Pernikahan Unik di Lingga, Kapal Lantera Kemenag Jadi Tempat Akad Dua Pasangan Pengantin

- Publisher

Kamis, 11 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dua pasang pengantin menikah di atas kapal Lentera Kemenag Kepri. Foto: INIKEPRI.COM

Dua pasang pengantin menikah di atas kapal Lentera Kemenag Kepri. Foto: INIKEPRI.COM

INIKEPRI.COM – Suasana berbeda mewarnai pelaksanaan pelayanan keagamaan di Desa Tajur Biru, Kecamatan Temiang Pesisir, Kabupaten Lingga, Rabu (10/6/2026). Dua pasangan pengantin melangsungkan akad nikah di atas Kapal Lantera (Layanan Terapung) Keagamaan milik Kementerian Agama Kabupaten Lingga yang tengah menjalankan misi pelayanan ke wilayah pesisir.

Prosesi sakral yang berlangsung di tengah perairan itu menarik perhatian warga setempat. Sejumlah masyarakat tampak hadir untuk menyaksikan momen yang jarang terjadi tersebut.

Pasangan pertama yang mengikat janji suci pernikahan adalah Afrizal dengan Dayu. Keduanya melangsungkan akad nikah dengan disaksikan Rustam dan Subuh.

Sementara pasangan kedua, Rudi dan Asih Sulastri, resmi menjadi suami istri dengan saksi nikah Suhari Jumadi dan Kahar.

BACA JUGA:  Erwan bersama Alumni SMPN 1 Dabo Singkep Angkatan 97 Berbagi Tajil

Seluruh prosesi akad nikah dipimpin Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Senayang, Aprianto, yang bertindak sebagai penghulu.

Aprianto mengatakan pelaksanaan akad nikah di atas Kapal Lantera merupakan bagian dari komitmen Kementerian Agama untuk menghadirkan layanan keagamaan yang mudah dijangkau masyarakat, terutama mereka yang tinggal di wilayah pesisir dan kepulauan.

“Melalui Lantera, kami ingin memastikan masyarakat dapat memperoleh layanan keagamaan dengan mudah dan dekat dari tempat tinggal mereka. Termasuk layanan pencatatan nikah yang menjadi salah satu kebutuhan penting masyarakat,” ujarnya.

BACA JUGA:  Heboh Kesurupan Massal di SMAN 2 Singkep, Sekolah Putuskan Belajar dari Rumah

Ia menjelaskan, seluruh layanan pencatatan pernikahan yang diberikan melalui program tersebut dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku dan tidak dipungut biaya.

“Pelayanan ini diberikan secara gratis. Masyarakat cukup melengkapi persyaratan administrasi yang telah ditentukan, dan seluruh proses pencatatan nikah dilaksanakan sesuai aturan yang berlaku,” katanya.

Ketua Tim Lantera Kemenag Kabupaten Lingga, Abdurokhman, menuturkan pelaksanaan akad nikah di atas kapal menjadi bukti nyata hadirnya pelayanan pemerintah hingga ke daerah yang sulit dijangkau.

“Lantera hadir untuk mendekatkan layanan kepada masyarakat. Hari ini kita menyaksikan bagaimana layanan pencatatan nikah dapat diberikan langsung kepada warga tanpa harus menempuh perjalanan jauh ke kantor pelayanan. Ini adalah bagian dari semangat pelayanan yang mudah, cepat, dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Kemenag Rilis 108 Lembaga Pengelola Zakat tidak Berizin, Ini Daftarnya

Usai prosesi ijab kabul, kedua pasangan langsung menerima dokumen pernikahan yang telah diproses oleh petugas Kementerian Agama.

Pelaksanaan akad nikah di atas Kapal Lantera menjadi salah satu momen istimewa dalam rangkaian kegiatan Lantera Tahap II Tahun 2026 di Kecamatan Temiang Pesisir. Program tersebut terus menghadirkan berbagai layanan keagamaan secara langsung kepada masyarakat pesisir sebagai bentuk komitmen Kementerian Agama Kabupaten Lingga dalam memberikan pelayanan yang inklusif dan merata hingga ke wilayah terluar.

Penulis : RP

Editor : IZ

Berita Terkait

Dari Matematika hingga IPS, 9 Murid MTsN Lingga Unjuk Kemampuan di OMI 2026
10 Siswa MTs Aqidatunnajin Daik Terima Beasiswa BAZNAS Lingga
Semarak HUT ke-81 RI, MTsN Lingga Gelar E-Sport Football Cup Antar Kelas
Cek Kesehatan hingga Vaksin HPV, MIN Lingga Gelar BIAS Bersama Puskesmas Dabo Lama
KUA Lingga Utara Kembali Gelar Gerakan Khataman Al-Qur’an, Targetkan Lima Kali Khatam di Masjid At-Taqwa
Membanggakan! Dua Siswa MTsN Lingga Lolos OSN Matematika Tingkat Provinsi Kepri
Kabar Duka dari Tanah Suci: Anggota DPRD Lingga Ahmad Jafar Meninggal saat Menunaikan Haji
Picu Tanda Tanya: Baru 5 Bulan Dibangun, Dermaga Apung Senilai Rp704 Juta di Tanjung Buton-Lingga Tiba-Tiba Ambruk

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 06:17 WIB

Dari Matematika hingga IPS, 9 Murid MTsN Lingga Unjuk Kemampuan di OMI 2026

Rabu, 2 September 2026 - 08:09 WIB

10 Siswa MTs Aqidatunnajin Daik Terima Beasiswa BAZNAS Lingga

Jumat, 21 Agustus 2026 - 07:55 WIB

Semarak HUT ke-81 RI, MTsN Lingga Gelar E-Sport Football Cup Antar Kelas

Selasa, 18 Agustus 2026 - 09:32 WIB

Cek Kesehatan hingga Vaksin HPV, MIN Lingga Gelar BIAS Bersama Puskesmas Dabo Lama

Senin, 20 Juli 2026 - 07:49 WIB

KUA Lingga Utara Kembali Gelar Gerakan Khataman Al-Qur’an, Targetkan Lima Kali Khatam di Masjid At-Taqwa

Berita Terbaru