Gubernur Ansar Pimpin Rakor Tata Kelola RUSD RAT, Komitmen Wujudkan Rumah Sakit Daerah Berstandar Nasional

- Publisher

Minggu, 4 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad, Sabtu (3/1/26) memimpin Rapat Koordinasi Persiapan Pendampingan Tata Kelola Rumah Sakit (TKRS) RSUD Raja Ahmad Tabib (RAT) oleh RSUP Hasan Sadikin Bandung, digelar di Kedai Kopi Batu 10, Tanjungpinang. Foto: INIKEPRI.COM/KepriProv

Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad, Sabtu (3/1/26) memimpin Rapat Koordinasi Persiapan Pendampingan Tata Kelola Rumah Sakit (TKRS) RSUD Raja Ahmad Tabib (RAT) oleh RSUP Hasan Sadikin Bandung, digelar di Kedai Kopi Batu 10, Tanjungpinang. Foto: INIKEPRI.COM/KepriProv

INIKEPRI.COM – Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad, Sabtu (3/1/26) memimpin Rapat Koordinasi Persiapan Pendampingan Tata Kelola Rumah Sakit (TKRS) RSUD Raja Ahmad Tabib (RAT) oleh RSUP Hasan Sadikin Bandung, digelar di Kedai Kopi Batu 10, Tanjungpinang.

Rakor dihadiri Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau Luki Zaiman Prawira, anggota Dewan Pengawas Rumah Sakit, Direktur RSUD RAT dr Bambang Utoyo, jajaran direksi, serta pejabat struktural RSUD Raja Ahmad Tabib.

Dalam arahannya, Gubernur Ansar Ahmad menegaskan bahwa program pendampingan ini merupakan inisiatif langsung dari Menteri Kesehatan sebagai bentuk keseriusan pemerintah pusat dalam mendukung rumah sakit daerah agar mampu menerapkan tata kelola rumah sakit yang baik dan berstandar nasional.

BACA JUGA:  Gerakan Pangan Murah Serentak di Kepri Diluncurkan, Upaya Menjaga Daya Beli dan Stabilitas Harga Pangan

“RSUP Hasan Sadikin telah ditetapkan sebagai rumah sakit pembina RSUD Raja Ahmad Tabib. Ini merupakan kesempatan besar yang harus dimanfaatkan sebaik mungkin untuk melakukan pembenahan secara menyeluruh,” ujar Gubernur Ansar.

Sebagai wujud komitmen dan keseriusan, lanjut Gubernur, dirinya bersama Direktur RSUD RAT belum lama ini telah melakukan kunjungan langsung ke RSUP Hasan Sadikin Bandung.

Dari kunjungan itu RSUP Hasan Sadikin segera menugaskan tim pendamping untuk datang ke RSUD RAT guna melakukan evaluasi menyeluruh. Pendampingan ini direncanakan berlangsung selama kurang lebih satu tahun, dengan fokus pada penguatan sistem manajemen dan tata kelola rumah sakit.

BACA JUGA:  Pemprov Kepri Sabet 3 Penghargaan Sekaligus Dalam Ajang Malam Puncak APPI 2023

Penyiapan Data dan Dokumen

Untuk mendukung kelancaran proses tersebut, Gubernur meminta seluruh jajaran RSUD Raja Ahmad Tabib menyiapkan data dan dokumen yang dibutuhkan. Data yang disampaikan nantinya akan disesuaikan dengan standar dan sistem yang diterapkan RSUP Hasan Sadikin, sehingga berbagai kelemahan dapat diidentifikasi secara objektif.

“Dari situ kita bisa melihat apa saja yang perlu dibenahi, lalu dievaluasi melalui diskusi dan pemantauan yang fokus, terarah, dan berkelanjutan,” jelasnya.

Gubernur Ansar menegaskan bahwa tujuan utama pendampingan ini adalah meningkatkan mutu tata kelola rumah sakit tanpa mengabaikan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

BACA JUGA:  Pesta Bangso Batak Marsada Dihadiri Puluhan Ribu Orang, SAYANG dan ASLI Nyanyi Bareng Judika

“Target kita kejar, namun pelayanan tetap menjadi perhatian utama,” tegasnya.

Menurutnya, pendampingan ini merupakan peluang besar bagi RSUD Raja Ahmad Tabib untuk menciptakan pelayanan kesehatan yang semakin berkualitas dan profesional, terlebih dengan adanya perhatian khusus dari Menteri Kesehatan terhadap penguatan rumah sakit daerah.

Ke depan, Gubernur Ansar berharap RSUD Raja Ahmad Tabib dapat memperoleh tambahan fasilitas dan bangunan untuk menunjang pelayanan kesehatan berbasis pendidikan atau hospital base, sehingga mampu meningkatkan kualitas layanan sekaligus mendukung  pengembangan sumber daya manusia kesehatan di Provinsi Kepulauan Riau. (ron/Informasi

Penulis : RP

Editor : IZ

Berita Terkait

PAD Batam Tembus Rp2,58 Triliun, Pemko Genjot Penerimaan Tanpa Naikkan Tarif Pajak
Dari Matematika hingga IPS, 9 Murid MTsN Lingga Unjuk Kemampuan di OMI 2026
Jangan Salah Jalan! Jalan Tengku Sulung Ditutup Mulai 10 September, Ini Jalur Alternatifnya
Tak Mau Kecolongan, Bupati Cen Sui Lan Perkuat Posko Karhutla dan Siagakan Damkar 24 Jam
Rp3,77 Miliar Digelontorkan, 210 Nelayan Kecil Batam Bakal Dapat Mesin hingga Alat Tangkap
Kabut Asap Memburuk, Seluruh Sekolah Natuna Belajar dari Rumah Mulai Hari Ini, Bupati Cen: “Kasihan Anak-anak”
Yayasan Asma Husnul Khatimah Rajut Ukhuwah di Pulau Penawar Rindu, Belakang Padang Bershalawat II Menggema
Amsakar Tantang 1.600 Mahasiswa Baru UIS Batam: Jangan Jadi Penonton di Tengah Perubahan

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 07:18 WIB

PAD Batam Tembus Rp2,58 Triliun, Pemko Genjot Penerimaan Tanpa Naikkan Tarif Pajak

Rabu, 9 September 2026 - 06:17 WIB

Dari Matematika hingga IPS, 9 Murid MTsN Lingga Unjuk Kemampuan di OMI 2026

Selasa, 8 September 2026 - 12:00 WIB

Jangan Salah Jalan! Jalan Tengku Sulung Ditutup Mulai 10 September, Ini Jalur Alternatifnya

Selasa, 8 September 2026 - 10:11 WIB

Tak Mau Kecolongan, Bupati Cen Sui Lan Perkuat Posko Karhutla dan Siagakan Damkar 24 Jam

Senin, 7 September 2026 - 13:38 WIB

Kabut Asap Memburuk, Seluruh Sekolah Natuna Belajar dari Rumah Mulai Hari Ini, Bupati Cen: “Kasihan Anak-anak”

Berita Terbaru