Poltracking Rilis Survei Pilwako Batam 2024, Begini Hasilnya

- Publisher

Senin, 16 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Amsakar Achmad dan Li Claudia Chandra. Foto: INIKEPRI.COM

Amsakar Achmad dan Li Claudia Chandra. Foto: INIKEPRI.COM

INIKEPRI.COM – Poltracking Indonesia menyelenggarakan survei di Kota Batam pada awal September 2024 pasca pendaftaran Calon Walikota – Wakil Walikota ke KPUD Kota Batam, dengan menggunakan metode stratified multistage random sampling.

Masduri Amrawi, Peneliti Utama Poltracking Indonesia, dalam keterangan yang diterima INIKEPRI.COM, Senin (16/9/2024), menyebut, pengambilan data lapangan dilakukan pada tanggal 4 – 10 September 2024.

“Sampel pada survei ini adalah 400 responden dengan margin of error +/- 4.9% pada tingkat kepercayaan 95%. Klaster survei menjangkau 12 kecamatan di Kota Batam secara proporsional berdasarkan data jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) 2024, sedangkan stratifikasi survei ini adalah proporsi jenis kelamin pemilih,” kata dia.

Pengumpulan data, lanjut dia, dilakukan oleh pewawancara terlatih melalui wawancara tatap muka dengan menggunakan teknologi aplikasi terhadap responden yang telah terpilih secara acak. Setiap pewawancara mewawancarai 10 responden untuk setiap satu desa/kelurahan terpilih.

BACA JUGA:  Ombudsman Kepri Apresiasi Kesiapan PLN Batam Jaga Listrik Andal Selama Natal dan Tahun Baru

Masduri menjelaskan, maksud dan tujuan dari survei ini adalah untuk mengukur peta kekuatan elektoral Calon Walikota – Wakil Walikota pasca pendaftaran, serta melihat sejauh mana kemantapan pilihan publik Kota Batam pasca pendaftaran tersebut.

Temuan pokok dan analisis hasil survei ini dapat dijelaskan sebagaimana berikut. Pertama. Pada simulasi head to head antar Calon Walikota Batam antara Amsakar Achmad dan Nuryanto, Amsakar Achmad memperoleh angka elektabilitas (61.7%), sedangkan Nuryanto (19.0%). Sementara simulasi head to head antar Calon Wakil Walikota Batam antara Hardi Selamat Hood dan Li Claudia Chandra, Li Claudia Chandra memperoleh angka elektabilitas (54.9%), sedangkan Hardi Selamat Hood (20.2%),” papar Masduri.

Kedua, lanjut dia lagi, ada simulasi head to head pasangan Calon Walikota – Wakil Walikota Batam antara pasangan Amsakar Achmad – Li Claudia Chandra dan pasangan Nuryanto – Hardi Selamat Hood.

BACA JUGA:  Fokus ke Pemilu 2024, Rumah Amsakar Mendengar Dihentikan Sementara Waktu

“Pasangan Amsakar Achmad – Li Claudia Chandra memperoleh angka elektabilitas
(64.8%), sedangkan pasangan Nuryanto – Hardi Selamat Hood (21.1%),” jelasnya.

Ketiga, sambung dia, Peta sebaran pemilih berdasarkan usia, pemilih dari kelompok Gen Z (<=22 tahun), Milenial Muda (22-30 tahun), Milenial Matang (31-40 tahun), Generasi X (41-52 tahun) dan Baby Boomers & Silent Gen (>53 tahun) cenderung kepada pasangan Amsakar Achmad – Li Claudia Chandra.

“Sedangkan peta sebaran pemilih berdasarkan tipologi pemilih, pemilih rasional, psikologis dan sosiologis cenderung kepada Amsakar Achmad – Li Claudia Chandra,” kata Masduri.

Lanjut dia lagi, point keempat, persoalan paling pokok yang dihadapi oleh masyarakat Kota Batam saat ini.

“yakni harga-harga kebutuhan pokok mahal (44.4%), diikuti susah mencari lapangan kerja (28.3%), biaya pendidikan-menengah mahal (8.1%), biaya berobat/kesehatan mahal (6.8%), kepengurusan izin administrasi/birokrasi sulit (4.7%), sarana/transportasi/inftrastruktur tidak memadai (2.2%), masalah keamanan dan ketertiban masyarakat (1.6%),”paparnya.

BACA JUGA:  Hari ke-2 Retreat Kepala Daerah, Amsakar: Lembah Tidar Punya Cerita
Hasil survei Poltracking Indonesia. Foto: Poltracking Indonesia

Kelima, imbuhnya lagi, sebanyak (94.4%) publik mengatakan mengetahui jika Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) akan dilaksanakan secara serentak pada November 2024. (75.5%) publik Kota Batam mengatakan tidak akan mengubah pilihan terhadap Calon Walikota – Wakil Walikota Batam, sedangkan (15.2%) mengatakan masih mungkin mengubah pilihan.

“Di antara yang masih mungkin mengubah pilihan, akan memantapkan pilihannya pada masa kampanye (46.9%), diikuti pada hari H pelaksanaan pemilihan (32.7%), pada masa tenang kampanye (10.2%) dan saat penetapan calon (4.1%),” ungkapnya.

“Temuan ini merupakan potret terbaru dari survei yang dilakukan pada awal September 2024. Berbagai kemungkinan masih berpotensi terjadi, tergantung isu dan konstelasi politik jelang hari pemilihan pada 27 November 2024 nanti,” sambung dia menutup keterangan.

Penulis : IZ

Berita Terkait

Warga Sungai Beduk Keluhkan Air Bersih, Lahan Pemakaman 4,76 Hektare Masih Tunggu Pusat
Amsakar Tegaskan APBD Batam 2027 Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat
Perselisihan HP dan OTP Berujung Dugaan KDRT, Kreator Konten Batam Diamankan Polisi
KNPI Kepri Soroti Hoaks terhadap Kapolri Suyudi, Andhi: Jangan Bangun Opini dari Fitnah
Ketua DPRD Kepri Iman Sutiawan Bantu Pulangkan Korban Dugaan Penyiksaan ke Jabar dan Palembang
Warga Bengkong Keluhkan Banjir, Sampah dan Air Bersih, Ini Respons Amsakar
Pemutihan Pajak Kendaraan di Kepri Diperpanjang, Warga Punya Waktu hingga 31 Oktober 2026
Cuaca Batam 7 Oktober: Sejumlah Wilayah Diprakirakan Berkabut, Suhu hingga 32 Derajat

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 08:06 WIB

Warga Sungai Beduk Keluhkan Air Bersih, Lahan Pemakaman 4,76 Hektare Masih Tunggu Pusat

Kamis, 8 Oktober 2026 - 06:11 WIB

Perselisihan HP dan OTP Berujung Dugaan KDRT, Kreator Konten Batam Diamankan Polisi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 00:02 WIB

KNPI Kepri Soroti Hoaks terhadap Kapolri Suyudi, Andhi: Jangan Bangun Opini dari Fitnah

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:50 WIB

Ketua DPRD Kepri Iman Sutiawan Bantu Pulangkan Korban Dugaan Penyiksaan ke Jabar dan Palembang

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:40 WIB

Warga Bengkong Keluhkan Banjir, Sampah dan Air Bersih, Ini Respons Amsakar

Berita Terbaru