Iman Sutiawan: Pernyataan Li Claudia Bentuk Kepedulian, Bukan Merendahkan

- Publisher

Senin, 4 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPD Gerindra Kepulauan Riau, Iman Sutiawan. Foto: INIKEPRI.COM

Ketua DPD Gerindra Kepulauan Riau, Iman Sutiawan. Foto: INIKEPRI.COM

INIKEPRI.COM – Ketua DPD Gerindra Kepulauan Riau, Iman Sutiawan, mengajak masyarakat untuk tidak terburu-buru menyimpulkan polemik yang muncul terkait pernyataan Wakil Wali Kota Batam sekaligus Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra.

Ia menilai, pernyataan tersebut lahir dari kepedulian seorang pemimpin yang melihat langsung dinamika sosial di lapangan, termasuk aktivitas yang dinilai merugikan masyarakat dan berpotensi membahayakan lingkungan.

Menurut Iman, sikap tegas yang disampaikan Li Claudia tidak bisa dilepaskan dari konteks situasi yang dihadapi.

“Pada dasarnya beliau memiliki kepedulian besar terhadap Batam. Dalam kondisi tertentu, seorang pemimpin bisa berbicara tegas karena dorongan untuk melindungi masyarakat. Apalagi Batam ini dipandang sebagai rumah bersama yang harus dijaga,” ujarnya.

BACA JUGA:  Dukung PP Tunas, Amsakar: Anak Harus Dijaga dari Dampak Negatif Digitalisasi

Iman juga mengingatkan masyarakat, khususnya para tokoh dan kalangan ibu-ibu, untuk menjaga suasana tetap kondusif serta tidak memperbesar perbedaan tafsir yang berkembang di ruang publik.

Ia menegaskan, tidak ada maksud untuk merendahkan pihak mana pun dalam pernyataan tersebut.

“Masyarakat tentu bisa membedakan mana bentuk ketegasan terhadap pelanggaran dan mana sikap terhadap masyarakat. Jangan sampai kita terjebak pada potongan narasi yang beredar dan justru menimbulkan kesalahpahaman,” katanya.

BACA JUGA:  Tak Butuh Lama, Macan Barelang Bekuk Pelaku Perampokan Mitra Raya

Lebih lanjut, ia memastikan bahwa persoalan tersebut telah diselesaikan melalui komunikasi yang baik. Li Claudia, kata dia, telah bertemu langsung dengan sejumlah tokoh masyarakat yang sebelumnya merasa keberatan.

Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan.

“Sudah ada dialog langsung, saling memahami, bahkan saling mendukung untuk kemajuan Batam ke depan. Jadi sebenarnya tidak ada persoalan yang perlu diperpanjang,” jelasnya.

Iman menekankan bahwa seluruh elemen masyarakat memiliki tujuan yang sama, yakni menjaga Batam tetap aman, harmonis, dan berkembang sebagai kota yang nyaman bagi semua.

BACA JUGA:  Persoalan Sampah Mendesak, Amsakar-Li Claudia Minta Semua Pihak Bergerak

Karena itu, ia mengajak masyarakat untuk mengedepankan dialog dalam menyikapi perbedaan.

“Yang penting sekarang adalah menjaga persatuan. Jika ada perbedaan pandangan, selesaikan dengan komunikasi yang baik dan suasana yang sejuk,” ujarnya.

Di akhir pernyataannya, Iman berharap masyarakat tidak larut dalam narasi yang berpotensi memecah belah, melainkan fokus pada upaya bersama membangun Batam.

“Batam dibangun dengan semangat kebersamaan. Mari kita rawat kota ini dengan cara-cara yang menenangkan dan memperkuat persatuan,” tutupnya.

Penulis : IZ

Berita Terkait

Minggu Ini! Imigrasi Batam Buka Layanan Paspor di Pollux, Harbour Bay, Botania 2 dan K Square
Tak Perlu Berlama-lama, Li Claudia Selesaikan Persoalan UWT Warga Puskopar
‘Simpang Pantek’ Diusulkan Berganti Nama! LAM Batam Ingin Wajah Kota Lebih Melayu, 24 Simpang dan Bundaran Diusulkan Berganti Nama
Pemko Batam Targetkan Pajak Listrik Rp437,4 Miliar pada 2026, Jadi Andalan PAD
Progres Pergeseran Warga Rempang Eco-City, 242 Kepala Keluarga Tempati Hunian Baru Layak Huni
Amsakar Dorong UMKM Pesisir Naik Kelas Lewat Program PLUT Goes to Pesisir
Kepala BP Batam Apresiasi Peran Driver Online Jaga Nama Baik Kota Batam
Amsakar Pasang Syarat Tegas, Investasi Rempang Harus Buka Pintu Lebar bagi Pekerja Lokal

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 13:00 WIB

Minggu Ini! Imigrasi Batam Buka Layanan Paspor di Pollux, Harbour Bay, Botania 2 dan K Square

Kamis, 14 Mei 2026 - 09:39 WIB

Tak Perlu Berlama-lama, Li Claudia Selesaikan Persoalan UWT Warga Puskopar

Kamis, 14 Mei 2026 - 08:45 WIB

‘Simpang Pantek’ Diusulkan Berganti Nama! LAM Batam Ingin Wajah Kota Lebih Melayu, 24 Simpang dan Bundaran Diusulkan Berganti Nama

Kamis, 14 Mei 2026 - 08:15 WIB

Pemko Batam Targetkan Pajak Listrik Rp437,4 Miliar pada 2026, Jadi Andalan PAD

Kamis, 14 Mei 2026 - 08:09 WIB

Progres Pergeseran Warga Rempang Eco-City, 242 Kepala Keluarga Tempati Hunian Baru Layak Huni

Berita Terbaru