Paket Handjob Dipromosikan Terbuka di Live TikTok, Aktivitas Candy Thai Massage Jadi Sorotan

- Publisher

Selasa, 10 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Candy Thai Massage yang melakukan promosi berbau pornografi di ruang digital. Foto: INIKEPRI.COM

Candy Thai Massage yang melakukan promosi berbau pornografi di ruang digital. Foto: INIKEPRI.COM

INIKEPRI.COM – Sebuah siaran langsung di platform media sosial TikTok mendadak menarik perhatian setelah menampilkan promosi layanan pijat disertai handjob lengkap dengan durasi, paket, dan harga, yang disampaikan secara terbuka kepada publik.

Siaran tersebut bukan berlangsung di ruang tertutup, melainkan hadir di beranda pengguna TikTok secara acak, siapa saja bisa melihatnya.

Redaksi INIKEPRI.COM menelusuri aktivitas promosi digital tersebut setelah menerima laporan masyarakat dan melakukan pemantauan langsung terhadap konten yang beredar.

Promosi itu diketahui dilakukan melalui akun TikTok @candy.massage.ben, yang secara aktif mempromosikan Candy Thai Massage, sebuah usaha pijat yang beroperasi di kawasan Bengkong, Kota Batam.

Live TikTok, Ruang Terbuka Tanpa Filter

Dalam siaran langsung yang dipantau INIKEPRI.COM, Sabtu (31/1/2026), host akun tersebut tampil santai, berinteraksi akrab dengan penonton, menjawab pertanyaan yang masuk melalui kolom komentar. Percakapan berlangsung cair, seolah promosi tersebut adalah hal lumrah.

Namun, yang disampaikan bukan sekadar pijat tradisional.

Host secara lisan dan berulang kali menyebutkan paket layanan, durasi, serta harga, termasuk layanan handjob yang disebut sebagai bagian dari paket tertentu. Semua penjelasan dilakukan tanpa peringatan konten, tanpa pembatasan usia, dan tanpa mekanisme penyaringan audiens.

Artinya, siapa pun termasuk pengguna yang tidak secara khusus mencari konten tersebut, berpotensi melihat promosi itu saat live muncul di beranda.

BACA JUGA:  Pembudidaya Udang di Batam Komitmen Patuhi Aturan Perizinan Berusaha

Siaran tersebut berlangsung terbuka di ruang publik digital dan dapat diakses siapa saja melalui beranda TikTok. Dalam siaran itu, host menjelaskan paket layanan, durasi, struktur harga, hingga istilah layanan yang kemudian menjadi sorotan publik.

Siaran tersebut telah INIKEPRI.COM rekam melalui screen recording. Dokumentasi tersebut disimpan sebagai arsip verifikasi internal redaksi, dan menjadi dasar penyusunan laporan investigasi ini.

Rincian Paket dan Harga Disebut Secara Terang-terangan

Dalam siaran live tersebut, host menjelaskan paket layanan berdurasi 90 menit dengan potongan diskon 30 persen, ditawarkan seharga Rp257.250, yang disebut telah termasuk service charge.

Tak berhenti di situ, host juga menyebut adanya paket bernama “Double Happy”, dengan harga Rp330.750. Paket ini dijelaskan memberikan dua kali layanan handjob, yaitu sebelum dan sesudah massage.

Penyebutan tersebut disampaikan secara langsung, lugas, dan berulang, seolah menjadi bagian dari daftar harga biasa. Redaksi mencatat, tidak ada upaya penyamaran istilah atau pengaburan makna dalam penyampaian tersebut.

Add-on Layanan Ditawarkan Terpisah

Selain paket utama, saat dihubungi ke nomor yang tertera di beranda media sosial Candy Thai Massage, customer service juga mempromosikan layanan tambahan (add-on) yang ditawarkan di luar paket dasar.

Beberapa layanan tambahan yang disebutkan dalam live antara lain:

  • Nuru sensation massage, dengan biaya tambahan Rp110.000
  • Bubble soap massage, dengan biaya tambahan Rp90.000
  • Dan sejumlah layanan tambahan lainnya
BACA JUGA:  Terkesan dengan Keikhlasan Warga, Amsakar: Energi Silaturahmi Modal Besar Sukseskan Pembangunan

Seluruh penjelasan mengenai layanan tambahan ini disampaikan secara rinci dan detail. Termasuk  pada sesi massage , terapis Candy Thai Massage hanya mengenakan celana short dan baju tank top. Bahkan, disebut pula, pada layanan massage itu, nantinya ada gerakan yang mirip dengan gaya 69 di kamus kamasutra.

Terapis yang ada di Candy Thai Massage. Foto: INIKEPRI.COM

“Nuru sensation massage menggunakan media jell dengan sensasi dingin, dipakai after massage sebelum handjob Abang dan untuk therapistnya menggunakan short dan tenktop dan untuk gerakannya kurang lebih ada gerakan 69nya Abang 😊,” jelas sang customer service di layanan WhatsApp.

Promosi Digital dan Pertanyaan Pengawasan

Promosi layanan pijat disertai handjob yang dilakukan secara terbuka di media sosial memunculkan pertanyaan serius di tengah publik. TikTok sebagai platform digital memiliki jangkauan luas dan algoritma yang memungkinkan konten muncul secara acak di beranda pengguna.

Dalam konteks ini, promosi Candy Thai Massage menimbulkan pertanyaan tentang:

  • Pengawasan konten promosi usaha
  • Batas antara pijat konvensional dan layanan lain
  • Kesesuaian promosi dengan izin usaha

Jejak Digital, Bantahan, dan Catatan Klarifikasi Redaksi

Redaksi INIKEPRI.COM menegaskan bahwa laporan ini tidak lahir dari isu liar atau asumsi sepihak. Pemberitaan disusun melalui penelusuran digital, pemantauan langsung, serta dokumentasi yang tersimpan sebagai arsip redaksi.

BACA JUGA:  Amsakar dan Li Claudia Sambut Menteri Transmigrasi, Tinjau TPS dan Proyek Strategis

Seiring terbitnya pemberitaan, INIKEPRI.COM melakukan komunikasi langsung dengan pihak Candy Thai Massage melalui WhatsApp. Dalam percakapan tersebut, pihak Candy Thai Massage menyampaikan bantahan awal.

“Sementara tidak live, karena host sakit.”
“Dan host tidak ada bilang kalimat ‘handjob’. Terima kasih.”
“Ada bukti host menyebutkan kalimat ‘handjob’?”

Menanggapi hal itu, INIKEPRI.COM menjelaskan bahwa siaran langsung yang dimaksud bukan dilakukan pada hari konfirmasi, melainkan terjadi sebelumnya.

“Host hari Sabtu sore, 31 Januari 2026.”
“Secara eksplisit menyebut di dalam live.”

Isi percakapan di WhatsApp dimana Chandy Thai Massage menjelaskan perihal pertanyaan sesuai dengan live di aplikasi TikTok. Foto: INIKEPRI.COM

Sebagai bagian dari prinsip keberimbangan dan hak jawab, pada Kamis, 5 Februari 2026, INIKEPRI.COM kembali mengirimkan pesan WhatsApp lanjutan kepada pihak Candy Thai Massage untuk meminta tanggapan resmi dari manajemen. Namun hingga artikel ini disusun dan diperbaharui pada Selasa (10/2/2026), pesan tersebut tercatat terkirim namun tidak dibaca, dan belum ada pernyataan resmi lanjutan yang disampaikan.

INIKEPRI.COM menegaskan bahwa ruang klarifikasi tetap terbuka. Setiap tanggapan resmi dari pihak Candy Thai Massage, baik berupa bantahan, penjelasan, maupun dokumen pendukung, akan dimuat secara proporsional dalam artikel lanjutan, sesuai dengan Undang-Undang Pers dan Kode Etik Jurnalistik.

(Bersambung).

Penulis : IZ

Berita Terkait

Gekrafs Kepri: Tuduhan EO “Sarang Korupsi” Harus Berbasis Data, Bukan Opini
Bikin Resah! “Rayap Besi” Kini Masuk Hinterland, Pagar Jembatan Pulau Mongkol Lenyap Tanpa Jejak dalam Semalam
Amsakar Apresiasi Jajaran Polda Kepri Atas Pengungkapan Kasus Pencurian Fasilitas Umum
Penutupan Sementara Jl. Gajah Mada, BP Batam Lakukan Perbaikan Jalan Vista
Satu Tahun Kepemimpinan Amsakar – Li Claudia: PAD Meningkat, Ekonomi Batam Bangkit
Amsakar Pastikan Pelebaran Jembatan Bengkong, Solusi Atasi Macet
Polsek Batam Kota Klarifikasi Kasus Dugaan Penipuan Sertifikat, Tegaskan Proses Masih Berjalan
Menuju Kota Bersih, Batam Siapkan Skema Baru Pengelolaan Sampah Berbasis Zona

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 22:39 WIB

Gekrafs Kepri: Tuduhan EO “Sarang Korupsi” Harus Berbasis Data, Bukan Opini

Jumat, 3 April 2026 - 10:33 WIB

Bikin Resah! “Rayap Besi” Kini Masuk Hinterland, Pagar Jembatan Pulau Mongkol Lenyap Tanpa Jejak dalam Semalam

Jumat, 3 April 2026 - 07:42 WIB

Amsakar Apresiasi Jajaran Polda Kepri Atas Pengungkapan Kasus Pencurian Fasilitas Umum

Kamis, 2 April 2026 - 12:42 WIB

Satu Tahun Kepemimpinan Amsakar – Li Claudia: PAD Meningkat, Ekonomi Batam Bangkit

Kamis, 2 April 2026 - 08:34 WIB

Amsakar Pastikan Pelebaran Jembatan Bengkong, Solusi Atasi Macet

Berita Terbaru