INIKEPRI.COM – Sekitar pukul 09.30 WAS, jemaah haji Kabupaten Karimun 1446H/2025M yang tergabung dalam Kloter 01 BTH kembali menunaikan ibadah Umrah Sunnah di Masjidil Haram. Kegiatan ini juga disertai pelaksanaan badal umrah bagi beberapa anggota keluarga jemaah yang diamanahkan sebelumnya.
Setibanya di kawasan Masjidil Haram sekitar pukul 09.45 WAS, jemaah langsung memasuki pelataran Ka’bah dan memulai thawaf dari sudut Hajar Aswad. Dengan penuh kekhusyukan, mereka melafalkan: “Bismillahi Allahu Akbar” sambil mengangkat tangan sebagai tanda permulaan thawaf.
Meski kondisi pelataran Ka’bah cukup padat oleh jemaah dari berbagai negara, namun dengan strategi pengaturan rombongan yang baik, seluruh jemaah dari Kabupaten Karimun tetap dapat melaksanakan thawaf dengan tertib dan tidak berpencar. Strategi tersebut dilakukan dengan menempatkan jemaah laki-laki yang bertubuh besar dan Petugas Haji Daerah (PHD) di barisan depan untuk membuka jalur, sementara jemaah perempuan dan lansia dilindungi di posisi tengah.
Thawaf tujuh putaran berhasil diselesaikan dengan lancar dalam waktu sekitar 45 menit. Setelah thawaf, jemaah melaksanakan salat sunnah umrah dan berdoa di arah Multazam, lalu melanjutkan ke prosesi sa’i antara bukit Shafa dan Marwah. Meskipun jalur sa’i juga sangat padat dan merayap, seluruh prosesi dapat dilaksanakan dengan baik hingga selesai, ditutup dengan tahallul (memotong rambut) sebagai tanda selesainya rangkaian umrah sunnah.
Proses ibadah berakhir sekitar pukul 11.00 WAS. Mengingat cuaca yang panas menyengat serta kondisi fisik jemaah yang mulai lelah, diputuskan untuk segera kembali ke maktab dan tidak melaksanakan salat Zuhur berjemaah di masjid, demi menjaga kesehatan jemaah.
Ketua PHD Kabupaten Karimun, Mukhrizal, S.Ag., menyampaikan rasa syukurnya atas kelancaran ibadah tersebut. “Alhamdulillah, seluruh rangkaian umrah sunnah dan badal umrah dapat berjalan lancar. Ini menjadi salah satu bentuk kesungguhan dan semangat ibadah jemaah kita menjelang Armuzna,” ujarnya.
Dengan pelaksanaan umrah sunnah ini, jemaah semakin mempersiapkan diri secara spiritual untuk menghadapi puncak ibadah haji yang akan segera tiba.
Penulis : RBP
Editor : IZ

















