 Tahun AMSI Kepri, Amsakar Achmad hingga Ansar Ahmad Terima Penghargaan
Bawa Nama MTsN Tanjungpinang, Lima Murid Berlaga di Olimpiade IPS Tingkat Nasional
Lima Kawasan di Tanjungpinang Disiapkan Jadi Kampung Nelayan Merah Putih
AMSI Kepri dan LAM Kepri Sepakat Perkuat Kolaborasi, Program Adat hingga Layanan untuk Masyarakat
Rumah Warga Roboh di Tanjung Unggat, Lis Darmansyah Turun Langsung Bawa Bantuan
1.462 Warga Air Raja Terima Bantuan Beras Tiga Bulan, Lis Minta Warga Berani Laporkan Jika Rusak
Ansar Gandeng BTN Percepat Kepemilikan Rumah bagi ASN, PPPK dan Tenaga Paruh Waktu

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 07:39 WIB

Kerja Sama Pemko Tanjungpinang-BTN Diperluas, Digitalisasi hingga Perumahan Jadi Sorotan

Minggu, 27 September 2026 - 12:49 WIB

Malam Apresiasi 5 Tahun AMSI Kepri, Amsakar Achmad hingga Ansar Ahmad Terima Penghargaan

Selasa, 22 September 2026 - 06:36 WIB

Bawa Nama MTsN Tanjungpinang, Lima Murid Berlaga di Olimpiade IPS Tingkat Nasional

Minggu, 20 September 2026 - 11:44 WIB

Lima Kawasan di Tanjungpinang Disiapkan Jadi Kampung Nelayan Merah Putih

Kamis, 10 September 2026 - 13:27 WIB

AMSI Kepri dan LAM Kepri Sepakat Perkuat Kolaborasi, Program Adat hingga Layanan untuk Masyarakat

Berita Terbaru