INIKEPRI.COM – Mereka bekerja ketika sebagian besar orang mungkin belum datang. Menjaga kebersihan, merawat lingkungan dan memastikan rumah ibadah tetap nyaman menjadi bagian dari keseharian para petugas kebersihan Masjid Agung Natuna di Ranai.
Kamis (24/9/2026), perhatian datang kepada 20 petugas kebersihan tersebut. Yayasan Komunitas Pecinta Domino Natuna (KPDN) menyalurkan bantuan sosial berupa paket sembako dan sagu hati sebagai bentuk apresiasi atas pekerjaan yang mereka jalankan setiap hari.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung H. Raja Mustakim, Founder Yayasan KPDN sekaligus Ketua Dewan Pengarah KPDN. Ia didampingi Hadi Candra selaku Ketua Dewan Pembina KPDN, Harsono selaku Ketua Yayasan KPDN serta jajaran pengurus lainnya.
Kegiatan sosial itu juga berkolaborasi dengan Bupati Natuna Cen Sui Lan.
Sebanyak 20 petugas kebersihan menerima paket sembako yang berisi beras, gula, tepung, minyak goreng dan sirup. Selain kebutuhan pokok, mereka juga menerima sagu hati sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi menjaga kebersihan kawasan Masjid Agung Natuna.
“Luar biasa respons para pekerja tersebut. Kami merasa bahagia bisa berbagi dan melihat mereka menerima bantuan ini dengan penuh rasa syukur,” ungkap Raja Mustakim.
Kepedulian untuk Mereka yang Bekerja di Balik Layar
Bantuan tersebut diserahkan secara langsung kepada para petugas yang selama ini bekerja di balik layar dalam menjaga kebersihan rumah ibadah.
Kehadiran KPDN di tengah mereka tidak hanya membawa paket sembako, tetapi juga menjadi ruang untuk bersilaturahmi dan memberikan apresiasi atas pekerjaan yang kerap tidak banyak mendapat sorotan.
Dalam kegiatan tersebut diketahui bantuan sembako dan sagu hati berasal dari dana pribadi Bupati Natuna Cen Sui Lan.
Melalui Yayasan KPDN, bantuan tersebut disalurkan kepada para petugas kebersihan Masjid Agung Natuna.
Kehadiran komunitas bersama pemerintah daerah diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi penerima, sekaligus memperkuat semangat kepedulian sosial di tengah masyarakat.
KPDN Pastikan Gerakan Sosial Berlanjut
Raja Mustakim menegaskan kegiatan berbagi tersebut tidak berhenti di Masjid Agung Natuna.
Ia menyebut penyaluran bantuan sosial akan terus dilakukan dengan menyasar kelompok masyarakat lain yang membutuhkan, sesuai dengan kondisi dan kebutuhan di lapangan.
“Bagi KPDN, kepedulian bukan sekadar tentang memberikan bantuan, tetapi juga tentang menghadirkan perhatian, memperkuat silaturahmi, dan menumbuhkan semangat saling membantu di tengah masyarakat Natuna,” tegasnya.
Semangat tersebut menjadi bagian dari kegiatan sosial KPDN yang selama ini tidak hanya berorientasi pada komunitas, tetapi juga menyentuh masyarakat yang membutuhkan perhatian.
Bagi para petugas kebersihan Masjid Agung Natuna, bantuan yang diterima mungkin sederhana dalam bentuknya. Namun perhatian yang hadir bersama bantuan tersebut menjadi penyemangat bagi mereka untuk terus menjalankan tugas menjaga kebersihan dan kenyamanan rumah ibadah.
Kegiatan ini sekaligus memperlihatkan bagaimana komunitas, pemerintah daerah dan masyarakat dapat mengambil peran masing-masing dalam membangun kepedulian sosial di tengah kehidupan masyarakat Natuna.
Penulis : DI
Editor : IZ

















