INIKEPRI.COM – Pemerintah Kota Batam mengimbau masyarakat agar menyikapi secara bijak berbagai informasi yang berkembang terkait kegiatan pawai yang belakangan dikaitkan dengan dukungan terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Batam, Rudi Panjaitan, mengatakan pemerintah terus memantau berbagai informasi yang beredar di ruang publik, termasuk percakapan yang berkembang di media sosial. Menurutnya, setiap informasi perlu dipahami secara menyeluruh agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.
Rudi menilai perbedaan pandangan terhadap suatu kebijakan merupakan hal yang wajar dalam kehidupan demokrasi. Karena itu, masyarakat diharapkan tidak terburu-buru membentuk opini tanpa didukung informasi yang lengkap dan terverifikasi.
“Dalam negara demokrasi, setiap warga memiliki hak untuk menyampaikan pandangan maupun pendapatnya. Perbedaan sikap terhadap sebuah kebijakan adalah sesuatu yang lumrah. Ada yang mendukung, ada pula yang menyampaikan kritik atau masukan. Namun yang paling penting, semua pendapat tersebut disampaikan secara santun, bertanggung jawab, dan berlandaskan fakta yang benar,” ujar Rudi.
Ia menegaskan Pemerintah Kota Batam selalu membuka ruang bagi berbagai aspirasi masyarakat sebagai bagian dari upaya membangun daerah yang lebih baik.
Menurutnya, setiap masukan yang disampaikan masyarakat menjadi bagian penting dalam proses penyelenggaraan pemerintahan dan peningkatan kualitas pelayanan publik.
“Kami menghargai setiap aspirasi yang berkembang di masyarakat. Pemerintah tentu terbuka terhadap berbagai pandangan dan masukan. Karena itu kami mengajak seluruh masyarakat untuk mengedepankan klarifikasi dan verifikasi terhadap informasi yang diterima, sehingga tidak menimbulkan persepsi yang keliru ataupun polemik yang sebenarnya bisa dihindari,” katanya.
Lebih lanjut, Rudi berharap berbagai dinamika yang muncul di tengah masyarakat dapat menjadi ruang dialog yang sehat dan konstruktif. Dengan demikian, perbedaan pandangan yang ada tidak berkembang menjadi perpecahan, melainkan menjadi bagian dari proses demokrasi yang dewasa.
“Yang kita harapkan adalah suasana yang tetap kondusif. Mari bersama-sama menjaga keharmonisan dan persatuan di Kota Batam dengan menyikapi setiap informasi secara bijak, tidak mudah terprovokasi, serta selalu mengedepankan semangat kebersamaan dalam membangun daerah,” tutupnya.

















