INIKEPRI.COM — Kota Batam kembali mendapat pengakuan atas arah pembangunan ekonominya. Pemerintah Kota (Pemko) Batam meraih Anugerah Program Ekonomi Terpuji Kategori Pembangunan Terintegrasi Berdaya Saing Global dalam ajang Detik Sumatera Awards 2026.
Penghargaan tersebut diterima langsung Wali Kota Batam Amsakar Achmad dari Regional Manager detikcom, Triono Wahyu Sudibyo, di Trans Hotel Jakarta Cibubur, Jawa Barat, Jumat (28/8/2026).
Penghargaan ini diberikan sebagai apresiasi terhadap upaya Batam membangun ekosistem yang menghubungkan berbagai sektor, mulai dari investasi, industri, infrastruktur dan konektivitas, hingga transformasi digital dan penciptaan lapangan kerja.
Tak hanya mengejar pertumbuhan ekonomi, pembangunan juga diarahkan untuk berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas lingkungan dan kehidupan masyarakat.
Bagi Amsakar, penghargaan tersebut tentu menjadi kebanggaan. Namun, ia tidak ingin capaian itu justru membuat pemerintah terlena.
Menurutnya, penghargaan harus menjadi energi tambahan untuk memastikan pembangunan yang dilakukan pemerintah benar-benar memberikan dampak bagi masyarakat.
“Penghargaan ini tentu menjadi kebanggaan bagi kita semua, tetapi yang lebih penting adalah bagaimana penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus bekerja dan menghadirkan pembangunan yang manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujar Amsakar.
Potensi Batam Harus Diubah Menjadi Kekuatan
Batam memiliki modal besar untuk terus tumbuh. Letaknya yang strategis, kawasan industri, konektivitas dengan negara tetangga serta statusnya sebagai salah satu pusat perdagangan dan industri menjadikan Batam memiliki posisi penting dalam perekonomian kawasan.
Namun, menurut Amsakar, potensi tersebut tidak akan berarti banyak jika tidak dikelola secara optimal.
“Batam memiliki posisi yang strategis dan potensi yang besar. Tugas kita adalah mengelola seluruh potensi itu menjadi kekuatan pembangunan,” katanya.
Karena itu, arah pembangunan Batam tidak hanya berbicara tentang bagaimana menarik investasi.
Pembangunan juga harus mampu membuka lapangan kerja, meningkatkan kesejahteraan, memperkuat infrastruktur dan konektivitas, mendorong pertumbuhan kawasan industri, memperluas digitalisasi, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Di sisi lain, pembangunan yang terintegrasi membutuhkan koordinasi antarlembaga. Amsakar menilai sinergi antara Pemko Batam dan BP Batam menjadi salah satu bagian penting dalam membangun ekosistem ekonomi yang kompetitif.
Kolaborasi tersebut dibutuhkan agar Batam mampu merespons kebutuhan dunia usaha sekaligus menjaga agar pertumbuhan ekonomi tetap memberi ruang bagi masyarakat.
“Ini Bukan Akhir dari Perjalanan”
Amsakar menegaskan, penghargaan yang diterima Batam tidak boleh dipandang sebagai garis akhir.
Justru sebaliknya, apresiasi tersebut harus menjadi dorongan untuk melakukan pembenahan secara berkelanjutan.
“Ini bukan akhir dari perjalanan. Justru penghargaan ini menjadi penyemangat untuk terus melakukan pembenahan,” tegasnya.
Ia memastikan pembangunan Batam akan terus diarahkan pada penguatan integrasi, peningkatan daya saing dan perluasan manfaat pembangunan.
“Batam terus bergerak, pembangunan terintegrasi harus diperkuat, daya saing ditingkatkan, dan manfaat pembangunan terus diarahkan agar semakin dekat dengan masyarakat,” lanjutnya.
Anugerah Program Ekonomi Terpuji dalam Detik Sumatera Awards 2026 akhirnya bukan hanya menjadi catatan prestasi bagi Batam.
Di balik penghargaan itu ada pekerjaan yang masih harus dilanjutkan: bagaimana pertumbuhan ekonomi, investasi dan pembangunan kota tidak berhenti sebagai angka dan capaian, tetapi benar-benar hadir dalam kehidupan masyarakat.
Sebab, bagi sebuah kota yang sedang mengejar daya saing global, ukuran keberhasilan pada akhirnya bukan hanya seberapa jauh Batam dikenal dunia, tetapi juga seberapa besar kemajuan itu dirasakan warganya.
Penulis : RP
Editor : IZ

















