INIKEPRI.COM – Tahun pertama kepemimpinan Amsakar Achmad bersama Li Claudia Chandra menunjukkan sinyal positif dari sisi kinerja keuangan daerah. Pemerintah Kota Batam mencatat peningkatan pendapatan yang signifikan sepanjang tahun anggaran 2025.
Capaian tersebut disampaikan Amsakar dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Batam saat memaparkan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025, yang digelar di ruang sidang utama DPRD Batam, Senin (30/3/2026).
Rapat dipimpin Ketua DPRD Kota Batam, Muhammad Kamaluddin, dan dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pejabat BP Batam, Sekretaris Daerah, serta jajaran kepala perangkat daerah.
Dalam pemaparannya, Amsakar menegaskan bahwa LKPJ 2025 memiliki makna strategis karena menjadi tahun awal pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029 di bawah kepemimpinannya.
RPJMD tersebut mengusung visi menjadikan Batam sebagai kota madani yang inovatif, berbudaya, dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat posisinya sebagai pusat investasi dan pariwisata.
“LKPJ ini bukan sekadar kewajiban administratif sebagaimana diamanatkan undang-undang, tetapi juga menjadi ruang evaluasi untuk memastikan setiap rupiah dalam APBD dikelola secara optimal demi kesejahteraan masyarakat Batam,” ujarnya.
Salah satu capaian utama yang disorot adalah peningkatan pendapatan daerah. Sepanjang 2025, pendapatan Batam tercatat mencapai Rp4,29 triliun, atau naik sebesar Rp331,24 miliar dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di angka Rp3,96 triliun.
Menurut Amsakar, peningkatan ini didorong oleh optimalisasi serta intensifikasi pajak daerah yang berjalan seiring dengan pemulihan aktivitas ekonomi di Batam.
“Hal ini menunjukkan bahwa perekonomian Batam terus bergerak positif dan semakin bergairah,” katanya.
Selain kinerja keuangan, Pemerintah Kota Batam juga mencatat sejumlah capaian di sektor pelayanan publik, termasuk pendidikan, kesehatan, dan tata kelola pemerintahan. Sepanjang 2025, Batam berhasil meraih berbagai penghargaan nasional, di antaranya predikat kota terinovatif dalam ajang Innovative Government Award (IGA) serta pengakuan sebagai Kota Layak Anak.
Rapat paripurna ditutup dengan penyerahan dokumen LKPJ Tahun Anggaran 2025 secara simbolis dari Wali Kota kepada pimpinan DPRD Kota Batam untuk selanjutnya dibahas sesuai mekanisme yang berlaku.
Amsakar berharap sinergi antara pemerintah daerah dan DPRD terus diperkuat dalam merumuskan arah kebijakan pembangunan ke depan.
“Kami menantikan rekomendasi DPRD sebagai bahan evaluasi. Masukan dan kritik konstruktif akan menjadi pedoman dalam mewujudkan Batam yang lebih maju dan berdaya saing,” tutupnya.
Penulis : RBP
Editor : IZ

















