Rakor Kepala Daerah se-Sumatera di Batam: Mendagri Minta Stabilitas, Amsakar Dorong Kolaborasi

- Publisher

Senin, 22 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Batam Amsakar Achmad bersama Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Pemerintahan se-Sumatera 2025 di Swiss-Belhotel Harbour Bay, Minggu (21/9/2025). Rakor dipimpin langsung Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian. Foto: INIKEPRI.COM

Wali Kota Batam Amsakar Achmad bersama Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Pemerintahan se-Sumatera 2025 di Swiss-Belhotel Harbour Bay, Minggu (21/9/2025). Rakor dipimpin langsung Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian. Foto: INIKEPRI.COM

INIKEPRI.COM – Wali Kota Batam Amsakar Achmad bersama Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Pemerintahan se-Sumatera 2025 di Swiss-Belhotel Harbour Bay, Minggu (21/9/2025). Rakor dipimpin langsung Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.

Pertemuan ini dihadiri kepala daerah dari sepuluh provinsi Sumatera serta pejabat pusat, di antaranya Ketua Komisi II DPR RI Rifqinizamu Karyasayuda dan Plt Dirjen Perdagangan Luar Negeri Tommy Andana.

Bagi Batam, kehadiran Amsakar bersama Li Claudia menjadi wujud kesiapan daerah dalam mendukung kebijakan nasional sekaligus mempererat sinergi dengan pemerintah pusat.

“Rakor ini momentum penting untuk memperkuat kolaborasi. Dengan sinergi yang solid, pembangunan bisa berjalan searah dan stabilitas daerah tetap terjaga,” ujar Amsakar.

Amsakar juga menyampaikan apresiasi atas dipilihnya Batam sebagai tuan rumah. Menurutnya, pertemuan lintas daerah seperti ini membuka ruang berbagi pengalaman sekaligus memperluas manfaat pembangunan.

BACA JUGA:  Respons Aksi “Rayap Besi”, Wakil Kepala BP Batam Cek Langsung Terowongan Pelita

“Melalui sinergi antar daerah, kita bisa menghadirkan manfaat pembangunan yang lebih luas dan dirasakan langsung oleh masyarakat. Semoga kerja sama antarwilayah di Sumatera semakin solid,” tambahnya.

Ia menegaskan, kunci keberhasilan pembangunan ada pada kolaborasi. Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, ditambah kerja sama antarprovinsi, diyakininya akan mampu menjawab tantangan pembangunan sekaligus meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Sementara itu,  Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menegaskan, Rapat Koordinasi (Rakor) Pemerintahan se-Sumatera 2025 di Batam menyoroti dua isu utama, yakni keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta pengelolaan fiskal daerah.

Tito menyebut, kedua isu ini sangat penting karena berkaitan langsung dengan stabilitas nasional dan keberlanjutan pembangunan daerah. Rakor juga menjadi wadah untuk mengantisipasi potensi persoalan pada tahun anggaran 2025.

“Langkah proaktif perlu dilakukan agar kendala bisa diminimalisir dan program pemerintah di daerah berjalan lancar,” ujar Tito.

BACA JUGA:  Anak Hinterland Bisa Kuliah di UI, ITB hingga UGM, Pemko Batam Siapkan Beasiswa

Ia menekankan, stabilitas daerah adalah fondasi pembangunan. Karena itu, kepala daerah diminta sigap menghadapi dinamika yang bisa memicu keresahan, termasuk demonstrasi.

Menurut Tito, langkah awal yang harus dilakukan adalah memperkuat koordinasi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta menjalin komunikasi intensif dengan tokoh masyarakat untuk meredam potensi eskalasi.

Dalam arahannya, Mendagri juga memberi instruksi khusus. Antara lain menggelar doa bersama lintas elemen, memperbanyak program pro rakyat seperti pasar murah dan bantuan sosial, serta menunda kegiatan seremonial yang terkesan berlebihan.

Tito mengingatkan agar pejabat dan keluarganya tidak memamerkan kemewahan. “Kalau ada acara pribadi seperti resepsi atau ulang tahun, laksanakanlah dengan sederhana. Jangan sampai menimbulkan kecemburuan sosial,” tegasnya.

Selain itu, ia meminta kepala daerah tetap berada di wilayah masing-masing, terutama dalam situasi rawan. Perjalanan ke luar negeri hanya diperbolehkan untuk kepentingan dinas penting atau berobat, dengan izin khusus dan syarat daerah dalam kondisi aman.

BACA JUGA:  Haru! Polsek Sei Beduk dan Melayu Raya Batam Salurkan Bantuan ke Penyandang Disabilitas

Ia juga mendorong komunikasi rutin antara gubernur, bupati, dan wali kota. “Minimal tiga bulan sekali harus ada rapat bersama untuk sinkronisasi program. Kalau bisa sebulan sekali, tentu lebih baik,” tambahnya.

Selain kamtibmas, Mendagri juga menyinggung strategi menghadapi alokasi Transfer ke Daerah (TKD) 2026 sebesar Rp693 triliun. Ia menekankan tiga hal: efisiensi belanja, optimalisasi pendapatan baru tanpa membebani rakyat kecil, termasuk menggerakkan UMKM dan sektor pangan,  serta memanfaatkan peluang program pusat senilai Rp1.376 triliun seperti makan bergizi gratis, revitalisasi sekolah, layanan kesehatan, infrastruktur, hingga ketahanan pangan.

Menutup arahannya, Tito mengimbau pemerintah daerah mengaktifkan kembali siskamling di tingkat RT/RW. Menurutnya, langkah sederhana ini, ditambah sikap santun pejabat, efektif menjaga kondusivitas dan kepercayaan masyarakat.

Penulis : RP

Editor : IZ

Berita Terkait

BP Batam Jemput Bola, 11 Titik Banjir Langsung Disisir Setelah RDP DPR RI
BP Batam Kurangi Biaya Operasional Rutin, Perkuat Belanja Modal Produktif Demi Tingkatkan Pelayanan Investasi
Ranperda APBD 2025: Kekayaan Bersih Pemko Batam Capai Rp13,69 Triliun, Amsakar Beberkan Penyebabnya
Batam Bangun Jalan Baru Rp130 Miliar! Kemacetan di Batuaji hingga Bandara Bakal Berkurang, Ditarget Rampung 2029
Pemko Batam Siapkan Edaran Pembatasan Penggunaan Gawai bagi Anak, Orang Tua Diminta Lebih Waspada
Tablig Akbar 1 Muharram 1448 H, Amsakar Bacakan Puisi “Jabal Uhud” di Hadapan Ribuan Jemaah
Ditpam BP Batam Resmi Berada di Bawah Koordinasi Deputi Bidang Pelayanan Umum
Putus Mata Rantai Pencurian Aset Publik dan Vandalisme, BP Batam Teken Pakta Integritas Bersama Polda Kepri dan Pelaku Usaha Scrap

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:48 WIB

BP Batam Jemput Bola, 11 Titik Banjir Langsung Disisir Setelah RDP DPR RI

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:58 WIB

BP Batam Kurangi Biaya Operasional Rutin, Perkuat Belanja Modal Produktif Demi Tingkatkan Pelayanan Investasi

Jumat, 19 Juni 2026 - 07:36 WIB

Ranperda APBD 2025: Kekayaan Bersih Pemko Batam Capai Rp13,69 Triliun, Amsakar Beberkan Penyebabnya

Rabu, 17 Juni 2026 - 10:17 WIB

Batam Bangun Jalan Baru Rp130 Miliar! Kemacetan di Batuaji hingga Bandara Bakal Berkurang, Ditarget Rampung 2029

Rabu, 17 Juni 2026 - 08:14 WIB

Pemko Batam Siapkan Edaran Pembatasan Penggunaan Gawai bagi Anak, Orang Tua Diminta Lebih Waspada

Berita Terbaru