BPS : Penduduk Miskin Kepri Turun 0,59 Persen, Terendah ke-4 se-Indonesia

- Publisher

Kamis, 16 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BPS Kepri Margareta Anggorowati. Foto: BPS Kepri

Kepala BPS Kepri Margareta Anggorowati. Foto: BPS Kepri

INIKEPRI.COM – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepulauan Riau mencatat bahwa penduduk miskin di Kepri mengalami penurunan sebesar 0,59 persen pada September 2024.

Hal ini disampaikan Kepala BPS Kepri Margareta Anggorowati, pada release berita statistik profil Kemiskinan Provinsi Kepri dan Tingkat Ketimpangan Pengeluaran Penduduk, di Kantor BPS Kepri, Rabu (15/1).

“Pada September 2024, jumlah penduduk miskin di Provinsi Kepri sebanyak 124,96 ribu jiwa atau sebesar 4,78 persen di Provinsi Kepri di bandingkan Maret 2024 sebesar 5,37 persen” ujar Margareta Anggorowati.

Dikatakan Margareta, penurunan penduduk miskin pada September 2024 mengalami penurunan 13,34 ribu jiwa dibandingkan pada Maret 2024.

BACA JUGA:  Kelurahan Duriangkang Raih Juara Umum MTQH XXXIV Kecamatan Sungai Beduk

“Jika dibandingkan antar Provinsi, Provinsi Kepri berada pada posisi 4 terendah se-Indonesia, ” jelas Margareta Anggorowati

Menurut Margareta Anggorowati, penurunan penduduk miskin di Provinsi Kepri dipengaruhi juga dengan beberapa kontribusi terbesar dari makanan dan bukan makanan di daerah perkotaan dan pedesaan di Provinsi Kepri.

“Penurunan jumlah penduduk miskin di Provinsi Kepri ini juga disebabkan beberapa tren positif pada penyaluran Bantuan Sosial pada triwulan 3 tahun 2024, pertumbuhan ekonomi Kepri yang tumbuh 1,15 persen pada triwulan 3 tahun 2024, konsumsi rumah tangga pada tw 3 yang naik 1,61 persen, ” ujarnya.

BACA JUGA:  Pengungkapan Kasus Narkoba di Pulau Terong, Ini Kronologisnya

Serta penurunan Tingkat Pengangguran Terbuka sebesar 0,41 persen dan peningkatan upah buruh pada Agustus 2024 lalu.

Sementara itu, Margareta Anggorowati juga memaparkan Tingkat Ketimpangan Pengeluaran Penduduk Kepri atau Gini Ratio pada September 2024 yang mengalami kenaikan 2,5 persen dari Maret 2024.

“Yang mana, Gini Ratio pada September 2024 sebesar Rp. 807.602 per kapita per bulan, ” jelas Margareta

Menurut, Margareta Anggorowati, ketimpangan pengeluaran penduduk Kepri 0,357 pada September 2024 , meningkat 0,08 persen dibandingkan Maret 2024 lalu.

BACA JUGA:  Pemko Batam Tak Tinggal Diam: Amsakar Berdiri untuk Intan dan Semua Pekerja Rentan

“Sehingga Tingkat Ketimpangan Pengeluaran Penduduk  Kepri masuk dalam kategori sedang, ” tambah Margareta lagi.

Dengan Gini Ratio Provinsi Kepri berada di bawah gini ratio nasional 19,75 persen dalam kategori ketimpangan rendah.

Sementara itu, Mewakili Sekretaris Daerah Provinsi Kepri Adi Prihantara, Kepala Dinas sosial Provinsi Kepri Burhanuddin menyambut baik dengan penurunan angka kemiskinan di Provinsi Kepri pada September 2024.

“Kita mendukung penurunan angka kemiskinan ini, dan kami sangat menyambut baik prestasi yang baik di Provinsi Kepri, ” Jelas Burhanuddin.

Penulis : RP

Editor : IZ

Berita Terkait

Amsakar Minta Camat dan Lurah Rajin Turun ke Lapangan, Persoalan Warga Harus Cepat Ditangani
Pemko dan DPRD Batam Sepakati Pansus Dua Ranperda, Ketertiban Umum Jadi Sorotan
Ribuan Botol Miras Diduga Masuk dari Singapura, Polisi Telusuri Jalur ke Batam
BP Batam Perbaiki Jalan Gajah Mada Jalur Sei Ladi: Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Mulai 18 Oktober 2026
BP Batam Ajak Masyarakat Waspada terhadap Dampak Kabut Asap
Optimalisasi Pasokan Air Bagi Warga, Ini Langkah BP Batam
Soroti Banjir Batam, Tiga Siswi MAN IC Melaju ke Final Nasional Lomba APBN-APBD
DPD KNPI Kepri Bagikan 1.000 Masker di Batam, Desak Pemerintah Bergerak Cepat Tangani Kabut Asap

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:07 WIB

Amsakar Minta Camat dan Lurah Rajin Turun ke Lapangan, Persoalan Warga Harus Cepat Ditangani

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 07:45 WIB

Pemko dan DPRD Batam Sepakati Pansus Dua Ranperda, Ketertiban Umum Jadi Sorotan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:27 WIB

Ribuan Botol Miras Diduga Masuk dari Singapura, Polisi Telusuri Jalur ke Batam

Jumat, 16 Oktober 2026 - 12:55 WIB

BP Batam Perbaiki Jalan Gajah Mada Jalur Sei Ladi: Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Mulai 18 Oktober 2026

Jumat, 16 Oktober 2026 - 12:24 WIB

BP Batam Ajak Masyarakat Waspada terhadap Dampak Kabut Asap

Berita Terbaru